Pak Eko dan Efha, saya teringat dengan Forest Gump <http://groups.yahoo.com/group/referensi/message/475> . Mohon bantuan analisisnya. Salam.
--- In [email protected], hengky abiyoso <watashi...@...> wrote: > > Rekan2 Efha, Ekadj, Risfan dan milisters ysh, > > Melanjut mslh ini... sebelumnya saya mau jelaskan dulu, bhw yg saya maksud dgn rencana analisis singkat menyangkut subyek ini bukanlah ttg analisis buku2 oleh Suntari Djujoto (Tahun 2015 Indonesia Pecah) atau ttg âDensus 88 Undercoverâ â¦â¦tapi lbh ttg isu balkanisasi Indonesia â¦â¦yg sbnarnya tulisan  ini konon awalnya muncul sktr 2005 yl ditabloid Intelijen .â¦â¦Bagi saya yg menarik bukanlah masalah percaya atau gak percaya⦠namun lbh pd masalah bhw ini kok spt masuk diakalâ¦â¦ > Ceritanya sebuah e-mail masuk ke Redaksi Intelijen.... Pengirimnya, konon selama ini sering "membisikkan' data2 rahasia yg tak bisa diakses oleh sembarang orangâ¦.. Isinya cukup mengejutkan, RAND Corporation, sbh lembaga think tank terkemuka yang berpusat di AS tlh mengeluarkan rekomendasi pentingâ¦...Sekadar informasi, rekomendasi Rand Corporation tsb dikeluarkan pd thn 1998. Artinya, pd masa ketika Presiden Clinton msh menjabat sbg presiden. Berarti rekomendasi Rand Corporation atas sepengetahuan dan sepersetujuan Presiden Clinton dan Pentagon......Dgn demikian, menjadi cukup beralasan bhw rekomendasi Rand Corporation tersebut akan dijadikan opsi oleh Obama. Karena rekomendasi Rand Corporation dikeluarkan ketika suami Hillary masih berkuasa....... > Apa yang diinginkan oleh Pentagon dari skenario Rand Corporation Clinton..? itu Artinya, skenario âBalkanisasi Nusantaraâ menjadi opsi yang logis untuk diterapkan oleh Departemen Luar Negeri Amerika di era Obama dan Hillary Clinton (kalau Indonesia bawel, nggak nurut dan nggak baikan sama AS)........ > Rekomendasi tersebut ditujukan kepada pemerintah AS â¦.isinya agar Indonesia dipecah menjadi delapan negara kecil â¦.pemecahan > itu demi kepentingan geopolitik AS katanyaâ¦. Menurut RAND, Indonesia perlu dipecah menjadi negara Timor Timur, Aceh, Ambon, Papua, Kalimantan Timur, Riau, Bali dan sisanya tetap Indonesia. Rekomendasi itu telah disampaikan sejak tahun 1998â¦â¦â¦. > Masing-masing daerah memiliki alasan kenapa harus dipisahkan â¦..Timor Timur, yang sekarang benar-benar lepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), perlu dipisahkan dari Indonesia sebagai test case untuk melihat bagaimana sikap masyarakat Indonesia apabila ada salah satu propinsinya memisahkan diri, begitu katanyaâ¦â¦. > Mengapa yang dipilih adalah Timor Timur â¦. jawabannya mudah, hubungan yang rentan dan kuatnya perlawanan fretilin, mengingat masuknya Timor Timur ke dalam NKRI â¦.membuat proses pemisahan akan lebih mudah dan beralasan kuat â¦.padahal kala itu proses integrasi Timor Timur mendapat persetujuan dari Amerika dan para sekutunya (6 jam sblm pasukan pertama RI masuk ke TimTim, presiden AS Gerald Ford dtg ke Jkt)â¦..  Realitanya sekarang telah terbukti, melalui referendum Timor Timur telah lepas dari NKRI dan > berubah nama menjadi Timor Lesteâ¦â¦... > Urutan berikutnya dalam daftar daerah yang akan dipisahkan dari > Indonesia adalah Aceh â¦.Pertimbangan strategisnya, Aceh merupakan pintu masuk Selat Malaka, jalur utama dari kawasan Samudera Hindia dan Atlantik ke Asia Timur dan Pasifik, Selain itu, Aceh juga sangat kaya dengan sumber daya minyak dan gas alamâ¦â¦.. > Jangan lupa juga, Aceh kala itu ini menjadi daerah konflik â¦.TNI dan GAM masih terus berhadap-hadapan â¦.smntr itu potensi sumber daya alam Aceh dikuasai dan dieksploitasi oleh perusahaan Amerika seperti Exxon dan Mobil Oilâ¦â¦... > Daerah konflik lainnya yg masuk dalam "daftar tunggu" untuk lepas > dari Indonesia adalah Ambon, katanya â¦meski tak