bukany sudah case closed,kok msh ada yg ngangkt thread ini..kcuali judul bru..
On Wed Jun 15th, 2011 12:57 PM EDT Faris wrote: >yang dikatakan ian ada benarnya, tapi saya tidak sependapat dengan dia, karena >dia mengajarkan cut loss, hal yang tidak pernah saya lakukan seumur hidup >saya.... ha..ha..ha.. tapi yah itu memang hak setiap orang termasuk ian. > > >--- On Wed, 15/6/11, Jefry <[email protected]> wrote: > >From: Jefry <[email protected]> >Subject: Re: [saham] Re: Bila Terjadi Krisis >To: "[email protected]" <[email protected]> >Cc: "[email protected]" <[email protected]> >Received: Wednesday, 15 June, 2011, 11:46 PM > > > > > > > > > > > > > > > > > > Hidup Bung Ian.... terbukti banyak pengikutnya. :p > >Sent from my iPad >On Jun 15, 2011, at 1:03, [email protected] wrote: > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > >Kalau analisa bearish/bull pakar saham saya pikir biasa saja.. Kalau menurut >saya yg dipermasalahkan oleh Herbert adalah Bung Ian "Ngajak" Cash 100%.. >(Walau tidak langsung).. Saya sendiri jujur kalau ngak posisi loss banyak >mungkin saja juga cutloss mengingat reputasi Bung Ian.. Seberapa besar >pengikut Bung Ian yg mau ikut Bung Ian cash 100% .. Sebesar itu juga dampak >terhadap penjualan di IHSG (turun/naik belum tentu)... Jadi kira2 seperti itu >dampak dari "cash 100%" Bung Ian.. >Apakah Bung Ian salah.. Ngak juga.. Cuma Bung Ian harus sadar Bung Ian banyak >pengikutnya.. Powered by Telkomsel BlackBerry®From: Irwan Ariston Napitupulu ><[email protected]> >Sender: [email protected] >Date: Wed, 15 Jun 2011 00:25:20 +0700To: <[email protected]>ReplyTo: >[email protected] >Subject: Re: [saham] Re: Bila Terjadi Krisis > > > > > > > > > Apakah bila Goldmand Sach memberikan analisa negatif/bearish terhadap > pasar modal Indonesia, maka pasar modal Indonesia akan tutup? > >Anda mengaku sudah 8 tahun di pasar modal. Silakan berikan faktanya ke saya >apakah pernah pasar modal di Indonesia langsung ambruk dan hancur hanya karena >komentar satu orang yang kasih prediksi bearish di media nasional. Anda >menggunakan kesimpulan yang berlebihan hanya untuk membenarkan melarang saya >mengatakan apa adanya ke publik. Seolah2 anda berpikiran mayoritas >investor/trader di bursa bergantung apa kata saya atau apa posisi saya. Begitu >rendahnya anda menilai kemampuan investasi mayoritas investor/trader di bursa >saham Indonesia. > > >Kalaupun kita berandai2 apa yang anda katakan benar, bahwa mayoritas mereka >akan 100% mengkopi posisi saya, lalu ramai2 jualan sehingga IHSG turun >drastis, tahu dari mana anda saya tidak akan keluarkan rekomendasi borong >saham ketika IHSG sudah turun berlebihan? Fakta menunjukkan bahwa saya telah >berkali2 di milis ini mengeluarkan rekomendasi borong saham ketika IHSG turun >drastis. Justru disaat orang ketakutan dan berpikiran negatif terhadap bursa, >saya maju dengan analisa2 prediksi saya dan dengan berani mengeluarkan analisa >BUY borong2 saham. Silakan dicek arsip milis ini ataupun arsip milis sebelah >(OB). > > >Dan ketika nantinya bila IHSG turun drastis seperti dugaan anda bila pelaku >pasar panik karena ucapan, saya maka tentunya mereka juga akan borong >saham/reksadana ketika saya mengatakan saatnya buy kembali karena sudah turun >kejauhan. Lalu, logikanya, dimana kehancuran pasar modal yang anda gaung2kan >tersebut. Justru bila IHSG betul2 turun karena banyak orang yg redeem dan jual >portonya, dan ternyata beneran krisis itu muncul dimulai dari AS dan diikuti >dengan Eropa, lalu menjalar ke Asia, sehingga banyak saham yang tumbang, >orang2 yang sudah jualan dan punya cash, jadi punya amunisi yang cukup untuk >menampung kembali barang obralan di bawah pada saat yg tepat. > > >Hal di atas dengan asumsi bila kondisi bearish yg berkepanjangan benar2 >terjadi. Akan