Kita para trader sebenarnya nunggu komando dari meneg BUMN saja, kapan saatnya nyerbu. Kalau meneg BUMN nya malah nungguin trader nyerbu duluan, jadinya repot deh, saling menunggu seperti sekarang. Habislah sudah dikerjain bandar BEI yg memang terkenal ganas itu.
Memang disaat2 seperti ini, dibutuhkan keberanian memimpin dari meneg BUMN. Kalau sekelas meneg BUMN saja sampai gentar menghadapi para bandar BEI, apalagi kita para trader kelas teri. Lebih baik berlindung dibalik bakwan saja sampai ada komando yang jelas :) jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu 2008/10/29 abi m <[EMAIL PROTECTED]>: > Kalo cuma menciptakan sentimen negative, mending selama gak trading > unsubscribe dulu aja dehhh... > Nah ntar kalo nyalinya udah ngumpul subscribe lagi. Setuju gak pak > moderator. > Siapa lagi yg bisa menggairahkan bursa sendiri, kalo asing stay away dari > market, yg punya market sendiri juga gak mau dagang. > Matilah kita > > Cheers > ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI. Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham [EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
