Menurut saya acara seputar peristiwa dukacita yg sifatnya masih umum dan tidak heboh namun msh juga dikritik dicari kekurangannya, disandingkan dgn pemikiran2 yg kelewat logik dan praktis2 spt ditanyakan ‘apa tak ada yg lbh baik dari itu’ menurut saya itu sih selain sdh kelewatan jelas tidak etis ....dan sulit utk menilai bgmn karakter (mrk yg) berpikir spt itu........ Dimilis ini seingat saya diseputar saat bulan puasa dan naik haji pernah terdapat diskusi tingkat tinggi berpanjang lebar tentang agama dan perilaku agama yg tingkatannya demikian amat meyakinkannya utk nominasi kuat tanpa ragu ttg kepastian para panelisnya menjadi para ahli penghuni surga....... namun kini giliran dimilis ini ada yg mencela masalah acara dukacita atas kematian seorang milisternya dan itu jelas dlm agama (setidaknya di Islam) sesuatu yg sgt tak elok... tapi kok samasekali (kecuali sdh dilakukan oleh H. Ekadj) tak terlihat sepotongpun amar makruf yg dikeluarkan oleh para panelis ahli diskusi agama milis kita itu ya?............. Saya sih hanya penganut Islam preman2an saja dan dalam barisan ya hanya berdiri berada pada shaf paling belakang saja dan tak pernah akan mampu turut dlm diskusi2 hukum Islam syariah fiqih tingkat2 tinggi demikian .......namun samar2 seingat saya Ali Imran 110, 113,114 spt mengatakan serba sedikit batasan ttg orang2 yg saleh versi langsung dari Allah ..... ialah kurang lebih mereka yg (seharusnya) tidak memisahkan ibadah2 (dgn pahala tinggi) antara yg sifatnya bisa langsung dilihat oleh Allah dn oleh siapa saja manusia dan sifatnya aman2 saja bagi diri sendiri krn tak menyinggung orang lain (naik haji, berderma, shalat dilarut malam, dan maka plus poinnya dikira pastilah terbanyak) ..........maupun ibadah2 yg sifatnya kurang nyaman bagi manusia, beresiko dan blm tentu juga elok dipandang manusia ......misalnya (1) harus berjihad dgn harta, nyawa, tenaga, pikiran .......(2) hrs beramar makruf nahi munkar/ menyeru yg baik dan menegur/ melarang yg buruk kepada sesama dgn resiko dikata cerewet, dibenci / tak disuka/ dilawan oleh yg dituju .......(3) harus memberi/ hrs berbagi justru dikala diri sendiri sangat kekurangan ......(4) melakukan perbuatan2 baik, pekerjaan2 besar dan strategis namun /sialnya/ tak ada seorangpun manusia lain yg melihat/ mengetahuinya agar bisa memujinya kecuali hanya Allah saja yg melihat/ mengetahuinya.......... Perbuatan amar makruf nahi munkar (menyeru yg baik, melarang yg buruk) tak banyak disukai dilakukan oleh banyak umat Islam krn selalu penuh resiko..... resiko bhw yg ditegur akan merasa sakit hati, benci, marah dan malah tidak mau lagi bertegur sapa alias kita akan beresiko kehilangan seorang teman atau memiliki musuh baru........ Bagi manusia yg cenderung berpikir logik terus dan secara konkrit tak ingin nampak merugi .....perbuatan amar makruf nahi munkar akhirnya justru sering menjadi jauh dihindari dan kurang ditengok lagi sbg ibadah yg utama dan padahal paling disukai Allah ........justru krn manusia ingin berpikir ‘aman’ dan ‘nyaman’ ....ingin damai terus dan tak ingin cari musuh dsb ..... Namun benarkah .....apakah itu menjadi nilai2 yg sama benarnya dihadapan Allah dan sama disukainya oleh Allah? ......bagi Allah tentu itu menjadi sebaliknya ...... Allah bahkan akhirnya lalu memandang bhw ....eee ....manusia ternyata jauh lbh takut kpd sesamanya manusia ...dibanding bhw seharusnya ia lbh dari takut dan taat kpd Allah ...... manusia akhirnya terlihat lbh ingin dekat kpd manusia drpd dekat kpd Allah........ Manusia lalu akhirnya takut dibenci sesama manusia .....takut tak diajak ngomong ...takut tak diberi pekerjaan dsb .....hanya krn ia (seharusnya wajib) melakukan amar maruf justru utk kebaikan yg dituju ........ manusia akhirnya menjadi lupa siapakah sejatinya yg memberinya harta kekayaan, kecerdasan, kebahagiaan, pangkat, pekerjaan, jabatan, memberinya anak, istri ....... semuanya dipandang seolah benar didapatnya dari teman, sahabat dan dari atasan .....lalu akhirnya tanpa sadar bukankah teman, sahabat dan atasan itu lalu menjadi dituhankan? .........dan benarkah kalau sudah begitu pintu surga Tuhan akan kontan dibukakan kpd mereka?...........

