Analisa fundamentalnya begini: Merapi terletak di Ring of fire, ia jenis 
volcano 
yg type terjadinya "Convergent plate boundaries". gerakan lempeng Indian Ocean 
yg nyungsep dibawah lempeng Asia Pacific berubah menjadi magma dan menyebabkan 
ekses magma di tempat2 tertentu sepanjang boundaries. Gempa yang banyak terjadi 
belakangan ini menandai aktivnya lempeng itu dan sebagai akibatnya 
terjadi supply magma surplus. Untuk erupsi, masing2 gn 
api punya sentimen2 penghambat yang berlainan, sehingga gn2 di boundary ini 
tidak persis sama, tetapi agak serentak aktifnya.  Disclaimer on.

Jabatan mbah Marijan tepatnya adalah juru kunci. Ya, kita berdoa untuk yg 
terbaik bagi semua yang terkena musibah.

Terimakasih untuk twitternya.


________________________________
From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Sat, November 6, 2010 1:02:14 AM
Subject: Re: [saham] Puncak Aktivitas Gunung Merapi Mungkin Telah Berakhir

  
Tidak pakai Elliot Wave, tapi kira2 kalau coba diterjemahkan ke analisa seperti 
saham, kira2 seperti ini perkiraan jalan ceritanya:

Tahun 2006, Merapi mencoba support (tahanan), tapi tidak tembus. Mbah Maridjan 
tetap bertahan sebagai kuncen Gunung Merapi. Sayangnya, Oktober 2010 ini, 
support Merapi akhirnya jebol juga, dimana ditandai dengan wafatnya kuncen 
Gunung Merapi, Mbah Maridjan (sosok yang saya hormati dan kagumi karena 
keteguhan dan kesetiaannya mengemban tugas yang diberikan).

Setelah support gunung Merapi ini tembus, maka aktivitas terus meningkat 
perlahan tapi pasti.  Pada tanggal 5 November 2010, saya amati terjadi 
peningkatan frekuensi dan volume aktivitas yang cukup ekstrim. Kalau di grafik 
saham, ini merupakan tanda awal akan terjadinya bottom reversal dimana pada 
harga bawah/bottom, terjadinya peningkatan volume transaksi dan bisa juga 
peningkatan frekuensi perdagangan. Karenanya, bila hari ini  gunung Merapi 
berkurang aktivitasnya, maka ada harapan baik tengah terjadi pembalikan arah.

Tentunya saya sangat berharap dan berdoa, bentuk grafiknya adalah V, jangan 
sampai W karena kita tidak berharap terjadi bentuk grafik double bottom. Rakyat 
disekitar gunung Merapi sudah cukup menderita. Karenanya kita doakan bersama 
saja, supaya gunung Merapi memang benar2 telah melakukan reversal alias sudah 
mulai mereda dan menuju ke tenang kembali.

Kita doakan juga mereka yang saat ini sedang mengalami musibah, dimanapun, baik 
di sekitar gunung Merapi, Mentawai, dan Wasior, bisa dikuatkan fisiknya serta 
mentalnya. Juga kepada para relawan, dokter, dan seluruh yang membantu para 
korban juga diberikan kelebihan kemampuan agar mereka dapat menggunakan 
kemampuannya untuk membantu para korban. Kita, masyarakat Indonesia yang jauh 
dari lokasi, juga diringkankan hatinya untuk membantu sesama yang sedang 
menderita, baik itu bantuan material dan dana yang bisa disalurkan melalui 
badan-badan bantuan yang ada, maupun bantuan spiritual seperti doa2 maupun 
kata2 
positif yang dapat menguatkan semangat mereka para korban agar tetap semangat 
berjuang untuk pulih kembali.

Kita adalah satu. Satu dalam suka, satu dalam duka. Untuk Indonesia.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu


2010/11/6 Pr Sudarmo <[email protected]>


>
>
>Mungkin bisa diprediksi pakai Elliot wave juga ya? 
>
>
>
________________________________
From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>To: [email protected] 
>
>Sent: Fri, November 5, 2010 2:05:46 PM
>Subject: [saham] Puncak Aktivitas Gunung Merapi Mungkin Telah Berakhir
>
>
>  
>Kalau "pengamatan" saya tidak meleset, maka saya perkirakan puncak aktivitas 
>Gunung Merapi sudah terjadi pada tanggal 5 November 2010. Semoga "perkiraan" 
>yang saya dapatkan beberapa jam yang lalu ini benar adanya walau tidak ada 
>jaminan akan benar demikian. BMG saya yakin lebih tahu soal itu nantinya. 
>Kewaspadaan tetap perlu dijaga, dan jangan lengah.
>
>Waktu nulis status di FB tadi terkait hal ini, saya jadi ingat Pak Ponimin yg 
>sempat diwawancara oleh detik.com pada tanggal 29 Oktober 2010 lalu, dimana 
>dia 
>mengatakan bahwa tunggu 5-6 hari lagi karena Gunung Merapi saat itu belum 
>sampai 
>puncak aktivitasnya.
>
>http://www.detiknews.com/read/2010/10/29/150126/1478791/10/ponimin-merapi-belum-puncaknya-tunggu-5-6-hari-lagi
>
>
>Kalau saya hitung, maka 5-6 hari dari tanggal 29 Oktober 2010 adalah tanggal 
>3-4 
>November 2010.
>
>Saya pribadi mengamati dan memperkirakan sebelumnya bahwa Gunung Merapi akan 
>ada 
>aktivitas yang tidak lazim alias lebih dari kebiasaannya setelah tahu Mbah 
>Maridjan, kuncen Gunung Merapi meninggal. Adalah kejadian tidak lazim seorang 
>kuncen gunung yang sudah menjaga gunung itu puluhan tahun, sampai meninggal 
>karena terkena dampak dari aktivitas gunung itu sendiri. Ini berarti tanda2 
>bahwa akan ada akvitas yang tidak biasanya karena kuncennya sendiri bisa 
>dikatakan sampai jadi korban. Mbah Maridjan tetap orang hebat. Hanya saja kali 
>ini memang Gunung Merapi beraktivitas diluar kebiasaannya.
>
>Bila ternyata benar Gunung Merapi sudah melewati masa puncaknya, maka saya 
>perkirakan Ponimin ini memang memiliki kemampuan khusus dan cukup dekat dengan 
>Gunung Merapi sehingga bisa tahu lebih dini perilaku Gunung Merapi. Sepertinya 
>layak diangkat sebagai kuncen Gunung Merapi berikutnya menggantikan almarhum 
>Mbah Maridjan.
>
>Saya pribadi baru bisa memberikan perkiraan bahwa puncak aktivitas gunung 
>Merapi 
>sudah lewat yaitu tanggal 5 November 2010 setelah kejadian dan setelah merasa 
>"mendengar" suara beberapa jam yang lalu. Tinggal kini sisa2nya saja, dan 
>perlahan nantinya akan berhenti dan kembali normal. Ntah benar ntah meleset, 
>kewaspadaan tetap harus dijaga demi keamanan. Tapi harapan untuk hal itu benar 
>adanya tetap ada, demi kebaikan masyarakat sekitar gunung Merapi saat ini yang 
>sedang mengalami masa sulit.
>
>Mari kita doakan bersama.
>
>jabat erat,
>Irwan Ariston Napitupulu
>
>
>
>




      

Kirim email ke