Jadi layak dibeli gak bang ks? 
Maklum bang newbie banget...inipun sy baru mulai buka account bsk di e-trading 
moga2 hari rabu bisa langsung bisa beli ks ama podomoro jika bang ian 
merekomendasikan utk beli kedua saham tsb...he..he...



Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 8 Nov 2010 18:47:15 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Listing Krakatau Steel Jangan Ditunda

Ada yang ingin minta ditunda, tapi otoritas bursa akan jalan terus. Dan saya
mendukung untuk jalan terus, tapi jangan lupa juga untuk membuat perbaikan
agar hal yang serupa jangan terulang lagi dikemudian hari.

Jadi, tulisan saya isinya lebih kepada mencoba memberi masukan untuk
kedepannya demi kemajuan kita bersama :)

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

2010/11/8 <[email protected]>

>
>
> Memang ada wacana mau ditunda bang?
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> ------------------------------
> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Mon, 8 Nov 2010 18:09:14 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *[saham] Listing Krakatau Steel Jangan Ditunda
>
>
>
> Listing Krakatau Steel yang sedianya tanggal 10 November 2010, jangan
> ditunda hanya karena ada gugatan. Kepastian skedul ini perlu dijaga demi
> kepercayaan investor di pasar modal.
>
> Pro dan Kontra terkait dengan IPO Krakatau Steel adalah hal yang wajar. Ini
> hendaknya bisa dijadkan masukan dan pelajaran bagi otoritas bursa agar
> kedepannya dibuatkan peraturan mengenai batasan-batasan pengalokasian
> distribusi penjatahan atas pemesanan saham IPO agar lebih mencerminkan
> keadilan, khususnya bagi pemodal ritel.
>
> Adalah kurang masuk akal bila kelebihan pemesanan (oversubscribe) pada saat
> book building, tapi perlakuan penentuan harga IPO di ambil range yang bawah.
> Logikanya, kalau memang oversubscribe, maka penentuan harga IPO lebih tepat
> dengan harga di range atas. Bila oversubscribe, dan harga IPO yg ditetapkan
> di range atas, maka baru masuk akal bila penjatahan saham hanya sedikit.
>
> Tetapi sebaliknya, bila harga IPO ditetapkan di harga range bawah, logika
> masa book building itu kurang peminat. Karenanya lebih masuk akal bila
> penjatahan dari pemesanan akan memperoleh jumlah cukup besar secara
> prosentase pemesanan. Kalau didapatnya hanya sedikit saja dari pemesanan,
> ini justri menimbulkan banyak pertanyaan dan terlebih lagi memang tidak bisa
> diterima logika sehat.
>
> Peristiwa ini sudah terjadi. Pihak otoritas bursa perlu membuatkan aturan
> yang dapat mencegah terjadi kejadian seperti ini lagi dikemudian hari demi
> keadilan dan kesamaan hak investor ritel dan demi kemajuan Bursa Efek
> Indonesia di masa mendatang.
>
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
>
> 

Kirim email ke