lebih gampang jual "SDSB", tidak perlu edukasi lagi....saham ada hitungan, 
analisa, insider information dst-nya, buat kebanyakan orang itu jadi terlalu 
rumit... 

Financial success is a “matter of having the right habits”, Make sure that you 
have the right role models. Strive for rational behaviour, good habits, and 
proper temperament (Warren Buffet)
----- Original Message ----- 
From: [email protected] 
To: [email protected] 
Sent: Monday, February 14, 2011 12:24 PM
Subject: Re: Re[2]: [saham] Garuda's Affair


  
Ide yang aneh

Kl dilempar ke masyarakat sapa yg ngegoreng yah? Gimana harga bisa naik turun?

Jumlah saham juga fixed punya tidak bisa ditambah beda dengan barang yg bisa 
diproduksi terus..

Ide buat saham is a big NO

Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone


--------------------------------------------------------------------------------

From: lie cin <[email protected]> 
Sender: [email protected] 
Date: Mon, 14 Feb 2011 12:49:29 +0800 (SGT)
To: <[email protected]>
ReplyTo: [email protected] 
Subject: Re: Re[2]: [saham] Garuda's Affair


  

"SUSAH" sosialisasi dan pendataan...
gk kebayang amburadulnya..hehhehe






--------------------------------------------------------------------------------
From: panda <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Mon, February 14, 2011 9:22:30 AM
Subject: Re: Re[2]: [saham] Garuda's Affair

  
Idenya menarik ya, kalo boleh nambahin jangan pake vouher fisik ataupun fisik 
yang lain, sya rasa cukup dengan pembuatan kartu akses, masing2 orang 
dimudahkan membuat, lalu membayangkan kartu tsb bisa digunakan di machine kek 
atm, wow keren abis
Kalau pake fisik terlalu banyak hambatannya, pemalsuan lah, penipuanlah, wong 
uang aja bs dipalsuin

Sy rasa ide ini bisa berkembang suatu saat nanti karna makin merakyat, dan 
peluang utk broker eceranpun bisa terjadi, shg bisa menambah peluang kerja atau 
penghasilan, ujung2nya memajukan perekonomian

Kebayang mau jual saham via atm :p

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!


--------------------------------------------------------------------------------

From: "PH" <[email protected]> 
Sender: [email protected] 
Date: Sun, 13 Feb 2011 02:03:47 +0000
To: <[email protected]>
ReplyTo: [email protected] 
Subject: Re: Re[2]: [saham] Garuda's Affair


  
Kalau gitu jual nya jangan lot-an... Satuan aja :) 



Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!


--------------------------------------------------------------------------------

From: "Faried" <[email protected]> 
Sender: [email protected] 
Date: Sat, 12 Feb 2011 23:23:36 +0000
To: <[email protected]>
ReplyTo: [email protected] 
Subject: Re: Re[2]: [saham] Garuda's Affair


  
Om Oguds, waaaaaaaah menarik sekali ide nya untuk membumi kan saham ke 
masyarakat.... 

Menarik juga ya bisa beli saham eceran di kios2 pulsa, apalagi kalau jualan 
sahamnya bisa dibundling dg produk nya si emiten, sperti kalau beli ban 5buah 
dapat saham sekian lembar, dari pada dikasih payung/kaos..... jadi smua orang 
bisa berinvestasi dg membeli/menjual eceran sesuai dengan kemampuannya.

Idenya Om Oguds sepertinya hanya bercanda dan mimpi disiang bolong, tapi kalau 
dipikirkan dengan serius maka hasilnya akan membuat IDX kuat dengan pasar 
eceran nya, dan tidak gampang digoyang asing...

Smoga di grup ini ada yang bisa menindaklanjutinya ya.... 

Powered by Telkomsel BlackBerry®


--------------------------------------------------------------------------------

From: Oguds <[email protected]> 
Sender: [email protected] 
Date: Sun, 13 Feb 2011 02:21:35 +0700
To: [email protected]<[email protected]>
ReplyTo: [email protected] 
Subject: Re[2]: [saham] Garuda's Affair


  
Saturday, February 12, 2011, 10:25:32 PM, you wrote:

eyc> Kl investor retail kolaps ngimana? Ms kasihan?

Saya pikir Garuda bisa membuat terobosan ya. Misalnya, setiap
penjualan tiket, pembeli ditawari (atau dibebani) saham Garuda.
Minimal 10 lembar gitu, jadi Rp 7500. Tidak mahal toh. Di sini BEI
perlu punya mekanisme menjual saham model jadul, yaitu kertas. Mungkin
bentuknya seperti voucher pulsa, ada kode2 khusus buat validasi.

Eh iya, kenapa tidak saham dijual model voucher gitu ya? Rakyat
Indonesia besar, tapi daya belinya rendah dan sungkan yg ribet2.
Kenapa saham2 tidak dijual eceran begitu. Jualannya numpang di toko2
voucher pulsa (nanti dialognya gini: ada saham GIAA gak? harganya brp
skr?). Selain saham fisik, ada juga yg elektrik. Mudahlah diatur
mekanisme jual belinya, dengan komputerisasi dan kode2 validasi tadi.

Bila bentuk fisiknya bagus, misalnya pemain2 MU, boleh jadi mendorong
minat untuk koleksi. Spt pedagang K5 yg mangkal di depan SD, banyak
dijual kartu2 menarik itu, anak2 suka. Nah, ini berupa saham, yg punya
nilai investasi. Artinya mendidik mereka sejak kecil untuk investasi.
Bayangkan mereka beli MBTO di 475, 20th nanti harganya bisa 50rb.

So, sudah selayaknya Bapepam menggalakkan bisnis eceran saham.
Janganlah eksklusif, harus rekening aktiflah, saldonya harus besarlah,
belinya harus per-lot-lah, dst, menjauhkan pasar modal dari realitas.
Ingatlah efek bola salju, menggelinding dari kecil dan terus membesar.

-- 
Tertanda,
Oguds [960000031]







Kirim email ke