market is always right even it is not logic dan karena domino efek, sektor keuangan is the blood of economy of a country dan juga, seperti yang tadi dibahas, setiap saham disana memiliki bobot yang sama, tapi BESARAN kenaikan atau penurunannya harga sahamnya yang menentukan dan memberikan kontribusi yang berbeda
_____ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of ahmad saharjo Sent: 29 Agustus 2008 14:11 To: [email protected] Subject: Re: [saham] Re: Basic Fundamental Luar biasa suhu Sudes, thanks atas pencerahannya sebagai bahan renungan kita. Namun kalau saya amati pergerakan DJIA, kenapa ya index dow sangat sensitif terhadap kinerja dari satu atau dua emiten?, katakanlah kinerja IBM atau Merryll Lynch jeblok kenapa koq sampai mempengaruhi index dow secara keseluruhan sehingga menjadi merah, makasih pak suhu, salam cuan. --- On Thu, 8/28/08, edwinkdr <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: edwinkdr <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [saham] Re: Basic Fundamental To: [email protected] Date: Thursday, August 28, 2008, 10:50 PM Welcome Back....Suhu Sudes...:-) Tks Best Regards --- In [EMAIL PROTECTED] com <mailto:saham%40yahoogroups.com> , "Samuel Sudeswanto Yeung" <samsudesyang@ ...> wrote: > > Dow Jones Industrial Average ("DJIA") dibentuk berdasarkan metode > rata-rata aritmatik dimana setiap emiten yang termasuk didalam index > tersebut memiliki bobot yang sama walaupun setiap emiten yang ada > memiliki nilai kapitalisasi yang berbeda-beda. Kenaikan/penurunan > index berdasarkan besaran kenaikan/penurunan dari saham-saham yang > terdaftar dalam index tersebut. > > Berbeda dengan DJIA, Indonesia Composite Index dibentuk berdasarkan > metode rata-rata tertimbang dimana setiap emiten yang terdapat dalam > index kita memiliki bobot yang berbeda-beda tergantung dari besaran > kapitalisasi pasar dari masing-masing emiten dan fraksi per basis > point sehingga saham-saham tertentu yang memiliki kapitalisasi besar > akan berpengaruh pada pergerakan bursa saham kita. > > Pada saat ini, bursa saham kita lebih dimotori oleh pergerakan saham- > saham komoditas terutama sektor energi dan sektor perkebunan, dimana > saham-saham komoditas ini memiliki bobot yang besar dengan nilai > kapitalisasi yang besar dan sangat berpengaruh pada pergerakan bursa > saham kita. Setiap komoditas memiliki siklus harganya masing-masing > sehingga membuat pergerakan bursa kita cenderung mengikuti > pergerakan harga komoditas. Menurut opini saya, hal ini kurang sehat > dan membuat pergerakan bursa cenderung menjadi tidak stabil, > karena : > > 1. Sangat bergantung kepada pergerakan harga komoditas. > 2. Sektor komoditas seperti energi adalah sektor yang sumber daya > alam yang tidak dapat diperbaharui dan didukung oleh perkembangan > teknologi yang cepat, akan banyak timbul sumber-sumber energi yang > baru yang dapat saling menggantikan satu dengan yang lainnya serta > dapat diperbaharui. > > Menurut pengamatan pribadi, bursa kita seharusnya dimotori oleh > pergerakan saham-saham diluar sektor komoditas dimana sektor-sektor > tersebut adalah sektor-sektor yang mendasar dalam kehidupan kita > sehari-hari. Sektor-sektor apakah itu? > > Sektor Barang-barang konsumen, karena biar bagaimanapun dan dalam > keadaan apapun seluruh manusia di dunia ini masih pasti membutuhkan > makanan. > > Sektor Telekomunikasi, selama manusia di dunia ini belum memiliki > kemampuan telepati dan sebagai makhluk sosial memiliki kebutuhan > dasar untuk saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. > > Sektor Perbankan, selama di dunia ini masih ada yang namanya mata > uang sebagai alat transaksi, mau tidak mau, sektor ini diperlukan > dalam kehidupan kita dan memenuhi kebutuhan kita sehari-hari. > > Sektor Infrastruktur, setiap negara yang ada didunia ini, mau tidak > mau, akan mencoba untuk terus bertumbuh dan berkembang mengikuti > perkembangan yang ada di dunia. > > Sektor Transportasi, untuk dapat terus bertumbuh dan berkembang, > alat-alat transportasi sangat dibutuhkan, tanpa kemampuan untuk > transportasi, kita tidak akan dapat melakukan aktivitas secara > maksimal. > > Sektor-sektor tersebut adalah sektor-sektor yang sangat mendasar dan > dibutuhkan dalam kehidupan kita sehari-hari dan sektor-sektor > tersebutlah yang seharusnya menjadi motor penggerak bursa saham > kita, bukan sektor energi ataupun perkebunan (walaupun sektor > perkebunan dibutuhkan dalam kehidupan kita sehari-hari, namun sekali > lagi, sangat dipengaruhi oleh pergerakan harga komoditas tersebut). > > Semoga dapat bermanfaat dan Tuhan memberkati kita semua, > > Salam Sejahtera, > Samuel Sudeswanto Yeung > www.sudeswanto. com > > (Disclaimer : This material represent the opinion of Samuel > Sudeswanto Yeung, derived from his judgement from sources deemed > reliable, however, Samuel Sudeswanto Yeung and its affiliated cannot > guarantee its accuracy and completeness. Samuel Sudeswanto Yeung or > its affiliates may be involved in transactions contrary to any > opinion herein. Expressly disclaim any and all liability for > representation or warranties, expressed or implied, here in or > omission there from or for any loss how so ever arising from any use > of this material or its contents or otherwise arising in connection > there with. Opinion expressed in this material is my present view > and are subject to change without notice.) >
