Kalau "pengamatan" saya tidak meleset, maka saya perkirakan puncak aktivitas
Gunung Merapi sudah terjadi pada tanggal 5 November 2010. Semoga "perkiraan"
yang saya dapatkan beberapa jam yang lalu ini benar adanya walau tidak ada
jaminan akan benar demikian. BMG saya yakin lebih tahu soal itu nantinya.
Kewaspadaan tetap perlu dijaga, dan jangan lengah.

Waktu nulis status di FB tadi terkait hal ini, saya jadi ingat Pak Ponimin
yg sempat diwawancara oleh detik.com pada tanggal 29 Oktober 2010 lalu,
dimana dia mengatakan bahwa tunggu 5-6 hari lagi karena Gunung Merapi saat
itu belum sampai puncak aktivitasnya.

http://www.detiknews.com/read/2010/10/29/150126/1478791/10/ponimin-merapi-belum-puncaknya-tunggu-5-6-hari-lagi

Kalau saya hitung, maka 5-6 hari dari tanggal 29 Oktober 2010 adalah tanggal
3-4 November 2010.

Saya pribadi mengamati dan memperkirakan sebelumnya bahwa Gunung Merapi akan
ada aktivitas yang tidak lazim alias lebih dari kebiasaannya setelah tahu
Mbah Maridjan, kuncen Gunung Merapi meninggal. Adalah kejadian tidak lazim
seorang kuncen gunung yang sudah menjaga gunung itu puluhan tahun, sampai
meninggal karena terkena dampak dari aktivitas gunung itu sendiri. Ini
berarti tanda2 bahwa akan ada akvitas yang tidak biasanya karena kuncennya
sendiri bisa dikatakan sampai jadi korban. Mbah Maridjan tetap orang hebat.
Hanya saja kali ini memang Gunung Merapi beraktivitas diluar kebiasaannya.

Bila ternyata benar Gunung Merapi sudah melewati masa puncaknya, maka saya
perkirakan Ponimin ini memang memiliki kemampuan khusus dan cukup dekat
dengan Gunung Merapi sehingga bisa tahu lebih dini perilaku Gunung Merapi.
Sepertinya layak diangkat sebagai kuncen Gunung Merapi berikutnya
menggantikan almarhum Mbah Maridjan.

Saya pribadi baru bisa memberikan perkiraan bahwa puncak aktivitas gunung
Merapi sudah lewat yaitu tanggal 5 November 2010 setelah kejadian dan
setelah merasa "mendengar" suara beberapa jam yang lalu. Tinggal kini
sisa2nya saja, dan perlahan nantinya akan berhenti dan kembali normal. Ntah
benar ntah meleset, kewaspadaan tetap harus dijaga demi keamanan. Tapi
harapan untuk hal itu benar adanya tetap ada, demi kebaikan masyarakat
sekitar gunung Merapi saat ini yang sedang mengalami masa sulit.

Mari kita doakan bersama.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

Kirim email ke