Rasanya memang yg terutama adalah belajar dari kesalahan dan berusaha untuk 
tidak mengulangi kesalahan yg sama termasuk di dalamnya emosi. Yg terakhir yang 
sering menjebak saya, hohohoho ....


  ----- Original Message ----- 
  From: PH 
  To: [email protected] 
  Sent: Saturday, January 01, 2011 9:04 PM
  Subject: Re: [saham] Evaluasi Trading 2010


    
  Semua jelas pernah rugi... Tapi semua harus belajar dari kesalahan... 



  Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung 
Teruuusss...!


------------------------------------------------------------------------------

  From: [email protected] 
  Sender: [email protected] 
  Date: Sat, 1 Jan 2011 13:35:32 +0000
  To: <[email protected]>
  ReplyTo: [email protected] 
  Subject: Re: [saham] Evaluasi Trading 2010


    
  Sy pikir siapapun yg berani jd kontrarian (ga ikutin tren) hrs punya bekal yg 
cukup, jika ngga sebaiknya tetap pada prinsip follow the market aja. :)

  Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung 
Teruuusss...!


------------------------------------------------------------------------------

  From: "H. Ruslim" <[email protected]> 
  Sender: [email protected] 
  Date: Sat, 1 Jan 2011 20:31:18 +0700
  To: <[email protected]>
  ReplyTo: [email protected] 
  Subject: Re: [saham] Evaluasi Trading 2010


    

  Saya rasa semua yang main saham pasti pernah rugi...
  Dan kita perlu belajar kenapa ?
  - Apakah karena beli berdasarkan feeling ?
  - Buy on Rumour ?
  - Beli gorengan yang bikin jantungan ?
  - Pada saat jual eh malah naik..
  - Dibeli eh malah turun...

  Itulah dinamisnya pasar saham.....saya juga mengalami kerugian yang besar...
  tapi saat ini posisinya sudah balik dan profit...
  Namun target saya pribadi adalah mengalahkan kenaikan dan penurunan indeks...

  Profit di saat market uptrend itu bukan hal yang luar biasa.... karena 
umumnya bisa mendatangkan profit..
  tapi trading pada saat downtrend.. itu menurut saya keynya? khususnya kalau 
memang sudah menggantungkan hidup di dunia ini (trading for a living)...

  kalau memang belum menggantungkan hidup di saham, pada saat downtrend, bisa 
berpaling ke yang laen..

  Saat ini saya belum trading for a living but one day I will.. on the way ke 
sana... :-)

  Happy New Year :-)

  salam,

  HR


   
  2011/1/1 <[email protected]>

      
    Sama Boss..Mulai trading juni 2009 ..modal habis semua krn tiap hari 
trading...skrg suntikan yg ke dua sdh mulai hati2 dan hasilnya lebih 
bagus..berkat ikut millis, course, dan baca buku...

    Semoga 2011 lebih baik lagi...

    Moza 

    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung 
Teruuusss...!


----------------------------------------------------------------------------

    From: [email protected] 
    Sender: [email protected] 
    Date: Sat, 1 Jan 2011 08:13:39 +0000
    To: <[email protected]>
    ReplyTo: [email protected] 
    Subject: Re: [saham] Evaluasi Trading 2010


      
    Kalo sy mulai aktif trading sejak Juli 2010, porto sempet +50% tp sekarang 
tinggal +3% krn terlalu sering transaksi.,malah rugi..hehe, imho, pola pikirlah 
yg memberi kontribusi terbesar dlm hasil trading kita..th 2011 sy akan lebih 
sedikit trading dan lebih banyak belajar. Sy pernah dikasihtau bahwa kl mau 
bawa ngebut mobil hrs tau cara nyetirnya dulu, masalah ngebut sih gampang, 
tinggal injek gas. Semoga taun 2011 kita semua dapat lebih baik lagi. :) 

    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung 
Teruuusss...!


----------------------------------------------------------------------------

    From: "7site" <[email protected]> 
    Sender: [email protected] 
    Date: Sat, 1 Jan 2011 07:54:49 +0000
    To: <[email protected]>
    ReplyTo: [email protected] 
    Subject: Re: [saham] Evaluasi Trading 2010


      
    Setuju dgn Dimas, sy mulai berpikir jg ke reksadana saja, mengingat hasil+ 
capek liatin running trade, ditipu sana sini ol pasar, kalopun + tdk sebanding 
dgn capek mata nya.

    Hanya saja apakah invest saat ini apa idx tdk ketinggian, mentok2x ke 4000, 
kalo turun ke 2500, khan lebih jauh loss nya drpd cuannya, mengingat mereka 
(reksadana) mengikuti idx.

    So?

    Apakah yakin akan naek trus ke 5000?

