irencanakan sebagaidKepada Yth para planolog Kemaren, kita habis plano 50, tentunya selama limapuluh tahun pendidikan planologi berjalan, tentunya banyak hal yang bisa kita appresiasi. Dan waktu kita ngobrol2 ama temen2, ada plesetan bahwa Dinas Tata Ruang sebenarnya salah harusnya Dinas Tatar Uang. Saya juga begitu paham dengan plesetan itu. Tapi tentunya menjadi pemikiran kita, bahwa bagaimana caranya kita bisa menguangkan ruang, selama ini kita bila sebagai tenaga ahli ruang indentik dengan honor tenaga ahli, tetapi kita masih sulit untuk mendatangkan investor agar mau berinvestasi sesuai dengan pemanfaatan ruang yang telah kita rencanakan. Bila kita lihat banyak rencana tata ruang di berbagai daerah yang telah merencanakan kawasan budidaya (industri, pemukiman, perkebunan) namun pelaksanaan dalam pembangunan masih sangat minim, jadi selama 20 tahun kawasan direncanakan sebagai kawasan budi daya namun realisasi hanya lahan nganggur. Bila di pemda akuntan selalui meruangkan uang, membagi uang dalam pos-pos anggaran, tentunya tantangan buat kita bahwa kita mampu menguangkan ruang yaitu membagi ruang menjadi aset dalam mencapai pertumbuhan tanpa mengesampingkan faktor lingkungan. andu

