Hari beli = T = senin Hari Jual = T + 1 [misal] = selasa Bayar pembelian T + 3 = kamis Dibayar pembelian = T + [1+3] = jum'at
Jadi kita masih ngutang ama sekuritas selama sehari. On 1/28/08, Charles Atmaja <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Pak mau nyanya... newbie ni... > > Kalo umpamanya dana disetor kesekuritas 100jt dengan trading limit > 200jt... lalu investor tersebut melakukan buy sampay 150 jt (berarti 50jt > kan ya lebihnya yg harus dilunasi di T+3)... > Tapi kalau sebelum T+3, investor tersebut sudah sell stocknya sebesar > 50jt... berarti pas T+3 sudah tidak perlu melunasi yg 50jt itu lagi donk ya? > > > Thanks > > > ----- Original Message ---- > From: vwbeetle1966 <[EMAIL PROTECTED]> > To: [email protected] > Sent: Sunday, January 27, 2008 11:07:09 PM > Subject: [saham] Re: [obrolan-bandar] Perbedaan antara Trading Limit dan > Fasilitas Margin > > > Point 1 : > Bukankah pemberian trading limit yang melebihi jumlah dana yang > sudah disetor oleh nasabah merupakan suatu kemudahan bagi nasabah? > (nasabah tidak perlu setorkan uangnya terlebih dahulu). Jadi ini > merupakan fasilitas yang diberikan oleh sekuritas kepada nasabahnya > jadi seharusnya kita berterima kasih bahwa sekuritas sudah > menyediakan 'kemudahan' ini. > > Bandingkan dengan investor yg baru setor 100jt tapi dia ingin beli > sebesar 400 juta, lalu kemudian sekuritasnya minta si nasabah ybs > untuk menyetorkan kekurangannya terlebih dahulu, maka kemungkinan si > nasabah akan marah2 dan dia bilang "Saya masih punya uang milyaran > di bank" dan harga sudah keburu terbang. :-). Jadi sekuritas serba > salah ya? ;-) > > Soal kepastian hukum juga saya rasa tidak ada masalah, karena pasti > ada klausul di Opening Account yang menyatakan bahwa nasabah wajib > melakukan pembayaran pada T+2 atau T+3 untuk setiap pembelian yang > dilakukannya. Dan nasabah sudah menanda-tangani kan? > > 2. Soal Bapepam : > Bapepam melalui peraturan tentang MKBD yang mengharuskan Sekuritas > untuk memindahkan piutang nasabah yang berumur lebih dari 7 hari ke > kelompok Aktiva Keuangan Lainnya (yg mengakibatkan MKBD sekuritas > ybs turun). Untuk menghindari terakumulasinya piutang semacam ini, > maka sekuritas membuat aturan mengenai force sell pada T+7 itu, dan > ini mestinya sudah nasabah sepakati waktu menanda-tangani Opening > Account di sekuritas ybs. > > Perlu dipahami bahwa sekuritas adalah Lembaga Keuangan Non-Bank > (LKNB), setiap permasalah di LKNB mempunyai dampak yang mirip dengan > kalau sebuah bank mengalami masalah kredit macet, jadi Bapepam dan > BEJ berkepentingan untuk menjaga agar LKNB bisa beroperasi > secara 'aman'. Jadi kalau saya lihat justru banyak nasabah yang > tidak memahami permasalahan dan menyalahkan sekuritas, padahal sih > siapa suruh nasabah beli saham melebihi jumlah uang yang dimilikinya > sehingga tidak mampu bayar pada saat jatuh tempo pembayaran, tapi > koq malah marah2 waktu kelebihan beli-nya itu di-force-sell oleh > sekuritas? Bapepam dan BEJ tidak menginginkan adanya potential bad- > debt di pembukuan sekuritas karena itu merupakan 'bahaya laten' > untuk industri pasar modal. > > Jadi kalau nasabah memang ingin berhutang, sebaiknya memang minta > fasilitas masrgin terlebih dahulu, jangan menyalah-gunakan Trading > Limit. > > Semoga bermanfaat. > > Enjoy your trade! > VW Beetle > > --- In [EMAIL PROTECTED] com <saham%40yahoogroups.com>, Andi Wahyudi > <andi_wahyudi2000@ ...> > wrote: > > > > Pak VW, > > terima kasih untuk pencerahannza. Ada beberapa hal dari saya sbb: > > 1. Point : Fasilitas ini berlaku secara otomatis, tanpa didahului > oleh Perjanjian Pemberian Fasilitas Margin. (atau mungkin sudah ada > di salah-satu klausul di Perjanjian Pembukaan Rekening Efek / > Opening Account). > > Tanggapan saya: Di sini terkesan sekuritas menempatkan diri di > atas nasabah. Seolah2 nasabah itu mengemis untuk membuka account di > sekuritas. Berlaku otomatis tanpa adanya pejanjian? Apakah ini tidak > menciptakan ketidakepastian hukum dan daerah abu-abu yang bisa > disalahgunakan oleh sekuritas sesuai dengan kepentingannya ? > > 2. Mungkin tidak ya nasabah diberi perjanjian hitam di atas putih > A sampai Z, pokoknya semua apa yang menjadi hak dan kewajiban > nasabah dan sekuritas. Atau sekuritas memang diijinkan oleh Bapepam > dan mendapatkan hak untuk main gebuk tanpa disertai perjanjian di > awal pembukaan rekening. > > > > Cheers, > > Andi > > > > > > abdulrahim abdulrahim <abdul.rahman. [EMAIL PROTECTED] > wrote: Trims pak > VW. Mencerahkan. ... > > > > Pak Cumi Goreng Enak, DES mengatur soal margin khan ya, Apakah > Credit > > Limit yang dijelaskan oleh pak VW di bawah ini juga diatur oleh > DES? > > Trims. Boleh japri :) > > > > On Jan 26, 