    Salam cuan 

    Sent from my seventhsite.com®
    powered by 7site


----------------------------------------------------------------------------

    From: Dimas Yoga <[email protected]> 
    Sender: [email protected] 
    Date: Sat, 1 Jan 2011 13:33:45 +0700
    To: <[email protected]>
    ReplyTo: [email protected] 
    Subject: [saham] Evaluasi Trading 2010


      



    Dear rekan milis,


    Bagaimana jika kita evaluasi hasil trading di tahun 2010 yang lalu? Yang 
saya ingin bahas bukan ratio win/lose, tetapi lebih mengarah ke growth 
portofolio total. Kita mulai dari saya dulu ya, hehe... Overall di tahun 2010 
ini portofolio trading saya masih -0,8%.. Yup, bapak ibu ngga salah baca, 
portofolio total saya masih minus ditengah hiruk pikik pasar yang bullish ini, 
hehe.. 


    Sekedar catatan, saya mulai trading tanggal 27 Agustus 2009 setelah 
sebelumnya sejak tahun 2008 berinvestasi di reksadana saham, jadi kalau sampai 
tanggal 30 Desember 2010 itung-itung setahun lebih 3 bulan lah ya, cuma biar 
gampang hitungnya aja, sejak saya pertama kali trading sampai dengan kemarin 
tanggal 30 Desember 2010 portofolio saya ya masih segitu-segitu saja tuh, 
hehe... 


    Evaluasi ini berguna bagi saya pribadi untuk berkaca dan mawas diri 
terhadap skill saya. Niat awal trading karena pada awalnya saya tidak puas 
dengan kinerja reksadana saham yang saya miliki (Schroder Dana Prestasi Plus) 
dan ingin coba-coba trading saham sendiri, tapi ternyata.. jangankan 
mengalahkan... menyamai kinerja mereka saja ternyata ngga mudah ya.... dan 
setelah saya evaluasi, disamping faktor skill, memang faktor manajemen 
emosi/psikologi dan kedisiplinan dalam trading saya yang masih payah...


    Dari hasil evaluasi ini saya mungkin akan mengalokasikan 80-90% dana saya 
di reksadana saham saja, selain less stress juga aktivitas kerja kita 
sehari-hari kita tidak terlalu terganggu dengan ikut banyak milis dan forum, 
ikut kursus trading, beli banyak buku dan baca e-book trading, beli software 
trading, ikut langganan rekomendasi saham berbayar, analisa chart hampir setiap 
hari, oprek-oprek indikator untuk cari holy grail (meskipun holy grail ngga 
pernah ada, tapi minimal mendekati lha, hehehe... ), baca laporan keuangan 
(meskipun ngga terlalu ngerti karena bukan orang akunting, hehehe...), pantau 
rumor corporate action (apalagi kalo mau bagi deviden, hehehe... ), dan 
curi-curi waktu kantor buat lihat running trade, dan lain sebagainya, 
fiuhhhhhh.... memang proses menuju trader profesional tuh berat juga yah, 
hehehe......


    Kemungkinan saya mau invest di reksadana Panin Dana Maksima, mengingat di 
tahun 2009 dia punya growth 125% dan di tahun 2010 pun growth-nya pun ngga 
jelek-jelek amat 102% (sumber : http://www.infovesta.com/), sedangkan sisanya 
sekitar 10-20% saja yang akan saya gunakan untuk trading, itupun saya akan 
benar-benar trading di saham yang memiliki trend naik (minimal midterm/3-4 
bulan kebelakang kalo dilihat secara "big picture" EMA tuh saham lagi naik dan 
harga saham lagi diatas EMA 20, hehehe...), lihat chart hanya lihat chart 
weekly (kalau ini lebih untuk meminimalkan unsur spekulasi dan tentu saja 
menunggu konfirmasi, meskipun kadang sering telat masuk atau telat jual tapi 
gapapa, yang penting saya harus belajar disiplin hehe.... ) punya fundamental 
perusahaan yang baik (baik disini dilihat dari segi GCG, punya long-term 
growth, dan punya pertumbuhan earnings yang stabil), punya kapitalisasi pasar 
minimal Rp1T (small to mid-cap), dan punya fraksi harga minimal Rp10 atau Rp25 
(sudah kapok dah trading saham yang punya fraksi harga Rp1 dan Rp5, too 
volatile hehehe...)


    Saya bukan agen penjual reksadana, dan tidak dalam rangka promosi apa-apa, 
silakan teman-teman evaluasi diri seobjektif mungkin, apakah effort yang 
dikeluarkan dengan hasil yang didapat, apakah worthed atau tidak (at least 
sampai dengan saat ini ya...), tapi kalau untuk kedepan sih saya anggap waktu, 
uang, serta pengertian keluarga yang tidak pernah mengeluh ketika hampir tiap 
malam (bahkan di hari libur...) kita analisa chart adalah sebuah investasi yang 
akan berguna jika saya kelak trading kembali dalam porsi dana yang lebih besar, 
hehehe.... Saya murni hanya ingin sharing dan ingin dapet feedback dari 
teman-teman dan senior semua, menurut teman-teman apakah langkah saya sudah 
tepat? Mengingat umur trading saya juga baru seumur jagung (baru juga 1 tahun, 
hehehe...)




    Salam Sukses 2011 dan TETAP SEMANGAT... !!,
    Dimas























  

Kirim email ke