Pak Koes, karena lagi wening pak. Tingkatannya kan berbeda sesuai umur. Hehehe ...
Selamat beribadah di bulan Ramadhan ini, mudah-mudahan dapat kita laksanakan secara ikhlas. Diskusi (tausiyah) di milis mah jalan terus. Salam. -ekadj --- In [email protected], muhammad koeswadi <m_koesw...@...> wrote: > > Pro rekans > > > > Asw. Saya sudah berpengalaman puluhan kali berpuasa. Supaya lebih bersemangat, saya sedang mencari-cari nikmatnya berpuasa. Namun pada bagian > mana kenikmatan ini terletak. Apakah lapar dan hausnya, atau merasakan > bludagnya tarawih bersama di awal masa? Atau karena mendengar khutbahnya para > ustad/ustadzah yang menerangkan bahwa sekarang masa ampunan masal, pemutihan > dosa, dan pahala melimpah? Dan katanya lagi buat orang-orang tua seperti saya harus > agak beda dengan cara puasanya anak-anak > saya..Kalau beda, apakah kenikmatannya juga beda? Inilah yang sedang saya cari > dari siang hari tadi..sebelum memasuki ramadhan sebagai bulan penuh berkah. Untuk siapa > berkahnya, dapatkah saya juga akan kebagian. Dalam bentuk/keadaan apa? Kalau > tidak kebagian, sebabnya apa ya? Apa keseringan nonton TV, buka facebook, baca koran > gossip, tetapi kurang ngaji, kurang perhatian kepada golongan masyarakat miskin, > atau mungkin ngedumel waktu jalanan macet? > > Pengalaman berpuasa di Jakarta, pada 3-5 hari pertama, > jalanan agak kurang macet, klakson kendaraan berkurang, dan sepertinya > pengemudi (mobil, bus, motor) agak sopanâ¦kenapa ya..apakah takut sebagai dosa? Kenapa > di bulan-bulan lain agak tidak sopan..bahkan liar. Mohon pencerahan rekans > milis. Salam, Koes JKT. >

