Dengar-dengar koruptor berpenampilan bersih dan berperilaku santun banyak juga 
yang mengucapkan permohonan maaf lahir batin lho... ;-p

Salam,
MAB

Source: Milis Jurnalisme 

--begins--
Perbedaan Teroris dan Koruptor 

dikirim oleh: Satrio Arismunandar

Teroris:
Diberitakan di media dan kejahatannya selalu diingat orang. Sekolah tempat ia 
pernah menuntut ilmu sering dikait-kaitkan dengan kejahatannya. Maka banyak 
yang bicara perlunya perubahan kurikulum pesantren untuk meredam potensi teror. 

Banyak orang takut dan menghindar jika disebut-sebut dekat dengan teroris 
besar. Jika seorang teroris ditahan dan ditangkap tanpa prosedur hukum yang 
layak, atau dengan cara-cara yang melanggar HAM, dianggap wajar saja. Tidak ada 
yang mau repot-repot mempertanyakan, apalagi membela.

Jika teroris ditahan, pasti dengan tingkat keamanan maksimum. Sulit ditemui 
keluarga atau pengacara. Tidak bisa menelepon. Ruang tahanan tidak ada 
nyaman-nyamannya. 

Teroris sering disebut pergaulannya terbatas, hanya di lingkungan pendukungnya 
saja. Tidak bergaul dengan tetangga kiri-kanan. 

Jika sempat diadili, teroris tak pernah lolos dari hukuman. Bahkan bisa dihukum 
mati.Seorang teroris, sesudah menjalani hukuman penjara, tak tahu mesti kerja 
apa. Sulit cari kantor yang mau mempekerjakan mantan teroris. 

Sekali seseorang dicap teroris, ia kehilangan statusnya sebagai orang 
terhormat. Bahkan jika sudah mati pun, warga sekitar tempat ia berdomisili 
menolak ia dikuburkan di pemakaman setempat. Dianggap menganut ideologi radikal 
dan ekstrem. Jika berjenggot, bersurban atau berjubah, dianggap memang persis 
menunjukkan ciri-ciri teroris asal Timur Tengah. 

Penampilan teroris tidak menimbulkan simpati, apalagi kekaguman. Busana 
pakaiannya terkesan murahan, bahannya berkualitas biasa, mungkin cuma buatan 
lokal. 

Teroris tidak memberi sumbangan apa-apa pada masyarakat. Tindakan teroris sudah 
pasti 100% melanggar hukum dan undang-undang. Tidak ada tawar-menawar, apalagi 
kompromi buat teroris. Lembaga yang dianggap cukup sukses melawan teroris, 
Densus 88, mendapat suplai dana besar dan di-support 
habis.                                                                                                
Koruptor:
Sempat diberitakan di media, tetapi kejahatannya biasanya cepat dilupakan 
orang. Sekolah tempat ia pernah menuntut ilmu tidak pernah dikait-kaitkan 
dengan kejahatannya. Tidak ada yang repot-repot mengubah kurikulum universitas 
untuk meredam korupsi.

Banyak orang senang, bangga, dan bahkan ingin dekat dengan koruptor besar.Jika 
koruptor besar, jangankan ditahan, tetapi hanya dicekal, puluhan lawyer siap 
membela, bahkan polisi pun siap mempersoalkan pencekalan yang dianggap “tidak 
sesuai prosedur.”

Jika koruptor ditahan, bisa ketemu atau menelepon siapa saja. Ruang tahanan 
sangat nyaman, karena lengkap fasilitasnya (ruang ber-AC dan ada kulkasnya). 

Koruptor lingkup pergaulannya sangat luas, bahkan punya hubungan sangat baik 
dengan pejabat pemerintah, anggota DPR, jaksa, aparat keamanan, pengusaha, dan 
sebagainya.

Jika sempat diadili, koruptor lebih sering lolos dari hukuman. Kalau dihukum, 
juga sangat ringan. Belum pernah ada sejarahnya, koruptor di Indonesia dihukum 
mati. 

Seorang koruptor, sesudah menjalani hukuman penjara, tidak perlu kerja apa-apa. 
Karena hasil korupsinya masih aman dan cukup untuk dinikmati tujuh turunan. 
Seorang koruptor tetap punya status terhormat. Di mana-mana, ia tetap 
diperlakukan dengan ramah dan hormat, diundang ke pesta perkawinan, diminta 
jadi pembicara di seminar, bahkan boleh berkhotbah soal moral. 

Kalau meninggal, bebas dimakamkan di mana saja. Dianggap menganut ideologi 
pragmatis, moderat, lunak, bahkan mungkin tak punya ideologi sama sekali.

Jika berjenggot, bersurban atau berjubah, dianggap milyuner nyentrik (orang 
kaya raya ‘kan biasa berperilaku aneh-aneh!). Penampilan koruptor sangat rapi 
dan menimbulkan decak kagum. Busana pakaiannya berkualitas nomor satu, 
desainnya terkini, bisa buatan Italia atau Perancis.

Koruptor sering dipandang dermawan, suka menyumbang uang ke berbagai kalangan, 
bahkan untuk kegiatan amal.Koruptor sering kali dibebaskan dari tuntutan, 
karena semua perbuatannya dianggap sah dan sudah sesuai prosedur hukum dan 
undang-undang yang berlaku. Selalu terbuka ruang buat kompromi dan 
tawar-menawar.

Lembaga yang dianggap cukup sukses melawan korupsi, KPK, dipreteli wewenangnya 
dan dua komisionernya dijadikan tersangka kasus pidana, dengan tuduhan sumir. 
--ends--
Sent from my AXIS BlackBerry®

------------------------------------

Komunitas Referensi
http://groups.yahoo.com/group/referensi/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/referensi/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/referensi/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke