Salamu alaikum, salam Sejahtera
Kahatur Begawan Abiyasa  dan para ksatria.

Bukan maksud saya membatasi milis  ini, saya mengusulkan agar moderator atau 
siapapun yang berkenan dapat merumuskan topik mingguan atau bulanan berdasarkan 
posting harian dari anggota, kalau perlu dijadwal bahwa topik pada akhir minggu 
tertentu adalah tentang tema tertentu misal Pengembangan daerah Tertinggal, 
atau Studi yang sedang berjalan seperti RDTR Morotai atau kawasan perbatasan 
lainnya, bilamana mingguan tertalu cepat, yaa bulanan saja, atau triwulanan. 
Saya mengusulkan agar ada pengelompokan topik yang dibahas, sehingga pada 
jangka waktu tertentu (bulanan, triwulanan) dapat disusun prosiding hasil 
diskusi. tentu saja para milister tetap boleh melakukan posting apapun yang 
sedang menjadi minat dan perhatiannya.
saya tahu bahwa 'sing usul mbrejul' alias yang usul harus siap penjol. saya 
berusaha keras untuk mengelompokkan pendapat sesuai topiknya, tapi kalau lagi 
asik pergi ke blank area alias daerah tertingal yang sinyal listrik hanya malam 
hari dan sinyal telekomunikasi hanya telepati, saya kewalahan masih ada ribuan 
email yang belum terbaca, seberat baca ribuan halaman buku referensi.

Apapun yang sedang dan akan terjadi pada milis ini, saya yakin akan membuat 
kita menjadi lebih baik.
Pak Eka, maaf saya belum bisa cerita tentang maluku apalagi papua, saya 
tertawan dengan daerah baru yang sagat antusias melaksanakan RTRW, RDTR dan 
RTBL, bahkan jalan
 yang kami goreskan di peta, tahun depan langsung di Buldozer, jadi kali ini 
benar benar was-was Rencana yang kami susun langsung dilaksanakan. 

(maaf baru balas, baru dapat sinyal lagi)
salam hormat.
Pak Hesthi Raharja


----- Pesan Asli ----
Dari: hengky abiyoso <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [EMAIL PROTECTED]
Terkirim: Jumat, 7 September, 2007 10:42:40
Topik: [referensi] Re: Moderasi 4

