Thanks a lot pak Nuzul atas infonya.

Referensier ysh

Hemat saya kita bisa menyimak Buku 3 RPJMN thn 2010-2015 ttg Pengembangan 
Wilayah di Indonesia yg berbasis Pulau Besar.Saya sering komunikasi dgn teman2 
yg ngurusi KEK ini, baik di Bappenas maupun Kantor Menko Perekonomian ( bekas 
kantor saya sebelum pensiun dari PNS ) dan saya sarankan kpd mereka untuk 
berani mengambil inisiatif ttg KEK ini guna mendorong akselerasi antar wilayah 
di Indonesia. Barrier yg selama ini perlu diatasi. Acuannya adalah RTRWN dan 
RPJMN. Kriterianya jangan kaku dan hal spt inilah yg sering jadi soal. Apa yg 
diusulkan oleh pak Nuzul merupakan masukan guna memperkaya proses rekayasa 
pembangunan KEK ini.

Pak Nuzul  ysh,

Adakah ide Bpk utk Papua dan kalau bisa jangan komoditas pertambangan saja.

Saya dapat khabar bhw Bpk sekarang sdh berkantor di Kementerian ESDM ? Kalau 
benar, selamat  pak. Saya pernah mencari Pak Nuzul di Salemba bbrp wkt yl.

Salam

Reintje.
  
-----Original Message-----
From: Nuzul Achjar
Sent:  25-06-2010, 08.15 
To: [email protected]
Subject: Re: Bls [referensi] Fw: KEK



Pak Aby, Ibu Cut Savana dan Sahabat Referensiers,

Menyambung apa yang disampaikan pak Aby, kebetulan saya berada dalam rapat
koordinasi hari Senin pagi di Kantor Menko Perekonomian. Sebatas yang
mungkin boleh disampaikan (apalagi referensier adalah komunitas yang patut
dihormati), Menko perekonomian antara lain mengusulkan agar muncul semacam
pusat pertumbuhan baru, dan itu searah dengan apa yang diinginkan
oleh Bappenas.

Muncul pemikiran mungkinkah kita kembangkan pusat pertumbuhan baru di
Sulawesi Tengah (dengan basis gas alam Donggi-Senoro), ditambah lagi
dengan sumber gas baru oleh Chevron di Selat Makasar.. nah kenapa nggak kita
munculkan sebuah ide agar muncul ada LNG, ada pabrik pupuk dan petrokimia
lainnya di sekitar ladang gas tersebut. Seperti kayak Bontang lah begitu,
ada kilang LNG, ada Pupuk Kaltim, dst. Bedanya, kalau dulu LNG Bontang untuk
ekspor, sekarang paradigmanya sudah berubah, gas terlebih dahulu diberikan
prioritas untuk domestik.

Pemikiran ini sama sekali tidak ada dalam 48 KEK yang diusulkan daerah...
ini pandangan ke depan. Dalam waktu dekat akan
muncul perspektif pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (Green Energy)
dalam konteks Pengembangan Daerah. Pengen saya pribadi sih komunitas
Referensiers adalah pendukung green energy dalam pembangunan daerah he he...

Salam hangat selalu

Nuzul Achjar

Kirim email ke