file pemanfaatan BLM terakhir ada di z:\04.ND\REPORT\ .*.xls.

 


 

 

-----Original Message-----
From: Aunur rofiq <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tue, Mar 9, 2010 1:32 pm
Subject: [referensi] Indonesia menggeser posisi Kamboja sebagai negara paling 
korup.


  
    
                  


dari milis tetangga
 
Salam
Aunur Rofiq

Indonesia menggeser posisi Kamboja sebagai negara paling korup.
Indonesia, salah satu negara berkembang yang menjadi bintang padamasa krisis 
keuangan global, dinobatkan sebagai negara paling korup dari16 negara di 
Asia-Pasifik yang menjadi tujuan investasi. PenobatanIndonesia sebagai negara 
paling korup berdasarkan survei ekonomiPolitical and Economic Risk Consultancy 
(PERC) yang diriliskemarin.

Lembaga konsultan yang berbasis di Hong Kong ini menempatkan Indonesia diurutan 
pertama dengan nilai 9,07 dari 10 negara yang diteliti sepanjang2010. Peringkat 
berikutnya ditempati Kamboja, Vietnam, Filipina,Thailand, India, Cina, Taiwan, 
Korea, Macau, Malaysia, Jepang, AmerikaSerikat, Hong Kong, dan Australia.
Hanya Singapura yang tidak masuk kelompok paling korup diAsia-Pasifik.

Survei ekonomi PERC melibatkan 2.174 responden dari pelbagai kalanganeksekutif 
kelas menengah dan atas di Asia,Australia, dan Amerika Serikat.Dari hasil 
penelitian ini, skor yang diraih Indonesia tahun ini lebihtinggi dibanding 
tahun lalu, yakni 7,69. Hasil survei itu jugamenunjukkan bahwa Indonesia 
menggeser posisi Kamboja, yang dinobatkansebagai negara paling korup di 
AsiaPasifik tahun lalu.

Berdasarkan temuan PERC, korupsi yang merajalela di semua lini dantingkat 
menjadi penghambat bagi pemerintah Presiden Yudhoyono memerangikorupsi.
Hambatan ini datang terutama dari politisasi isu dari pihak-pihak yangmerasa 
terancam oleh upaya pemerintah memberangus korupsi. "Korupsitelah menjadi beban 
dan digunakan oleh orang-orang yang korup untukmelindungi diri mereka sendiri 
dan menahan reformasi," kata PERCdalam keterangan tertulisnya. Karena itu, 
setiap perjuangan melawankorupsi di Indonesia bisa terancam rusak.

Penelitian PERC ini mengkaji bagaimana korupsi mempengaruhi berbagaitingkat 
kepemimpinan politik dan pelayanan sipil. Survei itu juga melihatbagaimana 
korupsi dianggap memiliki pengaruh pada lingkungan bisnissecara menyeluruh dan 
seberapa jauh perusahaan mengatasi masalah internalserta eksternal jika 
menghadapi masalah tersebut.

Menanggapi hasil penelitian PERC ini, Menteri Keuangan Sri MulyaniIndrawati 
mengatakan usaha memperbaiki reputasi dan kinerja birokrasimemang bukan 
pekerjaan mudah. Karena itu, dia berharap reformasibirokrasi yang dijalankan 
tak hanya didukung oleh pemerintah. Reformasibirokrasi harus didukung oleh 
lembaga negara lainnya, baik badanlegislatif maupun yudikatif."Itu akan 
terlihat dari bagaimanamasing-masing pejabat memperbaiki reputasi dan 
kinerjanya," kata SriMulyani kepada wartawan di Jakarta kemarin.

Meski demikian, Sri Mulyani menegaskan bahwa pemerintah akan tetapberkomitmen 
menjalankan reformasi birokrasi dengan memperbaiki pelayanandan integritas.

Secara khusus, dia meminta Kementerian Keuangan yang dipimpinnya bisatetap 
mengisinya dengan berbagai berita positif melalui upaya menjagaanggaran belanja 
negara agar tetap sehat."Kami juga akan mencobatetap menjaga persepsi risiko 
terhadap Indonesia terutama dari sisianggaran negara agar tetap terkontrol," 
katanya. BASUKI RAHMAT |AGOENG WIJAYA 





      
    
             

  
 

Kirim email ke