banyak diketahui oleh orang, Ambon memiliki potensi kekayaan laut yang luar biasa. Cadangan ikan diperairan Maluku termasuk yang terkaya dan terbesar di dunia. Berbagai sumber kekayaan lain jg ada di Maluku, meskipun blm dieksploitasi dgn optimalâ¦â¦.. > Papua adalah agenda berikutnya â¦.pulau terbesar ini dipercaya memiliki cadangan uranium dan plutonium â¦..kekayaan alam ini dimasa depan bisa menjadi sumber energi dan bahan baku senjata nuklir â¦..Papua juga memiliki kekayaan tambang emas dan tembaga â¦.biasanya daerah yg kaya dengan emas jg memiliki potensi uranium â¦sama dgn Papua,  Kalimantan Timur juga memiliki potensi uranium yang besar ...Riau, potensinya lebih mirip dengan Aceh â¦.Riau merupakan titik paling sempit dari Selat Malaka â¦..artinya menjadi titik rawan bagi jalur pelayaranâ¦â¦. > Sementara itu urgensi Bali adalah Selat Lombok yang menjadi alternatif dari Selat Malaka â¦..jalur ini menjadi pilihan karena Selat Sunda terlalu dangkal untuk dilalui tanker-tanker raksasa â¦.selain itu, > secara cultural religius, Bali merupakan komunitas minoritasâ¦â¦â¦. > Benang Merah > Prof. Richard H. Dikmejian, pakar Timur Tengah dan pengarang buku > `Islam in Revolution", menyatakan bhw  pasca perang dingin, Islam dan Jepang mjd musuh AS â¦.mantan penasehat Ronald Reagan > ini pernah menjelaskan siapa yg disebut dgn Islam, yaitu kawasan > dari Mesir, Sudan, Timur Tengah dan kawasan selatan benua Asia sampai ke Indonesiaâ¦â¦ > Bila dikaji lebih jauh, Amerika memiliki strategi atau rencana jangka > panjang spt itu krn  bagi mereka industri senjata memberikan > kontribusi terbesar â¦..apabila pernyataan Dikmeijan diatas dikaitkan > dgn kondisi di Indonesia saat ini, akan terlihat adanya benang > merahâ¦â¦. benang merah itu adlh, pada setiap daerah yang masuk "daftar tunggu" terdapat perusahaan AS â¦..perusahaan2 AS tsb memiliki fasilitas penunjang yg bisa dimanfaatkan utk melancarkan > operasi militer dengan skala besar â¦â¦terbukti konon kapal induk bisa berlabuh di pelabuhan Mobil Oil, Arunâ¦.. > Dari sisi gerakan separatisme di Indonesia, Amerika sangat > diuntungkan â¦.GAM di Aceh yg dipimpin oleh Hasan Tiro yg hidup di > bawah perlindungan Swedia â¦.pendanaan dan persenjataan yg dimiliki > GAM jg berasal dari Barat â¦.smntr itu ideologi yg diusung adlh > nasionalisme sempit yang sekuler, ideologi barat yang tidak pernah > lahir di rahim Serambi Makkahâ¦â¦.. > Di Ambon, Alex Manuputty yang memimpin gerakan RMS "sangat dekat" dengan AS â¦..stlh ditangkap dan diadili di Jakarta, Alex berhasil meloloskan diri ke Amerika Serikat. Hingga kini Alex masih meyebarkan propaganda anti-Indonesia disana dan tidak bisa ditangkapâ¦â¦. > Dari sisi politik dan hubungan internasional, Timor Timur yang menjadi > test case membuktikan adanya rekayasa yang diatur oleh pihak Barat, > dalam hal ini bantuan dan interverensi Australia dalam proses > referendum 1999 di Timor timurâ¦â¦. > Semua itu terjadi dalam kondisi lemahnya kekuatan militer Indonesia. > Embargo senjata kepada Indonesia hingga bbrp thmn lalu blm dicabut, pesawat tempur canggih F 16 memang dimiliki oleh Indonesia, tetapi > pemeliharaannya terhambat karena tak ada suku cadang yang bisa > masukâ¦â¦. > Yg paling menarik, Dubes AS di Jkt pd periode 1997-1999 > adalah J. Stapleton Roy â¦.ia kemudian mjd  asisten Menlu AS untuk > urusan intelijen dan riset pada tahun 1999-2000 â¦..Roy pernah jg > menjadi Dubes Singapura dan RRCâ¦â¦. Hebatnya, Roy juga seorang direktur pada perusahaan Freeport Mc Moran Copper & Gold Inc â¦...layak diperhitungkan, pada masa kritis peralihan Orde Baru ke era reformasi, yang "bermain" di Indonesia justru seorang diplomat yang memiliki multi kepentinganâ¦â¦.. > Suatu benang merah lagi â¦.hampir disemua daerah yg masuk "daftar > tunggu" selalu bercokol gerakan separatis â¦.hal ini menguatkan dugaan akan terjadinya "Balkanisasi", proses memecah belah sebuah negara besar menjadi negara-negara kecil, seperti yang pernah terjadi pada Yugoslavia di Semenanjung Balkanâ¦â¦.. > Balkanisasi Nusantara > Teori Balkanisasi memang msh spekulatif â¦.namun deretan bbrp > kejadian menguatkannya â¦.lepasnya Timor Timur sudah terjadi, Aceh masih menyimpan potensi gejolak, Ambon bbrp wkt lalu masih menjadi ajang dentuman bom (tp sptnya Noordin M jg punya pola kerja memicu konflik spt Ambon dan Poso jg ya?) â¦.smntr daerah2 lain, keinginan daerah untuk dimekarkan ataupun mengelola sumber dayanya sendiri trs menguatâ¦â¦. > Pengamat intelijen AC Manullang menuding bhw upaya Balkanisasi > adlh bagian dr strategi global Amerika utk mengejar obsesinya > menjadi penguasa dunia. Namun menurut Manullang, strategi Balkanisasi terkait erat dgn sikap kepemimpinan nasional di Indonesia â¦..jika mudah disetir, maka bentuk NKRI akan menguntungkan bagi AS â¦..smntr itu kalau susah diatur dan gak nurut â¦.maka Balkanisasi akan dilakukan pada Indonesiaâ¦â¦.. > Barangkali ada kesimpulan sederhana ttg Balkanisasi â¦..sekuat apapun rekayasa, jika bangsa Indonesia sadar dan waspada â¦.niscaya pemecahbelahan itu akan sulit diwujudkan â¦..semuanya kembali tergantung pada pemerintah dan rakyat Indonesia sendiriâ¦â¦. > Soal kebenaran dari isu balkanisasi itu entahlah .....yg menarik adalah bhw cerita itu spt masuk diakal.... dan tentulah keprihatinan kita semakin meningkat ....mengingat masalah nasionalisme kita saja masih babak belur begini ...dan malah masih banyak yg cengengesan dan masa bodo dgn masalah sakral itu..... salam, > aby > >  >  > efha_mardiansjah@ wrote : > Pak Aby dan Bung Eka serta sahabat-sahabat referensiers ysh, > Mohon juga di-share opini-opini tsb di milist ini.. > Saya tertarik untuk tahu bgmana opini^para penulis buku tsb, terutama buku yang pertama. > Persoalannya saya lagi tidak punya kemampuan untuk ke toko buku yang menjualnya. Jadi terutama untuk orang macam saya ini gimana nih Pak Aby, he he he... > Saya rasa banyak rekan seperti saya dan Mas Eko yg sedang tidak punya kemampuan untuk ke toko buku yang menyediakan buku tsb, he he he... > Untuk saya menunggu uraian singkat dari Pak Aby (atau Usa Eka) tentang, terutama, opininya Suntari Djujoto hingga Beliau berani berspekulasi bahwa Indonesia pecah di tahun 2015. Juga ingin tahu kapan buku itu dibuat, sebab saya yakin opini di dalam buku itu terpengaruh oleh situasi terkini pada masa itu. > Ditunggu ya Pak Aby....Terima kasih sebelumnya. > Wassalam, >  > - ekadj 4ekadj@ wrote : > Pak Aby, supaya tidak terkesan hoax, sebaiknya disampaikan sedikit ulasan dari Pak Aby dan Prof Widi, dan ayo kita diskusikan di milis Futurologi. Salam. > -mewakili P Eko >  > aby wrote : > Trimakasih prof. Widi atas tgpnyaâ¦.. utk rekan yg males ke toko buku dan lbh seneng gratisan, insyaallah dlm bbrp hari kedepan saya akan sampaikan serba sedikit ulasan singkat ttg mslh tsb⦠dimilis.. salam, > aby >  >  wipratik@ . wipratik@ . wrote : > Re: [plbpm] Indonesia Pecah ? > > > Yth. Melanjutkan bahasan P Henky Abiyoso, ada baiknya Para Sahabat & Rekan2 bisa/perlu cari dan baca buku sbb. > 1. Tahun 2015 Indonesia Pecah oleh Suntari Djujoto > Mungkin TGA atau Gramedia, di Sby 031 532 6637 dan 031 5311 76415 > 2. Densus 88 Undercover > Sharing kita dlm kaitan semangat Kepahlawanan 10 Nopember, Semoga.Wass. >  > aby wrote: > Re: (10) Indonesia : Proyek Nasionalisme Yg Blm Selesai >  > Milisters ysh, > Isu skenario balkanisasi Indonesia oleh AS memang menarik utk didiskusikan â¦namun ada baiknya sblmnya kita kembali lg dulu kepahit-getirnya  cerita liku2 masa2 awal kemerdekaan kita â¦. >  >  >  >  >

