Wah..heubat temen-temen referensier ini..sudah memikirkan "green Energy", "Green Empowerment", "Green Budgeting"...... Lha saya baru mikirin "Green Green Grass of Home"... wah ketinggalan saya ini. Salam, selamat akhir pekan..yuk referensier gowesss bersama yuk...gi mana Dwiagus? Itu baru "Green Energy" namanya...energized by bubur ayam. Thanks. CU. BTS
--- Pada Jum, 25/6/10, [email protected] <[email protected]> menulis: Dari: [email protected] <[email protected]> Judul: RE: Bls [referensi] Fw: KEK Kepada: "[email protected]" <[email protected]> Tanggal: Jumat, 25 Juni, 2010, 5:29 AM Referensier ysh, Pertimbangan green aspect ini nantinya secara tehnis dpt dimasukkan pada design project KEK. Karena itu, dalam Kerangka Acuan untuk pembangunan KEK aspek ini perlu dicantumkan secara eksplisit. Barangkali pak Nuzul bisa formulasikan masukannya dan diajukan ke teman2 yg ngurusi KEK tsb. Thanks, Regards Reintje. -----Original Message----- From: Ibnu Taufan Sent: 25-06-2010, 09.44 To: Milis Referensi Subject: Re: Bls [referensi] Fw: KEK Pak RM dan referensiers .. Kalau begitu apa ada resep utk "green empowerment" .. supaya komunitas jg mulai bertgjawab menjaga lingkungan sambil mendukung pengembangan (kegiatan) ekonomi lokal ..plus bersiap juga jika harus berpartisipasi pada KEK ...!? IBNU TAUFAN, http://ibnutaufan.blogspot.com http://psgf42.blogspot.com Jakarta Selatan, Indonesia indosat.blackberry® -----Original Message----- From: Risfan M <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 25 Jun 2010 12:28:17 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: Bls [referensi] Fw: KEK Bang Nuzul, Siap! Saya juga kebetulan sedang gali-gali soal "green budgeting" terkait green economy, termasuk untuk Pemda, tentu ada singgungannya kan. Salam, Risfan Munir --- On Thu, 6/24/10, Nuzul Achjar <[email protected]> wrote: From: Nuzul Achjar <[email protected]> Subject: Re: Bls [referensi] Fw: KEK To: [email protected] Date: Thursday, June 24, 2010, 10:45 PM Pak Aby, Ibu Cut Savana dan Sahabat Referensiers, Menyambung apa yang disampaikan pak Aby, kebetulan saya berada dalam rapat koordinasi hari Senin pagi di Kantor Menko Perekonomian. Sebatas yang mungkin boleh disampaikan (apalagi referensier adalah komunitas yang patut dihormati), Menko perekonomian antara lain mengusulkan agar muncul semacam pusat pertumbuhan baru, dan itu searah dengan apa yang diinginkan oleh Bappenas. Muncul pemikiran mungkinkah kita kembangkan pusat pertumbuhan baru di Sulawesi Tengah (dengan basis gas alam Donggi-Senoro) , ditambah lagi dengan sumber gas baru oleh Chevron di Selat Makasar.. nah kenapa nggak kita munculkan sebuah ide agar muncul ada LNG, ada pabrik pupuk dan petrokimia lainnya di sekitar ladang gas tersebut. Seperti kayak Bontang lah begitu, ada kilang LNG, ada Pupuk Kaltim, dst. Bedanya, kalau dulu LNG Bontang untuk ekspor, sekarang paradigmanya sudah berubah, gas terlebih dahulu diberikan prioritas untuk domestik. Pemikiran ini sama sekali tidak ada dalam 48 KEK yang diusulkan daerah... ini pandangan ke depan. Dalam waktu dekat akan muncul perspektif pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (Green Energy) dalam konteks Pengembangan Daerah. Pengen saya pribadi sih komunitas Referensiers adalah pendukung green energy dalam pembangunan daerah he he... Salam hangat selalu Nuzul Achjar