 
Dewan Moderator dan Ibu Behesthi ysh,
 
Kami senang namun  juga bercampur terkejut mendengar bahwa  terdapat pengayaan 
ide dalam milis ini seperti  a.l. dengan dikemukakannya  tentang “topik diskusi 
 mingguan  atau bulanan yang lebih serius” …yang dibuat dari “topik harian” 
(senang) …maupun juga dengan ide “pembatasan keanggotaan milis” (terkejut)…….
Mohon maaf, hanya sekedar sebuah  masukan  untuk bahan pertimbangan, ...   
sebagai ‘orang luar’ saya sendiri masuk kemilis ini karena digelandang dan 
didaftarkan oleh seorang kenalan baru….. hanya karena hendak diajak berdebat….. 
namun saya amat sangat bersyukurdan berterimakasih pada kenalan baru saya itu 
….. oleh karena saya seperti merasa digelandang menuju ‘lingkungan diskusi yang 
amat sangat saya minati’….
Malah  saking ‘kerasan’nya turut ‘digabungkan’ dimilis ini …. saya kemudian 
merasa demikian ‘at home’ dan aktif turut ’meramaikan’ milis ini dengan 
menyumbangkan demikian banyak tulisan (maaf, untuk yang sebel dan kurang 
berkenan) walau tentu saja kadar posting saya hanyalah  murahan saja, tak ada 
artinya…. maklumlah….
Secara pribadi saya berpandangan bahwa pertama planologi harus dikomunikasikan 
seluas-luasnya kepada berbagai macam lintas disiplin ilmiah utamanya yang 
terkait  … oleh karena ibarat konstruksi bangunan ….. planologi adalah 
landasannya…… dan berbagai elemen lainya akan bertumpu diatasnya ……
Kedua, terlebih bahwa kedepan proporsi penduduk perkotaan kita akan meningkat 
meninggalkan angka 50% dan hampir pasti akan menuju keangka 80% …. maka amat 
sangat penting bahwa bangsa ini harus memiliki pemahaman yang cukup memadai  
tentang perlunya wawasan ‘sistem perkotaan yang terintegrasikan secara 
nasional’ …… terlebih mengingat bahwa kita sejauh ini masih terbanyak “hanya 
melanjutkan saja sistem kolonial” …. yang kiranya tak selalu sesuai dengan 
wawasan NKRI pasca kemerdekaan……. 
Senang melihat bahwa diskusi dimilis ini telah berkembang tak hanya menyangkut 
wilayah maju saja seperti Jawa dan Jabodetabek …. namun bahkan malah kini  
telah mencapai ‘wilayah tertinggal’ maupun ‘wilayah atau kawasan terpencil’ 
Indonesia Timur …. yang ini utamanya a.l. tak kurang karena kepesertaan 
milister serta peran aktifnya  yang semakin meluas baik secara lintas 
disipliner maupun secara lintas lembaga departemental atau ministrial …..
Saya melihat bahwa secara lintas sektoral maupun lintas disipliner milis ini  
seyogyanya  dalam waktu dekat masih harus merangkul pula  lembaga-lembaga 
strategis yang berkait dengan ruang, wilayah maupun mobilitas manusia….. 
seperti setidaknya Departemen Nakertrans, Lembaga Demografi, LIPI (migrasi dan 
mobilitas manusia), Hankam (wawasan integrasi nasional) atau untuk nantinya 
juga Departemen Pertanian (untuk transformasi SDM pertanian menuju perkotaan), 
Dep. Perindustrian (relokasi industri), Dep. Perdagangan (kewiraswastaan)  
Departemen Bud&Pariwisata (wisata dan budaya) dsb. dsb……..
Untuk realisasi dari usulan ini tentu saja saya berharap ‘planner negarawan’ 
seperti pak Ekadj, atau juga ‘planner negarawan’ lain seperti pak BSP dll. nya  
tentu   akan sangat tepat untuk melakukannya …… dan tentulah itu samasekali 
diluar kemampuan saya yang hanya orang jalanan saja…… .
Tentu saja saya tidak menolak ide ‘eksklusifitas’ dan ‘limitasi’ dari Ibu 
Behesthi …..  hanya saya pikir, bisakah kedua ide ‘kita’ ini dapat sama-sama 
dijalankan ….. Artinya kalau mau ‘tetap eksklusif’ dan ‘membatasi diri’ tentu 
saja silahkan ….. khususnya untuk keperluan atau kepentingan persekolahan dan 
atau profesionalitas perencanaan seperti IAP …… hanya kalau diizinkan 
mengusulkan …. saya ingin usulkan agar  selain itu juga justru agar “forum 
dialog keruangan ini harus lebih diperluas lagi”….. 
Dengan demikian  apakah “jalan keluarnya” barangkali  perlu dibuat lagi yang 
baru : .. “milis referensi eksklusif” …. yang apalagi kalau didalamnya mulai 
ada kata-kata seperti ‘IAP’  saya kira sayapun juga tidak akan pantas kiranya 
untuk ikut serta  masuk didalamnya …… dan disamping itu ‘milis yang lama’ ialah 
 “milis referensi” tetap dipertahankan …. dimana barangkali saya masih pantas 
untuk ikut didalamnya ……
Namun kalau moderator milis ini maupun ibu Behesthi  memang melihat bahwa yang 
terbaik adalah  ‘pembatasan’ itu …. saya pikir memang saya harus tahu diri…. 
pada saatnya harus dengan berat hati mohon mengundurkan diri …. karena rasanya 
saya tidak akan pantas turut serta berada pada kalangan terbatas yang sangat 
istimewa  itu ………
 
wassalam,
aby


Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles.
Visit the Yahoo! Auto Green Center. 



      ________________________________________________________ 
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

Kirim email ke