2008 5:22 PM, vwbeetle1966 wrote: > > > Membaca bbrp postingan mengenai bunga margin, saya merasa perlu > > > menginformasikan mengenai perbedaan Fasilitas Margin dengan > Trading > > > Limit/Credit Limit nasabah.. > > > > > > Trading Limit/Credit Limit : > > > • Setiap nasabah yang mempunyai aset di rekening efeknya di > > > sekuritas (Uang tunai, Saham atau kombinasinya) mempunyai suatu > > > parameter yang disebut Trading Limit / Credit Limit nasabah. > > > • Trading Limit dari seorang nasabah menunjukan berapa banyak > (batas > > > maksimum) nasabah tersebut boleh belanja pada hari itu. > > > • Trading Limit seorang nasabah berubah setiap hari sesuai > dengan > > > perubahan posisi asetnya. Saat ini hampir semua sekuritas telah > > > menggunakan computerized back-office system yang dapat > menghitung > > > Trading Limit nasabah setiap hari. > > > • Setiap sekuritas mempunyai policynya masing2 mengenai rumusan > > > trading limit untuk nasabah ini, ada yg 1x, 2x, 3x dst. > > > • Trading Limit ini disediakan karena seorang nasabah yang > mempunyai > > > uang tunai 1 milyar misalnya, mungkin hanya menyetorkan 100jt > kepada > > > sekuritas untuk setoran awal/jaminan. Di sekuritas yg memberi > > > trading limit 4x, maka nasabah ybs boleh melakukan pembelian s/d > > > 400jt – tanpa harus menyetorkan terlebih dahulu 300 juta-nya. > > > Kekurangan yang 300 jt ini tetap harus dibayar pada saat Jatuh > Tempo > > > Pembayaran (T+2 atau T+3). > > > • Apabila pada pada saat jatuh tempo pembayaran, nasabah ybs > tidak > > > melunasi kewajibannya, maka nasabah tsb dikenakan bunga penalti > > > (bukan bunga margin) yang besarnya juga bervariasi tergantung > > > sekuritasnya (misal 0.1% per hari =36% per tahun atau 0.2% per > hari > > > = 72% per tahun). Bunga/penalty untuk keterlambatan pembayaran > ini > > > umumnya lebih tinggi dari bunga fasilitas margin. > > > • Fasilitas ini berlaku secara otomatis, tanpa didahului oleh > > > Perjanjian Pemberian Fasilitas Margin. (atau mungkin sudah ada > di > > > salah-satu klausul di Perjanjian Pembukaan Rekening Efek / > Opening > > > Account). > > > • Apabila nasabah tidak melunasi pembayaran sampai dengan T+7, > ada > > > kemungkinan besar memang akan di force-sell oleh sekuritas ybs. > Hal > > > ini dikarenakan peraturan dari Bapepam/BEJ yang mengharuskan > > > sekuritas memindahkan piutang nasabah dari kelompok Aktiva > Lancar ke > > > kelompok Aktiva Keuangan Lainnya bagi piutang nasabah yang > berumur 7 > > > hari lebih - yang mengakibatkan sekuritas ybs mengalami > penurunan > > > perhitungan MKBD (Modal Kerja Bersih Disesuaikan) . Apabila > banyak > > > nasabah melakukan hal yang sama dapat mengurangi perhitungan > MKBD > > > sekuritas tersebut sampai di bawah batas minimum yang > disyaratkan > > > Bapepam (kalau sampai terjadi sekuritas dikenakan suspend). > > > > > > Fasilitas Margin > > > • Nasabah di suatu sekuritas dapat memperoleh fasiltas margin > HANYA > > > jika nasabah ybs telah mengajukan permintaan terlebih dahulu, > > > memperoleh persetujuan dari sekuritas tsb dan menanda-tangani > > > Perjanjian Pemberian Fasilitas Margin. > > > • Tidak semua nasabah memperoleh fasilitas margin, hanya yang > > > memenuhi persyaratan tertentu – yang di setiap sekuritas bisa > > > berbeda2 - biasanya hanya nasabah yang sudah lama atau main > sahamnya > > > cukup besar atau sudah dikenal baik oleh sekuritas ybs dll – ini > > > untuk alasan keamanan sekuritas ybs. > > > • Karena telah didahului dengan perjanjian, maka sekuritas sudah > > > mencadangkan dana untuk fasilitas margin bagi nasabah ybs dan > > > menyiapkan administrasi yang sesuai sehingga bunganya juga dapat > > > lebih murah dari bunga penalty terlambat bayar. Kalau tidak > salah > > > saat ini sekitar 18-22%. > > > • Force-sell tidak akan dilakukan pada T+7. Force-sell hanya > > > dilakukan apabila rasio antara jaminan saham dengan jumlah > pinjaman > > > sudah dianggap membahayakan (aset bersih nasabah sudah hampir > > > habis) – itupun hanya akan dilakukan jika nasabah margin tidak > > > mau/mampu menambah jaminan. > > > > > > Semoga membantu. > > > > > > Enjoy your trade! > > > VW Beetle > > > > > > + + > > + + + + + > > Mohon saat meREPLY posting, text dari posting lama dihapus > > kecuali diperlukan agar CONTEXTnya jelas. > > + + + + + > > + + > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > Send instant messages to your online friends > http://uk.messenger .yahoo.com <http://uk.messenger.yahoo.com/> > > > > > > > ------------------------------ > Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! > Search.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51734/*http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping> > > >
