bro investasi tidak perlu berlebihan. investasi saham 20% dari seluruh kekayaan kita. happy
________________________________ Dari: "[email protected]" <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Sel, 14 Juni, 2011 17:01:44 Judul: Re: [saham] Re: Bila Terjadi Krisis "BILA" apa 2 arahnya sih? "BILA" hujan turun bawalah payung. Kalo hujan ngga turun ya udah..hanya saja jika benar hujan turun..bawalah payung. 2 arahnya dimana? :) Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone ________________________________ From: "Trader Newbie" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 14 Jun 2011 09:41:53 +0000 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [saham] Re: Bila Terjadi Krisis Dari postingan abang di bawah tentu saja. Saya belum sempat membaca postingan yang lain. Posisi abang yang saya tahu per Jumat dulu sudah cash. Pandangan abang tentang bursa saat ini menurut postingan tidak jelas, karena abang menggunakan kata "BILA". Abang mengirimkan kembali posting tersebut pada hari ini di saat bursa kita hijau. Ini yang saya maksud dengan dua arah :) Sent from my BlackBerry® smartphone ________________________________ From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 14 Jun 2011 16:29:52 +0700 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [saham] Re: Bila Terjadi Krisis Dua arahnya dimana ya? Sudah baca posting2 saya yg lainnya yg dengan jelas menyebutkan posisi saya dan pandangan saya tentang bursa saat ini? Tidak ada yg dua arah yang saya ingat. :) Abaikan omongan orang lain tentang saya, baca langsung saja apa yang saya tulis dan bukan dari orang lain tuliskan tentang saya karena rawan dibelokin artinya :) jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu 2011/6/14 Trader Newbie <[email protected]> > >Masalahnya Bang, tulisan ini mengindikasikan 2 arah. >Bila, jika.... > >Bagaimana perkiraan bang Irwan terhadap kondisi bursa kita dalam say 3-6 bulan >ke depan dari kacamata abang yang mudah dicerna oleh kita-kita yang awam tanpa >menggunakan kata bersayap BILA/JIKA.... > > > >Sent from my BlackBerry® smartphone ________________________________ >From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> >Sender: [email protected] >Date: Tue, 14 Jun 2011 15:52:27 +0700 >To: <[email protected]> >ReplyTo: [email protected] >Subject: [saham] Re: Bila Terjadi Krisis > > >Saya repost sajalah posting saya terdahulu agar lebih jelas. >Bagi yang belum paham arti kata "BILA", saya sedikit jelaskan ya, kata BILA >itu >artinya belum terjadi dan sifatnya lebih kepada pengkondisian. Tujuannya >untuk >memberikan gambaran seandainya hal tersebut beneran terjadi sehingga >diharapkan >sudah siap dan tahu medan tempur yang akan dihadapi. > >Agar repot memang menghadapi orang yang ngga hati2 dalam membaca dan >mengartikan, lalu mengartikan sendiri semaunya saja yang akhirnya malah >memberikan arti yang berbeda seolah2 saya mengatakan apa yang orang tersebut >tuliskan. Apesnya, pihak lain yang tidak mengikuti postingan dengan lengkap, >jadi percaya kalau saya mengatakan demikian. > >Begitulah nasib saya, ditambahin kerjaan yang ngga seharusnya saya lakuin >hanya >karena keteledoran beberapa pihak dalam membaca dan mengartikan tulisan akibat >emosinya duluan yang didahulukan, bukan nalarnya :) > >jabat erat, >Irwan Ariston Napitupulu > > >2011/6/13 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> > >Ini hanya untuk nambah pengetahuan saja ya. >> >>Bila terjadi krisis seperti tahun 2008 lalu, dan polanya mirip, maka >>dibutuhkan >>waktu sekitar 3-4 bulan harga saham bergerak turun dari puncaknya dengan >>besaran >>sekitar 50-75% (kecuali defensive stock yg biasanya turunnya bisa lebih >>kecil). >>Jadi bukan dalam 3-4 hari seperti perkiraan orang belakangan ini. >> >>Bila ekonomi AS mengalami double dips yaitu kondisi dimana masuk resesi >>(2008-2009) lalu recover sesaat (2009-2011) kemudian masuk lagi resesi, maka >>saya perkirakan indeks DOW bisa masuk ke level 8500-9000 kembali. >> >>Saat ini tidak ada yang tahu apakah AS akan masuk resesi lagi atau tidak, >>karenanya pintar2 sajalah mengatur porto dan aset yang ada. >> >>Berhatilah2 dengan rekomendasi2 buy yg menganggap ekonomi aman2 saja karena >>ketika anda terbuai dan terlena, lalu ekonomi benar2 mengarah ke negatif, >>aset >>anda akan tergerus cukup hebat. >> >>Juga berhati2lah dengan rekomendasi2 sell yg mengatakan ekonomi mau >>crash/resesi, karena ketika ternyata ekonomi tidak jadi masuk resesi, maka >>bisa >>jadi anda kehilangan peluang untung dari kenaikan harga saham. >> >>Semua pilihan ada ditangan anda masing2, sesuaikan dengan batasan resiko >>masing2. >>Punya poisisi atau tidak posisi, keduanya sama2 memiliki resikonya masing2 >>dengan sifat resiko yg tentunya berbeda. Yang satu kemungkinan >>kehilangan/tergerusnya aset tapi punya peluang naik asetnya, yang satunya >>lagi >>resiko asetnya tidak bertambah tapi juga tidak berkurang karena pegang cash. >>Yang mana lebih cocok toleransi resikonya, silakan anda pilih dengan >>bertanggung >>jawab atas pilihannya sendiri. >> >>Abaikan saja para cheerleader yg teriak2 buy or sell di milis atau pun >>lainnya, >>fokus dengan kemampuan sendiri dalam menganalisa situasi dan grafik yang ada. >>Tips untuk melihat grafik, lihatlah grafik seolah2 anda tidak punya posisi >>apapun, biasanya lihat grafiknya jadi lebih jernih. Bila masih belum bisa >>jernih >>karena ada posisi, print saja grafik tersebut, tanyakan ke tukang parkir atau >>pembantu anda di rumah, menurut matanya dia, grafiknya cenderung mau turun >>atau >>naik dalam 1-2 bulan ke depan. Agar mantap, tanyakan saja ke 5 orang yg awam >>bursa dan grafik. Biasanya, orang awam cenderung masih polos dan jernih lihat >>grafik ketimbang yg sudah tiap hari lihat grafik Kalau ke pembantu, coba >>saja >>nanyanya dengan bilang, kalau sendainya grafik ini adalah grafik harga cabe, >>kira2 harga cabenya mau naik atau turun :) >> >> >>jabat erat, >>Irwan Ariston Napitupulu >> > > >
