Hehehe...pak Aby,
Itu yg ga jelas ya...apa bener asyiiik ?! Belum2 anda sudah mengingatkan dg 
hutang baru. ...hiks hiks....saya sempat kena gegar budaya dg "pendidikan 
hutang" yg saya terima dari nenek saya dan yg saya terima dari dirjen saya 
sekitar th 1980an. Nenek saya bilang: "hidup itu jangan sampai berhutang walau 
harus makan nasi pakai garam saja", sementara stlh saya bekerja, p. Dirjen 
bilang: "orang yg sukses itu adalah org yg bisa menggunakan uang org lain" nah 
lho .....hutang menjadi sesuatu yang dikejar-kejar oleh pemerintah waktu itu. 
Yang pada kenyataannya waktu saya mendengar negosiasi cara penggunaan hutang 
itu oleh pemerintah kita, ternyata sebagian besar ya dipake untuk membayar 
tenaga ahli yg adalah agen negara pemberi hutang lebih dari separo, mungkin 
80-90% ?! Waduuuh....hiks hiks...aku nanya sama kasubdit yg bosku waktu itu, 
kalo hutang begitu siapa yg harus bayar ya? Kan pasti bukan yg teken waktu 
hutang, kan pasti rakyat ya?! Hehehe tentu saja aku ditegur "over 
concern"...usil...atau ntar juga kebagianlah...hiiii....
Jadi inget Bung Karno bilang : BERDIKARI. Kok ini masih pas dengan ajaran 
nenekku ya, hehe beliau berdua memang seumur sih....
Zaman memang sudah berubah dan tidak "fair" kalau dibandingkan. Kita tetap 
harus menatap kedepan, walau langit akan runtuh keadilan harus tetap ditegakkan 
(B.Lopa), semoga para pemimpin lekas siuman dari mimpinya yg merasa benar 
dijalan yang sesat (Buya Pi'i), segeralah bangun memperbaiki negeri, agar Ibu 
Pertiwi tersenyum kembali....amiiiin
Selamat pagi 2ny.

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: hengky abiyoso <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Tue, 3 Aug 2010 15:21:28 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: Re : Re : [referensi] Ibukota

Wah ....iya bener bu Reny ...asyik tuh ...ibukota negara baru ....uang baru 
...trus sekalian utang baru gitu ya .....:-)) ......salam,

--- On Tue, 8/3/10, [email protected] <[email protected]> wrote:


From: [email protected] <[email protected]>
Subject: Re: Re : [referensi] Ibukota
To: [email protected]
Date: Tuesday, August 3, 2010, 12:16 PM


  



Mudah2an kepindahan "ibukota negara baru" jadi bareng kejadiannya pada 2012 
dengan "uang baru". 
Dan yg penting bener2 lebih meningkatkan kesejahteraan rakyat....bukan 
kesusahan rakyat....amiiiin.
Pikir itu pelita hati. Semoga para wakil rakyat mau menggunakan pelita 
hatinya...amiin .... 
2ny.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: "nita" <ariny...@yahoo. com> 
Sender: refere...@yahoogrou ps.com 
Date: Tue, 3 Aug 2010 14:29:07 +0000
To: <refere...@yahoogrou ps.com>
ReplyTo: refere...@yahoogrou ps.com 
Subject: Re: Re : [referensi] Ibukota

  

Saya dpt info, beberapa ahli perencanaan kota besok diundang DPR utk beri 
masukan ke mereka tentang pemindahan ibukota negara. Apa ada yg dr anggota 
milis ini???

Salam,
Nita
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: <efha_mardiansjah@ yahoo.com> 
Sender: refere...@yahoogrou ps.com 
Date: Tue, 3 Aug 2010 22:10:47 +0800 (SGT)
To: <refere...@yahoogrou ps.com>
ReplyTo: refere...@yahoogrou ps.com 
Subject: Re : [referensi] Ibukota

  






Kalau diputuskan sekarang untuk pindah ibukota di sekitar 5 hingga 10 tahun 
lagi baru pindah (misal akan efektif pindah sejak 1 Januari 2020), mungkin akan 
mengurangi resistensi dari para pengambil keputusan (selain memberi waktu yg 
cukup untuk membangun sang lokasi baru, menyiapkan infrastruktur lokal dan 
regionalnya, serta menyiapkan masyarakat setempat untuk menerima para 
"pendatang" baru...
 
Tentang alternatif lokasi, saya yakin diperlukan studi yang lebih dalam... 
Namun, lokasi di bagian tengah dari koridor timur sumatera juga perlu 
dipikirkan selain alernatif Palangkaraya atau bagian selatan Kalimantan Tengah 
(Kuala Pembuang...? ) yang juga pernah muncul di salah satu berita...
 
Salam,
 
Fadjar


--- En date de : Mar 3.8.10, Veronica Kumurur <vkumu...@yahoo. com> a écrit :


De: Veronica Kumurur <vkumu...@yahoo. com>
Objet: [referensi] Ibukota
À: refere...@yahoogrou ps.com
Date: Mardi 3 août 2010, 18h19




















Setuju, ibukota dipindahkan ke luar P. Jawa. Dibutuhkan keberanian & kerelaan 
saja bagi para petinggi Indonesia utk memindahkan ibukota. Dan  hrs dilakukan 
saat ini, paling tidak kajiannya.  Memindahkan ibukota = mengurangi kegiatan di 
kota Jakarta.













      

Kirim email ke