Pak Wawo, mas Muli , Kang Deden dan milister semuanya ysh, 
   
  Dari apa yang menarik bagi  mas Muli ....  “Membaca Florida menulis tentang 
Creative Class memang menarik. Yang paling menarik bagi saya adalah  ketika 
perusahaan berusaha menarik calon2 pekerja potensial dengan menawarkan 
"suasana," baik di kantor maupun di kota tempat perusahaan itu berada........”
  Sebenarnya kalau kita perhatikan ..... John Glasson pada “An Introduction to 
Regional  Planning, Concepts, Theory and Practice, (1974).....atau Eversley, 
“Social and Psychological Factors in the Determination of Industrial Location 
(Journal of Industrial Economics, 1965) juga sudah menulis tentang masalah 
semacam itu......... 
   
  Dan ini barangkali ....maaf........ kalau masyarakat planning tidak semata 
lebih banyak terpaku pada masalah fisik dan ekologi (serta Javasentrisme atau 
Jabodetabek sentrisme) saja........ (cucu saya pak Abimanyu juga marah lho kalo 
fisik dan ekologi saya coba tinggalkan sebentaaar saja ..hehe..) ......dan bila 
saja  semuanya mau sedikit lebih banyak menggali kaitan ruang dengan 
aspek-aspek ekonomi .... arsitektur.... psikologi .... geografi ... maka 
barangkali masyarakat perencanaan dapat berbuat lebih banyak lagi dalam 
pembangunan regional kita............. 
   
  *           *           *
  Pada bab tentang Lokasi Industri ... sub bab tentang “Pemilihan Suatu Lokasi 
Baru/ Faktor-Faktor Umum Yang Mempengaruhi Lokasi Industri “...... yang 
menguraikan tentang beberapa kategori pokok  seperti : a. Tenaga Kerja – 
Kwalitas dan Kwantitas.......b. Pengangkutan dan Komunikasi...c. Tempat 
Kedudukan dan Bangunan... d. Bantuan Pemerintah......e. Faktor-faktor 
Lingkungan --- dalam artian seluas-luasnya.............
  Dari kategori yang terakhir ini ...(e) Faktor Lingkungan)...... Glasson 
mengatakan bahwa :
  “.......Apabila kriteria ekonomi menunjukkan sejumlah terbatas lokasi yang 
memuaskan, maka faktor-faktor lingkungan (environmental factors) mungkin tampil 
dalam menentukan pilihan akhir....
  Faktor2 lingkungan yang harus diperhitungkan itu dapat berupa iklim dan 
keadaan permukaan tanah atau mugkin  juga konsep yang lebih luas mengenai 
lingkungan total. Iklim dan keadaan permukaan tanah nampaknya memainkan peranan 
yang semakin penting sebagai penentu lokasi. Hal ini terutama dijumpai pada 
industri baru yang lebih ringan --- seperti perusahaan-perusahaan komputer, 
elektronik dan bangunan penelitian/ riset --- yang tidak begitu terikat pada 
bahan-bahan baku dan faktor2 pengangkutan. Industri2 seperti itu mengalami 
perkembangan yg pesat dilingkungan sinar matahari California.  Di Ingris, 
lokasi di South West, South Hampshire dan barangkali juga daerah sekitar Lake 
District adalah sama menariknya. 
  Tetapi iklim dan keadaan pemukaan tanah hanyalah bahagian dari lingkungan 
total yang ikut menentukan “Kualitas Penghidupan”.
  Penentu2 penting lainnya, meliputi kualitas prasarana sosial ---- perumahan, 
sekolah, jalan dan pusat2 kota--- dan juga bermacam faktor sosial dan psikologi.
  Faktor2 tersebut belakangan ini secara menarik dibicarakan oleh Eversley  
yang mengatakan bahwa para pengusaha lebih menyukai ”kehidupan yang baik” di 
South..... dimana terdapat sekolah-sekolah, klub-klub, toko-toko,  bioskop2 dan 
bahasa umum yang baik, dan khawatir bahwa banyak dari atribut2 sosial ini 
mungkin tidak terdapat didaerah yang lain. 
  Dengan semakin meluasnya pemisahan antara pemilikan dan manajemen perusahaan 
(perusahaan public) dan barangkali juga dengan kurang dipentingkannya 
maksimalisasi laba dalam prioritas manajemen, terlihat tanda2 bahwa faktor2 
lingkungan ini akan semakin penting......”.
   
   
  Sementara demikian dan salam,
  aby

       
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.

Kirim email ke