banyak orang yg diuntungkan karena adanya early warning. Kalau >ternyata tidak terjadi, maka damage yg ditimbulkan cenderung kecil karena >analisa bearish diberikan saat IHSG berada dipuncak. > > >Saya tahu sekarang perbedaan anda dengan saya adalah saya sudah melihat tanda2 >awal kemungkinan terjadinya krisis ekonomi global (padahal ini sudah jadi >berita internasional belakangan ini, just in case anda terlewatkan), sementara >anda masih belum melihat hal tersebut. Perbedaan penglihatan ini jangan sampai >dijadikan dasar pembenaran anda untuk menghakimi saya. > > >Dari cara bicara anda, bisa saya simpulkan bahwa kalau mau crash, menurut anda >ngga perlu ada warning dulu, biarkan saja terjadi tanpa perlu ada early >warning. Atau bisa juga saya simpulkan kalau anda melihat tanda2 awalnya maka >anda baru bisa sepakat dengan saya tapi karena anda tidak melihat tanda2 awal >sejauh ini maka anda berkomentar negatif akan hal tersebut. Dengan kata lain, >anda sedang menaruh standar anda pribadi, kemampuan anda pribadi untuk >menjudge apa yang dilihat oleh orang lain yang mungkin anda belum bisa lihat. > > >Adakah saya menjudge analisa prediksi orang lain di milis ini yang >bertentangan dengan prediksi saya? Tidak ada. >Adakah saya menjudge analisa prediksi analis terkenal di televisi yang >bertentangan dengan saya? Tidak ada. > >Mengapa saya tidak berani menjudge mereka? Karena saya sadar, mereka bisa jadi >benar, dan saya salah. > >Anda berani menghakimi prediksi saya yang bersifat future. Bagaimana kalau >ternyata prediksi anda yang salah dan prediksi saya yang benar? Apakah anda >menutup kemungkinan akan hal tersebut hanya karena anda tidak melihat dan anda >begitu yakinnya dengan analisa anda sendiri sehingga anda berani dan yakinnya >menghakimi analisa prediksi pihak lain yang bertentangan dengan prediksi anda? > > >C'mon, anda mengaku sudah 8 tahun di dunia pasar modal. Tapi sikap anda tidak >menunjukkan anda sudah 8 tahun di dunia pasar modal. > >Belajar dari kasus 2008, bersikap konservatif itu tidak dosa. Urusan trading >saham tidak ada kaitannya dengan masalah nasionalisme walaupun dengan kata2 >selective buying dengan semangat untuk menjaga bursa. Sikap2 seperti ini bagi >saya adalah sikap2 yang tidak bijaksana karena urusan buy or hold terhadap >investasi di pasar modal dikait2kan dengan urusan nasionalisme. Sementara >kalau asing mau jualan, mereka jualan saja tanpa pikir panjang yang akhirnya, >pemain lokal jadi pahlawan kesiangan karena posisinya nyangkut di atas. Apa >anda ,au tutup mata terhadap kejadian2 masa lalu se[erti yg sudah saya >tunjukan/ceritakan sebelumnya? > > >Fakta menunjukkan ketika terjadi kasus 2008 lalu, saham2 blue chips yang >lapkeunya bagus pun pada rontok, turun antara 50-85% dari puncaknya pada >periode Juli-Oktober 2008. Ini fakta, dan bukan karangan saya. Tabelnya sudah >saya tunjukkan di MetroTV. Itu pun di akhir acara MetroTV saya mengatakan >bahwa kondisi makro Indonesia bila dilihat dari sisi inflasi, masih aman >terkendali dan saya tunjukan data inflasi Indonesia sampai dengan inflasi Mei >2011. Yang saya lakukan hanyalah memberikan early warning karena data makro US >(sudah juga saya tunjukkan datanya di MetroTV) dimana bila situasi memburuk >bukan tidak mungkin mengakibatkan krisis ekonomi lagi. Dan bila AS kembali >masuk ke kondisi krisis ekonomi lagi, maka cepat atau lambat dampaknya akan >dirasakan oleh Indonesia juga dan negara2 lainnya. Dan IHSG cepat atau lambat >akan terpuruk juga. > > >Belajarlah dari masa lalu. > >jabat erat, >Irwan Ariston Napitupulu > > >2011/6/14 dragonn_number_one <[email protected]> > >bang Ian yth, kelihatannya anda masih belum menyadari dampak kata2 anda, anda >masih dengan enteng nya bilang pasar modal tidak akan jatuh hanya dengan