bukan mental domestik,tapi bandarnya yg sangat KEJAM,liat tuh MEDC setiap hari 
turun 10% tanpa bisa jualan. super sadis tuh bandar!!! harga dijatuhkan dulu 
tanpa volume sehingga sampai titik terendah(cuma bandar yg tau bottomnya) baru 
investor dipaksa jualan kale!!!!!!!!

--- On Thu, 10/30/08, Firman Surbakti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Firman Surbakti <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: RE: [saham] Masuk BEI sekarang?, Sabar dulu ya....
To: [email protected]
Date: Thursday, October 30, 2008, 1:26 AM








Ha10x ..mental domestik???
 




From: [EMAIL PROTECTED] com [mailto: [EMAIL PROTECTED] com ] On Behalf Of abi m
Sent: Tuesday, October 28, 2008 8:18 PM
To: [EMAIL PROTECTED] com
Subject: Re: [saham] Masuk BEI sekarang?, Sabar dulu ya....
 




Mental2 domestik yg semacam ini nih yg menghalangi BEI rebound.

Gimana mau lawan asing coba.

 

Sorry!!

2008/10/29 <dharta_hakim@ yahoo.com>
Jangan terburu nafsu untuk segera beli dan beli saham saat ini. Lebih baik 
menunggu Pilpres USA dulu.

Kalo ada tanda2 kenaikan yg signifikan baru boleh BUY.  Kerusakan ekonomi di 
USA sangat parah sampai pada sistem ekonominya. Bahkan kemenangan Obama tidak 
lgsg praktis kepada perbaikan ekonomi USA yg cukup signifikan.

Saya sangat setuju salah satu pendapat yg mengatakan Cash is The King. Saat ini 
pegang cash adalah pilihan yang tepat dan bijak. Mungkin saat ini belum tepat 
dikatakan Time To Buy, tp sy lebih setuju dgn Time to Bye dulu. Kesabaran untuk 
kembali masuk market sangat diperlukan saat ini.

Salam hormat
Abidarta Hakim
Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS network
------------ --------- --------- ------

Kunjungi situs http://www.info- saham.com untuk informasi seputar saham.

DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis saham-politik@ yahoogroups. com

saham-unsubscribe@ yahoogroups. com untuk berhenti dari milis saham
saham-subscribe@ yahoogroups. com untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links



 














      

Kirim email ke