Menurut saya pribadi, diluar dari BNBR dan ENRG, harusnya sih
tidak masalah ya. Itu sebabnya saya mengatakan situasi yg ada
saat ini sudah masuk kategori irrational.
Sebenarnya irrational ini bukan hanya ada di ELTY, UNSP, BTEL,
atau nantinya BUMI bila sudah dibuka dan dibawa turun harganya.
Banyak saham2 di BEI saat ini sudah super murah.

Cuma saja memang kondisi yang ada saat ini lagi tidak kondusif.
Lebih besar FEAR nya dari rasionalitasnya. Yang punya cash
menunggu harga lebih murah lagi. Yang punya barang ketakutan
harga akan lebih rendah lagi.

Situasi seperti ini jadi sasaran empuk bandar untuk menggeret
harga saham ke level lebih rendah lagi untuk memancing orang
dan institusi melakukan cut loss termasuk memancing terjadinya
redeem besar2an di reksadana.


jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu



2008/10/22 Tommy Jayamudita <[EMAIL PROTECTED]>

>  Saya kurang mengerti tentang apa yang terjadi atas harga saham-saham
> Bakrie Group. Secara logika, masalahnya kan berada di BNBR, bukan di anak
> perusahaannya. Menurut berita di berbagai media, hutang BNBR USD 1,2 M
> (jatuh tempo April 2009) sedangkan kekayaannya USD 6 M, dan Bakrie akan
> menjual anak perusahaan BNBR untuk melunasi seluruh hutang.
>
> Katakanlah saham 5 anak perusahaannya (ELTY,UNSP,ENRG,BTEL,BUMI) dijual
> murah, sehingga kepemilikan BNBR hanya tinggal 1% di masing-masing anak
> perusahaan, bukankah yang terjadi adalah keluarga Bakrie kehilangan
> kekayaannya? Lalu mengapa harga saham anak perusahaan BNBR bisa jatuh segitu
> dalam, kalau dikatakan sebagai hukuman pasar, apakah tidak salah alamat, dan
> kerugian yang terjadi atas jatuhnya harga juga dialami mereka yang membuang
> di harga manapun. Apa keuntungannya?
>
> Secara fundamental semua perusahaan Bakrie Group tampaknya tidak buruk
> sekali, yang akan terjadi kan hanya ganti pemilik atas 6 perusahaan itu,
> tapi apa yang terjadi sekarang di pasar seakan-akan keadaan 6 perusahaan
> tersebut (BNBR,ELTY,UNSP,ENRG,BTEL,BUMI) buruk sekali, kalau ini karena
> sentimen buruk atas sepak terjang bisnis keluarga Bakrie, seharusnya tidak
> ada hubungannya dengan kondisi 5 anak perusahaan BNBR.
>
> Pak IAN, apakah logika saya salah? Mohon Anda bersedia memberikan uraian
> agar para rekan yang nyangkut (ternyata banyak sekali) di saham Bakrie
> memperoleh pandangan yang lebih jelas, dan dapat mempersiapkan langkah yang
> lebih realistis masing-masing.
>
> Terima kasih.
>
> Salam,
> Tommy J
>
>
>
> ----- Original Message -----
> *From:* Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]>
> *To:* [email protected]
> *Sent:* Tuesday, October 21, 2008 9:38 AM
> *Subject:* [saham] Sudah Irrational
>
>  Saya perhatikan, pergerakan saham2 Bakrie yg sudah dibuka beberapa hari
> ini,
> harganya sudah tidak rasional lagi.
>
> Saham UNSP yang book valuenya 693, dihargai hari ini hanya 340. Tidak masuk
> akal.
> Saham ELTY yang book valuenya 215, diharga hari ini cuma 110. Tidak masuk
> akal.
>
>
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> 
>

Kirim email ke