kata2 >anda.. tapi semua kata2 yg dimuat di koran2 ada dimuat komentar2 negatif anda >tentang ihsg, tentang reksadana, sampai masuk stasiun tv berskala nasional.. > > > > >anda bertanya saya tahu kasus 2008 ? aneh.. > > > >anda bilang sy orang baru di industri saham? sy sudah 8 thn di bidang saya, >bagi saya cukup. > > > >sekali lagi anda masih meremehkan dampak ucapan anda, saya tidak mau berdebat >lagi.. saya hanya dapat berdoa supaya anda sadar bahwa anda tidak memikirkan >dampak ucapan anda ke banyak org dalam industri ini.. > > > >bukannya saya bilang tidak akan terjadi crash, kalau harus crash ya crash lah, >jangan tidak ada apa2 tau2 dibikin seakan2 mau crash.. > > > >ini posting sy terakhir mengenai masalah ini, saya rasa sudah cukup. > > > >sekali lagi sampai saat ini pun sy respek pada milis ini yg telah mengijinkan >debat terbuka. > > > >salam, > >Herbert.S > > > >--- In [email protected], Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@...> >wrote: > >> > >> Pak Herbert, yang pertama saya perlu luruskan, saya tidak mengucapkan > >> sembarangan. Saya mengucapkan dengan serius bahwa saya 100% cash. Soal kasus > >> 2008 saya angkat, karena memang saya melihat ada indikasi awal market global > >> bergerak seperti kasus 2008. > >> > >> Pak Herbert, anda tahu kasus 2008? > >> Apakah terjadi dalam semalam? Apakah terjadi dalam seminggu? Berapa bulan > >> dibutuhkan indeks untuk turun dari puncaknya sampai bottomnya? > >> > >> Berapa banyak orang yang merugi karena kasus 2008? Berapa besar kerugian > >> mereka karena kasus 2008? Berapa besar harta yang habis karena kasus 2008? > >> > >> Apakah kasus 2008 membuat industri pasar modal jadi tutup dan tidak bisa > >> bangkit? > >> > >> Apakah saya harus berbohong ketika salah satu wartawan menghubungi saya hari > >> Jumat 3 Juni dan menyakan prediksi saya soal pergerakan indeks dan saham2 > >> yang diunggulkan seperti rutin dia tanyakan beberapa kali dalam seminggunya > >> dengan tidak mengatakan bahwa saya sudah 100% cash? > >> > >> Apakah saya berdiam diri dengan tidak membuat updating analisa prediksi > >> hanya karena prediksi sebelumnya yang mengatakan bullish saya ucapkan di > >> MetroTV, lalu setelah ada kejadian penting dua hari setelahnya di AS, maka > >> saya tutup mulut saja sampai suatu waktu dipanggil lagi di MetroTV yang > >> entah kapan waktunya tidak jelas itu? Bisa satu bulan lagi, dua bulan lagi, > >> atau bahkan lebih (catatan: sebelum akhir Mei, maka penampilan sebelumnya di > >> MetroTV adalah bulan Maret, alias sekitar 2,5 bulan jaraknya). > >> Apakah saya harus tetap berdiam diri walau tahu dan melihat market akan > >> mulai masuk masa bearish dan tetap kasih komentar bullish, padahal saya > >> sudah bearish? > >> Berapa banyak nanti orang yang terjebak di atas bila tidak saya update > >> analisa prediksinya? > >> > >> Apakah anda pikir rekomendasi bullish itu tidak membahayakan orang lain > >> ketika sebenarnya market sedang bearish dan IHSG berada di puncaknya pula? > >> Pikirkan dan renungkan, lebih bertanggung jawab mana mengatakan yang > >> sebenarnya walau itu pahit vs mengatakan yang tidak sebenarnya demi terlihat > >> baik? > >> > >> Semoga anda sadar bahwa rekomendasi bullish ataupun bearish itu memiliki > >> kelebihan dan kekurangannya masing2. > >> Menyebutkan bearish saat IHSG berada dipuncak lalu ternyata IHSG kemudian > >> naik, dampak negatifnya jauh lebih kecil bagi investor/trader ketimbang > >> memberikan rekomendasi bullish saat IHSG berada dipuncak lalu IHSG itu > >> melorot. > >> > >> > >> Sekarang, kalau kembali ke kasus 2008, di bulan apa anda akan mengatakan > >> anda bearish yg menurut anda waktu yang terbaik? > >> Januari? Pebruari? Maret? April? Atau malah September? Atau malah tidak > >> pernah sama sekali berani