Waduh.... Mas Dwiagus nih suka lempar batu sembunyi tangan ya.... Kenapa harus saya yang menjamu, khan Mas Dwiagus juga lagi nyimpen "belahan jiwa" di Semarang.... Jadi khan bisa ikut menjamu rekan2 milist yg mau kopi darat (kalau setuju dilakukan di Semarang).
Kalau saya pribadi sih, boleh-boleh aja asal kopi darat tsb dilakukan di sekitar pertengahan tahun (mei atau juni, kali). Karena baru di sekitar periode tsb saya mau turun gunung mencari kesejukan fakta empiris..... (Kayaknya di bulan itu, Mas Dwiagus juga masih bisa ikut menjamu khan.....?) Gimana nih Bos Eka....? Jangan jakarta kata Mas Dwiagus.... Kalo di Bandung, namanya pulang kandang. Apa di Batu aja sekalian di dekat rumah kedua Sang SUHU/SUKONG? Salam, Fadjar Undip --- On Wed, 1/7/09, B. Dwiagus Stepantoro <[email protected]> wrote: From: B. Dwiagus Stepantoro <[email protected]> Subject: Re: [referensi] kopi darat? To: [email protected] Date: Wednesday, January 7, 2009, 12:08 PM Om Ekadj,..Mungkin kopi daratnya jangan di jakarta terus-terusan, .. nanti ada yang senewen karena disangka jakarta-centris, .. hehehehehe. Mungkin agak menepi di semarang (walaupun masih di p.jawa), kala weekend,... Bang Fadjar yang menjamu,... bagaimana, Bang Fadjar?hehhehehe B. Dwiagus Stepantoro Jakarta, INDONESIAhttp://bdwiagus. blogspot. com Minds are like parachutes. Just because you've lost yours doesn't mean you can borrow mine. From: ffekadj <4ek...@gmail. com> To: refere...@yahoogrou ps.com Sent: Tuesday, January 6, 2009 9:23:42 PM Subject: [referensi] kopi darat? Pak Aby, Pak Risfan, Pak Abim, dan rekan2 ysh, ada yang tertinggal sedikit. Mengiringi turun gunungnya Pak Risman dkk dan kian semaraknya dunia persilatan saat ini, apakah sudah saatnya dilakukan lagi 'pertemuan gank motor'? Kita perlu sedikit kode dari Pak Wawo, atau Pak Mod Eko, atau Pak Fadjar, atau Bang Jehan, atau Cak Andri, atau Gan Djarot, salah satunyalah kapan bisa datang ke Jakarta? Kelihatannya banyak yang ingin mendapatkan pelajaran jurus secara langsung. Salam. -ekadj

