Oo ya ya, kl itu sy setuju pak Alit :) Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
-----Original Message----- From: Alit Suwirya <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 4 Jan 2011 13:24:17 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Bls: Bls: [saham] Evaluasi Trading 2010 pak cuanesia, yang dimaksud pak Desmond kalau si investor masang targetnya 30%, kalau bapak mau masang target 100% juga g masalah yang penting saat target 100% tercapai harus dijual kalau g dijual namanya serakah..he..hehe ________________________________ Dari: "[email protected]" <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Sel, 4 Januari, 2011 09:24:54 Judul: Re: Bls: [saham] Evaluasi Trading 2010 Wahh, ada pak desmond wira di sini :) sy beli, baca dan rekomendasikan buku2 anda pak ke teman2 sy dan comment2 di fb (awalnya sy sdkt ga setuju dgn pernyataan investor bila sudah cuan 30% ga jual namanya serakah, tp setelah liat siapa yg ngomong yah siapa sy buat ngebantah, hehe) :). Btw, tempo hari sy juga liat fotonya bang lan di majalah investor..hebat bobot forum ini. :) Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone ________________________________ From: Desmond Wira <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 3 Jan 2011 18:07:36 -0800 (PST) To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: Bls: [saham] Evaluasi Trading 2010 Setuju dengan Pak Alit Greed itu cara ngukurnya berbeda-beda tiap orang, hal ini karena perbedaan time frame, beda target pula Kalau trader time frame cuma harian, target jualnya bisa cuma 2-3% Kalau investor time framenya bisa bulanan-tahunan, target jualnya minimal 30%. Masa nunggu berbulan-bulan cuma dapet 3%, ogah lah Tentu saja investor tersebut bukan greed kalau ingin cuan 30%, tapi kalau sudah cuan 30% masih belum jual juga itu baru namanya serakah Fear sama saja, tergantung stop loss yang ditetapkan sebelumnya Kalau sudah menetapkan target stop loss misalnya 8% harga turun harus jual, maka Kalau harga turun baru 3% sudah jual, itu namanya sudah takut duluan Kalau harga sudah turun 8% dan dijual tanpa kompromi = disiplin cut loss regards Desmond Wira trader and book writer - Jurus CUAN Investasi Saham - Analisis Teknikal Untuk Profit Maksimal ________________________________ From: Alit Suwirya <[email protected]> To: [email protected] Sent: Mon, January 3, 2011 10:44:41 PM Subject: Bls: [saham] Evaluasi Trading 2010 kalo menurut saya yang namany greedy yaitu kita menentukan target dan saat target tersebut sudah tercapai kita tidak menjualnya...he.h.e.he cuma sharing kalo g setuju ya gpp ________________________________ Dari: 7site <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Sen, 3 Januari, 2011 21:34:32 Judul: Re: [saham] Evaluasi Trading 2010 Saat udah gain tdk jual2x, Bedanya serakah dgn sabar menunggu saat panen (investor) apa ya? Saat loss segera jual, Beda nya ketakutan dgn disiplin cut loss apa ya? Binggung ya..... Sent from my seventhsite.com® powered by 7site ________________________________ From: Pr Sudarmo <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 3 Jan 2011 22:23:28 +0800 (SGT) To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [saham] Evaluasi Trading 2010 Kita sering dengar sifat serakah (greedy) adalah sifat negative untuk trader, tetapi sebenarnya saya nggak ngerti benar, macam2 sifat serakah yang bagaimana yang dimaksud? ________________________________ From: BAGUS KARYADI KARYADI <[email protected]> To: [email protected] Sent: Sat, January 1, 2011 11:31:37 PM Subject: Re: [saham] Evaluasi Trading 2010 Jangan putus asa kawan di 2011, kalah itu biasa, menang itu luar biasa, pengendalian diri itu yang utama, alat analisa sudah canggih, bisa dilihat besok mau naik atau turun. tapi sifat serakah itu yang susah dikendalikan. ketika sifat itu dapat dikendalikan, maka kita pantas di sebut master saham. salam cuan. --- Pada Sab, 1/1/11, PH <[email protected]> menulis: >Dari: PH <[email protected]> >Judul: Re: [saham] Evaluasi Trading 2010 >Kepada: [email protected] >Tanggal: Sabtu, 1 Januari, 2011, 9:04 PM > > > >Semua jelas pernah rugi... Tapi semua harus belajar dari kesalahan... > > >Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! ________________________________ >From: [email protected] >Sender: [email protected] >Date: Sat, 1 Jan 2011 13:35:32 +0000 >To: <[email protected]> >ReplyTo: [email protected] >Subject: Re: [saham] Evaluasi Trading 2010 > > >Sy pikir siapapun yg berani jd kontrarian (ga ikutin tren) hrs punya bekal yg >cukup, jika ngga sebaiknya tetap pada prinsip follow the market aja. :) >Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! ________________________________ >From: "H. Ruslim" <[email protected]> >Sender: [email protected] >Date: Sat, 1 Jan 2011 20:31:18 +0700 >To: <[email protected]> >ReplyTo: [email protected] >Subject: Re: [saham] Evaluasi Trading 2010 > > >Saya rasa semua yang main saham pasti pernah rugi... >Dan kita perlu belajar kenapa ? >- Apakah karena beli berdasarkan feeling ? >- Buy on Rumour ? >- Beli gorengan yang bikin jantungan ? >- Pada saat jual eh malah naik.. >- Dibeli eh malah turun... > >Itulah dinamisnya pasar saham.....saya juga mengalami kerugian yang besar... >tapi saat ini posisinya sudah balik dan profit... >Namun target saya pribadi adalah mengalahkan kenaikan dan penurunan indeks... > >Profit di saat market uptrend itu bukan hal yang luar biasa.... karena umumnya >bisa mendatangkan profit.. >tapi trading pada saat downtrend.. itu menurut saya keynya? khususnya kalau >memang sudah menggantungkan hidup di dunia ini (trading for a living)... > >kalau memang belum menggantungkan hidup di saham, pada saat downtrend, bisa >berpaling ke yang laen.. > >Saat ini saya belum trading for a living but one day I will.. on the way ke >sana... :-) > >Happy New Year :-) > >salam, > >HR > > > >2011/1/1 <[email protected]> > > >>Sama Boss..Mulai trading juni 2009 ..modal habis semua krn tiap hari >>trading...skrg suntikan yg ke dua sdh mulai hati2 dan hasilnya lebih >>bagus..berkat ikut millis, course, dan baca buku... >> >>Semoga 2011 lebih baik lagi... >> >>Moza >>Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung >Teruuusss...! ________________________________ >>From: [email protected] >>Sender: [email protected] >>Date: Sat, 1 Jan 2011 08:13:39 +0000 >>To: <[email protected]> >>ReplyTo: [email protected] >>Subject: Re: [saham] Evaluasi Trading 2010 >> >> >>Kalo sy mulai aktif trading sejak Juli 2010, porto sempet +50% tp sekarang >>tinggal +3% krn terlalu sering transaksi.,malah rugi..hehe, imho, pola >>pikirlah >>yg memberi kontribusi terbesar dlm hasil trading kita..th 2011 sy akan lebih >>sedikit trading dan lebih banyak belajar. Sy pernah dikasihtau bahwa kl mau >>bawa >>ngebut mobil hrs tau cara nyetirnya dulu, masalah ngebut sih gampang, tinggal >>injek gas. Semoga taun 2011 kita semua dapat lebih baik lagi. :) >> >>Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung >Teruuusss...! ________________________________ >>From: "7site" <[email protected]> >>Sender: [email protected] >>Date: Sat, 1 Jan 2011 07:54:49 +0000 >>To: <[email protected]> >>ReplyTo: [email protected] >>Subject: Re: [saham] Evaluasi Trading 2010 >> >> >>Setuju dgn Dimas, sy mulai berpikir jg ke reksadana saja, mengingat hasil+ >>capek >>liatin running trade, ditipu sana sini ol pasar, kalopun + tdk sebanding dgn >>capek mata nya. >> >>Hanya saja apakah invest saat ini apa idx tdk ketinggian, mentok2x ke 4000, >>kalo >>turun ke 2500, khan lebih jauh loss nya drpd cuannya, mengingat mereka >>(reksadana) mengikuti idx. >> >>So? >> >>Apakah yakin akan naek trus ke 5000? >> >>Salam cuan >>Sent from my seventhsite.com® >>powered by 7site ________________________________ >>From: Dimas Yoga <[email protected]> >>Sender: [email protected] >>Date: Sat, 1 Jan 2011 13:33:45 +0700 >>To: <[email protected]> >>ReplyTo: [email protected] >>Subject: [saham] Evaluasi Trading 2010 >> >> >> >> >>Dear rekan milis, >> >> >>Bagaimana jika kita evaluasi hasil trading di tahun 2010 yang lalu? Yang saya >>ingin bahas bukan ratio win/lose, tetapi lebih mengarah ke growth portofolio >>total. Kita mulai dari