bicara bearish karena mungkin bagi anda kasih > >> prediksi bearish dan pegang 100% cash itu adalah hal yang tabu untuk > >> diucapkan ke umum? > >> > >> Dan jangan lupa, saya sebutkan 100% cash pertama kali adalah tanggal 3 Juni > >> 2011, saat IHSG berada di 3830-an atau didaerah puncaknya. Dimana normalnya > >> adalah orang profit menjual di level sekitar itu. Karena terakhir saya > >> mengajak borong2 saham dengan agresif adalah ketika IHSG meluncur ke 2511, > >> 25 Mei 2010. Saat itu low nya IHSG akhirnya hanya sampai 2502, dan rebound > >> terus. Dan saya bullish terus sejak bulan Mei 2010 itu sampai terakhir 3 > >> Juni 2011. > >> > >> Bisa dilihat dengan jelas, untuk trend jangka menengah panjang, saya bukan > >> tipe orang yg sembarangan membuat prediksi kalau saya belum berhitung dengan > >> baik. Bagi peserta pelatihan saham yang saya adakan di bulan April dan Mei > >> (Jakarta dan Surabaya), mereka tentu ingat bahwa saya mengatakan market saya > >> perkirakan akan terus rally dimana puncaknya mungkin sekitar Juni/Juli dan > >> juga saya memberikan warning terhadap kemungkinan ada koreksi lumayan di > >> bulan Juni atau Juli. Sementara di pelatihan Feb dan Maret, saya memberikan > >> outlook bahwa market kemungkinan akan rally mulai Maret sampai Juni/Juli. > >> > >> Warning terbatas ini saya berikan hanya dipelatihan April dan Mei, dan tidak > >> saya umumkan ke publik, karena memang saya menunggu sampai gerakan rally > >> terakhir untuk penghabisan sebelum datang saatnya koreksi. Sayangnya > >> perkiraan saya tinggal perkiraan, data ekonomi AS tanggal 1 Juni lalu muncul > >> mengejutkan saya dan terlebih lagi mengejutkan pelaku pasar disana sehingga > >> DOW anjlok lebih dari 270 poin dalam satu hari dan langsung menembus > >> supportnya tanpa ada perlawanan berarti. Tanggal 2 Juni, tidak ada technical > >> rebound yg biasanya wajar terjadi bila kondisi market normal pasca penurunan > >> tajam. Yang ada malah tanggal 2 Juni DOW jatuh lagi. Bagi seorang chartis, > >> ini sudah sinyal jelas bahwa ada sesuatu hal penting telah dan tengah > >> terjadi disana yang telah mempengaruhi pandangan pelaku pasar. Data makro > >> tanggal 1 Juni itulah yang saya jadikan patokan pelaku pasar melihat dua > >> data tersebut sebagai data yang sifatnya krusial. Akhirnya dengan berat hati > >> saya memutuskan untuk melikudasi semua posisi saya di tanggal 3 Juni, dan > >> juga meredeem semua reksadana saya di tanggal yang sama dengan pemikiran > >> mumpung harganya masih dipuncak. > >> > >> Anda mengkhawatirkan industri pasar modal hanya karena saya posisi cash > >> 100%? :) > >> Saya duga anda orang baru di pasar modal sehingga begitu khawatir akan > >> keberlangsungkan pasar modal Indonesia. > >> Sekedar informasi anda saja, industri pasar modal Indonesia itu sudah > >> berkali2 kena krisis dan tetap bisa survive. Krisis tahun 1998, bisa > >> survive. Krisis tahun 2008 tetap survive. Adalah terlalu berlebihan > >> memprediksikan pasar modal Indonesia hancur hanya karena omongan seorang > >> Irwan Ariston Napitupulu yang pegang 100% cash. Kalau anda orang lama di > >> pasar modal, tidak akan pernah berpikiran atau berucap seperti yang anda > >> sebutkan. > >> Apalagi saya tidak pernah mengatakan berhenti dari pasar modal karena memang > >> ketika marketnya sudah kondusif lagi, saya akan masuk lagi untuk investasi, > >> sementara untuk trading sudah saya katakan setiap saat saya bisa masuk > >> kembali. > >> > >> Sebagai penutup, silakan anda pikirkan dan renungkan berapa, berapa banyak > >> orang yang hancur dan merugi akibat kasus 2008 karena telat menyadari bahaya > >> yang sedang terjadi? > >> Berapa banyak yang harta bendanya ludes, padahal dia mengumpulkannya > >> bertahun2 dengan susah payah? > >> Dan anda malah