Dear Sahabat,
Posting saya ada koreksi sedikit, yang tambahannya saya berikan dalam format
HURUF BESAR DAN MERAH di alinea di bawah ini:
9. Mengapa warga (beberapa kasus adalah penataan pasar) mau pindah ke
pasar yang ditata dengan sukarela ? Ya karena mereka mendapat kepastian
tentang tempat jualan sesuai dengan keinginan bersama. Rahasia yang
penting: pedagang lama di pasar baru tidak mengeluarkan uang
sepeserpun. Padahal, di kota-kota lain proses pindah semacam itu selalu
dengan mbayar beli kios. lha di Solo kok nggak mbayar? Ternyata Djokowi
pandai menyiasati anggaran dan meyakinkan dewan bahwa dengan cara
tertentu uang yang ditanamkan untuk pasar baru akan kembali dan
pedagang TIDAK terbebani. Sebenarnya, mereka mbayar juga, hanya dengan cara
matematika sedemikian rupa semuanya happy.
Salam,
Djarot Purbadi