Salam kenal Pak Priza, aspek pembiayaan infrastruktur cukup menarik untuk ditelaah. Kasus Suramadu hampir mirip dengan Honshu bergabung dengan Kyushu melalui jaringan Shinkansen, berdasarkan RTRWN 1969 <http://groups.yahoo.com/group/referensi/message/2666> . Saya menemukan sebuah video, bisa dilihat di http://www.youtube.com/watch?v=0MBmVlTxmHQ <http://www.youtube.com/watch?v=0MBmVlTxmHQ> . Mudah-mudahan Pak BTS, Pak Irwan, Pak Indra, Bu Puspita, dll berkenan menjelaskan. Salam.
-ekadj --- In [email protected], Priza Marendraputra <preez...@...> wrote: > > Rekan milisters yth, > Perkenalkan saya Priza Marendraputra, kebetulan baru ngobrol santai dengan senior2 di Bappenas.. mudah2an bisa ikut nambah info.. > > Mengenai Jembatan Suramadu yang akan diresmikan Rabu ini, sebenarnya diharapkan untuk dapat menciptakan pembangunan yang terintegrasi antara daerah Jawa Bagian Timur dan Madura.. sehingga peran Bapel Suramadu sendiri ke depannya tidak hanya memberikan biaya perimbangan bagi pengelolaan Jembatan Suramadu (dengan membangun kawasan industri pada kedua titik ujung Jembatan tersebut), juga mampu membantu menciptakan keseimbangan pembangunan agar daerah Madura juga dapat ikut berkembang. > > Pandangan saya bahwa dengan memberikan kemudahan akses pada masyarakat, tentunya sudah dalam orientasi pembangunan jangka panjang, bagi saya bukan pembangunan jembatan yang salah sasaran, namun bagaimana pengelolaannya yang tetap terjaga untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.. > > Proyek Jembatan Suramadu sendiri mendapatkan pinjaman dari China dengan total pinjaman sebesar 229,130 juta USD, namun dalam kenyataannya ternyata membutuhkan dana yang lebih besar karena faktor geologis pada daerah tersebut..mungkin sebuah inovasi juga di Indonesia, bahwa jembatan tersebut ternyata sudah dilengkapi sensor kecepatan dan pendeteksi kekuatan angin, pada implementasi nya nanti kita serahkan saja pada pihak pengelola, mudah2an dengan sistem yang lebih canggih ini juga mampu memberikan batasan, misalnya melalui hukum dan sanksi pada pengemudi...terutama motor untuk menjaga kecepatan.. > > Mumpung baru akan dioperasikan, mudah2an jembatan pelopor ini dapat menjadi pelopor juga dalam memberikan batasan kepada pengemudinya... selamat bekerja buat PT Jasa Marga.. > > > Salam, > Priza Marendraputra (PL 06) > PWK ITB

