TINS canggih bnaget sih tuh... maju terus pantang mundur???? ada apa ya???
apa bertul bakalan mencpai target 7950???
  ----- Original Message ----- 
  From: [EMAIL PROTECTED] 
  To: [email protected] 
  Cc: [email protected] 
  Sent: Friday, December 15, 2006 9:04 AM
  Subject: [saham] Re: [obrolan-bandar] Pemerintah Lepas Saham PGN


  Setuju dg Pak Karno...

  :) Sebetulnya Pem tidak rugi2 amat - krn punyanya tentunya sejak IPO & Pem
  masih punya kepemilikan sahamnya yg laen (sbg cad sewaktu utk dijual)
  melalui konversi obligasi waktu itu...

  Regards,

  Aria

  > Menurut perkiraan ane, waktu open PGAS bakal naek.
  > Alasannya spy pemerintah kelihatan rugi dan investor yang ikut divestasi
  > untung. Contoh : BNII dijual 205, waktu open jadi 215.
  >
  > Disclaimer
  >
  > ----- Original Message -----
  > From: Yonathan Nova Dinata
  > To: [email protected]
  > Sent: Thursday, December 14, 2006 3:54 PM
  > Subject: Re: [obrolan-bandar] Pemerintah Lepas Saham PGN
  >
  >
  > ngmg2 gimana PGAS kedepannya?? mohon para suhu memberi wangsit2..
  >
  > On 12/15/06, imron <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  > > Kamis, 14 Desember 2006 05:48:00
  > > JAKARTA , investorindonesia.com
  > > Pemerintah akhirnya menggelar divestasi lanjutan 5,32 % saham PT
  > Perusahaan
  > > Gas Negara Tbk (PGN). Proses bookbuilding (pengumpulan minat awal)
  > telah
  > > digelar sejak Rabu sore tadi.
  > >
  > >
  > > Untuk menghindari terjadinya fluktuasi harga yang tidak wajar,
  > otoritas
  > > Bursa Efek Jakarta (BEJ) memutuskan menghentikan sementara (suspensi)
  > > transaksi saham PGN, mulai perdagangan Kamis 14 Desember pukul 09.10
  > JATS
  > > (Jakarta Automatic Trading System).
  > >
  > > "Suspensi akan dilakukan hingga pengumuman lebih lanjut," kata Kepala
  > Divisi
  > > Pencatatan Sektor Jasa BEJ, Wan Wei Yiong, dalam pengumumannya Rabu
  > malam
  > > (13/12/2006), seperti dilansir detikcom .
  > >
  > > Divestasi lanjutan PGN telah mendapat restu dari Senayan (DPR) dan
  > Lapangan
  > > Banteng (Depkeu). Dana hasil privatisasi PGN digunakan untuk menutupi
  > > setoran APBN 2006.
  > >
  > > Divestasi saham PGN ditangani langsung oleh dua perusahaan sekuritas
  > pelat
  > > merah PT Danareksa Sekuritas and PT Bahana Securities.
  > >
  > > Pada penutupan perdagangan saham Rabu, saham PGN turun Rp 200 menjadi
  > Rp
  > > 11.300 per saham. Pemerintah saat ini menguasai 60 persen saham PGN
  > dan
  > > sisanya oleh publik yang kebanyakan dimiliki oleh investor asing. (*)
  > >
  > >
  > >
  >
  >
  >



   

Kirim email ke