saya dulu ya, hehe... Overall di tahun 2010 ini >>portofolio trading saya masih -0,8%.. Yup, bapak ibu ngga salah baca, >>portofolio >>total saya masih minus ditengah hiruk pikik pasar yang bullish ini, hehe.. >> >> >>Sekedar catatan, saya mulai trading tanggal 27 Agustus 2009 setelah >>sebelumnya >>sejak tahun 2008 berinvestasi di reksadana saham, jadi kalau sampai tanggal >>30 >>Desember 2010 itung-itung setahun lebih 3 bulan lah ya, cuma biar gampang >>hitungnya aja, sejak saya pertama kali trading sampai dengan kemarin tanggal >>30 >>Desember 2010 portofolio saya ya masih segitu-segitu saja tuh, hehe... >> >> >>Evaluasi ini berguna bagi saya pribadi untuk berkaca dan mawas diri terhadap >>skill saya. Niat awal trading karena pada awalnya saya tidak puas dengan >>kinerja >>reksadana saham yang saya miliki (Schroder Dana Prestasi Plus) dan ingin >>coba-coba trading saham sendiri, tapi ternyata.. jangankan mengalahkan... >>menyamai kinerja mereka saja ternyata ngga mudah ya.... dan setelah saya >>evaluasi, disamping faktor skill, memang faktor manajemen emosi/psikologi dan >>kedisiplinan dalam trading saya yang masih payah... >> >> >>Dari hasil evaluasi ini saya mungkin akan mengalokasikan 80-90% dana saya di >>reksadana saham saja, selain less stress juga aktivitas kerja kita >>sehari-hari >>kita tidak terlalu terganggu dengan ikut banyak milis dan forum, ikut kursus >>trading, beli banyak buku dan baca e-book trading, beli software trading, >>ikut >>langganan rekomendasi saham berbayar, analisa chart hampir setiap hari, >>oprek-oprek indikator untuk cari holy grail (meskipun holy grail ngga pernah >>ada, tapi minimal mendekati lha, hehehe... ), baca laporan keuangan (meskipun >>ngga terlalu ngerti karena bukan orang akunting, hehehe...), pantau rumor >>corporate action (apalagi kalo mau bagi deviden, hehehe... ), dan curi-curi >>waktu kantor buat lihat running trade, dan lain sebagainya, fiuhhhhhh.... >>memang >>proses menuju trader profesional tuh berat juga yah, hehehe...... >> >> >>Kemungkinan saya mau invest di reksadana Panin Dana Maksima, mengingat di >>tahun >>2009 dia punya growth 125% dan di tahun 2010 pun growth-nya pun ngga >>jelek-jelek >>amat 102% (sumber : http://www.infovesta.com/), sedangkan sisanya sekitar >>10-20% >>saja yang akan saya gunakan untuk trading, itupun saya akan benar-benar >>trading >>di saham yang memiliki trend naik (minimal midterm/3-4 bulan kebelakang kalo >>dilihat secara "big picture" EMA tuh saham lagi naik dan harga saham lagi >>diatas >>EMA 20, hehehe...), lihat chart hanya lihat chart weekly (kalau ini lebih >>untuk >>meminimalkan unsur spekulasi dan tentu saja menunggu konfirmasi, meskipun >>kadang >>sering telat masuk atau telat jual tapi gapapa, yang penting saya harus >>belajar >>disiplin hehe.... ) punya fundamental perusahaan yang baik (baik disini >>dilihat >>dari segi GCG, punya long-term growth, dan punya pertumbuhan earnings yang >>stabil), punya kapitalisasi pasar minimal Rp1T (small to mid-cap), dan >>punya >>fraksi harga minimal Rp10 atau Rp25 (sudah kapok dah trading saham yang punya >>fraksi harga Rp1 dan Rp5, too volatile hehehe...) >> >> >>Saya bukan agen penjual reksadana, dan tidak dalam rangka promosi apa-apa, >>silakan teman-teman evaluasi diri seobjektif mungkin, apakah effort yang >>dikeluarkan dengan hasil yang didapat, apakah worthed atau tidak (at least >>sampai dengan saat ini ya...), tapi kalau untuk kedepan sih saya anggap >>waktu, >>uang, serta pengertian keluarga yang tidak pernah mengeluh ketika hampir tiap >>malam (bahkan di hari libur...) kita analisa chart adalah sebuah investasi >>yang >>akan berguna jika saya kelak trading kembali dalam porsi dana yang lebih >>besar, >>hehehe.... Saya murni hanya ingin sharing dan ingin dapet feedback dari >>teman-teman dan senior semua, menurut teman-teman apakah langkah saya sudah >>tepat? Mengingat umur trading saya juga baru seumur jagung (baru juga 1 >>tahun, >>hehehe...) >> >> >> >> >>Salam Sukses 2011 dan TETAP SEMANGAT... !!, >>Dimas >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >
