saya setuju saja dengan kopi darat lagi, tapi pasti harus tentang topik atau issue yang sedng hangat tapi engga usah kontroversial, mungkin yang justru rada kurang dapat perhatian, bisa`suatu wilayah yang kurang dikenal, atau maslah yang kurang populer jadi mungkin bisa non planning, atau non infrastruktur, atau non-sosial, jadi bisa anti-planning, anti infrastruktur (whatever that might be) atau anti sosial atau anti demokrasi atau anti politik, rasanya anti segala-galanya. Beberapa waktu lalu saya tertarik maslah outsourcing kaya di India, tapi sekarang sudah agak lewat juga, tapi India pasti masih sama miskinnya juga walaupun yang kaya bisa banyak juga. pernah juga saya pengen lihat semacam post-post-post colonial Indonesia, well ini cuma ngelantur . Kalau waktunya sya kira saya harus koordinasi dengan Bandung dan sejak beberapa bulan juga dengan Jogya. Well that's all folks. Pak Wawo
________________________________ From: ffekadj <[email protected]> To: [email protected] Sent: Tuesday, January 6, 2009 6:23:42 AM Subject: [referensi] kopi darat? Pak Aby, Pak Risfan, Pak Abim, dan rekan2 ysh, ada yang tertinggal sedikit. Mengiringi turun gunungnya Pak Risman dkk dan kian semaraknya dunia persilatan saat ini, apakah sudah saatnya dilakukan lagi 'pertemuan gank motor'? Kita perlu sedikit kode dari Pak Wawo, atau Pak Mod Eko, atau Pak Fadjar, atau Bang Jehan, atau Cak Andri, atau Gan Djarot, salah satunyalah kapan bisa datang ke Jakarta? Kelihatannya banyak yang ingin mendapatkan pelajaran jurus secara langsung. Salam. -ekadj