berkomentar untuk meminta saya memikirkan dampak terhadap > >> orang seperti anda yang bekerja dipasar modal yang dari sejarah tidak ada > >> buktinya pasar modal hancur hanya karena ucapan seseorang, sementara anda > >> mengabaikan kerugian yang jauh lebih besar yang mungkin akan dialami oleh > >> banyak pihak lainnya bila ternyata peristiwa seperti 2008 terulang kembali > >> dan mereka tidak menyadari hal tersebut karena tidak ada yang berani kasih > >> warning lebih awal. > >> > >> Silakan dipikirkan dan direnungkan hal tersebut di atas agar anda lebih > >> terbuka melihat permasalahan dengan lebih baik lagi dan tidak sembarangan > >> mengambil kesimpulan akan sesuatu hanya karena melihat dari satu sisi saja > >> dan mengabaikan sisi lainnya. > >> > >> > >> jabat erat, > >> Irwan Ariston Napitupulu > >> > >> 2011/6/14 dragonn_number_one <b.oshkosh@...> > >> > >> > Bang Ian yth, saya menanggapi anggota milis saya apa salah? Asal tahu saja > >> > perkataan anda tidak dapat diucapkan sembarangan seperti itu, anda bilang > >> > 100 % cash dan mengungkit2 dampak 2008, itu apa maksudnya sebenarnya? lalu > >> > anda bilang bahwa anda menarik seluruh reksadana anda? saya menahan diri > >> > mengenai ini sampai ada anggota milis yang bertanya mengenai hal ini. > >> > > >> > apakah anda tidak terpikirkan bagaimana komentar anda tersebut bagi > >> > industri ini ? mungkin anda memang tidak bekerja di bidang tersebut, namun > >> > cobalah lebih arif dalam berucap.. bagaimana teman2 kita yang bekerja di > >> > industri ini termasuk saya, apakah pernah anda pikirkan dampak ucapan anda > >> > tersebut ? > >> > > >> > kalau orang lain yang mengucapkan mungkin tidak terlalu berpengaruh, tapi > >> > seorang Irwan Ariston ? ucapan anda bisa diikuti dengan kepanikan di > >> > industri ini. > >> > > >> > saya menghargai anda yang bertekad mengembangkan kebebasan berbicara,karena > >> > itu saya menaruh respek pada anda.. namun cobalah lebih bijak memandang > >> > lebih jauh dampak hasil dari perkataan anda.. > >> > > >> > salam, > >> > Herbert Santoso > >> > > >> > > >> > > >> > > >> > > >> > --- In [email protected], "Agus Surya" <agu5trader@> wrote: > >> > > > >> > > Padahal saya respek jg dgn pak herbert nih.. :) > >> > > > >> > > Ya udh, saya yakin semua org bisa khilaf dan bang ian org nya pemaaf. > >> > > > >> > > Next, lisan dan tulisan harus dijaga dgn baik krn itu adalah cerminan > >> > diri kita msg2.. :) > >> > > > >> > > > >> > > > >> > > Salam > >> > > > >> > > -----Original Message----- > >> > > From: "dragonn_number_one" <b.oshkosh@> > >> > > Sender: [email protected] > >> > > Date: Tue, 14 Jun 2011 13:33:09 > >> > > To: <[email protected]> > >> > > Reply-To: [email protected] > >> > > Subject: [saham] Re: Bila Terjadi Krisis > >> > > > >> > > dalam hal ini, saya memberi tanggapan kepada anggota milis saya, sengaja > >> > tidak di milis ini karena saya menghormati bang Ian, walaupun saya juga >> > dulu > >> > sering dikompori sebagai "pump and dump" ketika menyarankan saham kaef dan > >> > asgr, saya tidak menaruh dendam sedikitpun, malahan org2 tersebut menjadi > >> > teman2 saya saat ini., sekali lagi harap dipahami supaya masalah tidak > >> > menjadi keruh .. :) > >> > > > >> > > salam cuan, > >> > > herbert.s > >> > > > >> > > > >> > > --- In [email protected], "Agus Surya" <agu5trader@> wrote: > >> > > > > >> > > > Wah.. Ckckck.. > >> > > > > >> > > > > >> > > > > >> > > > Salam > >> > > > > >> > > > -----Original Message----- > >> > > > From: Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@> > >> > > > Sender: [email protected] > >> > > > Date: Tue, 14 Jun 2011 17:03:19 > >> > > > To: <[email protected]> > >> > > > Reply-To: [email protected] > >> > > > Subject: Re: [saham] Re: Bila Terjadi Krisis > >> > > > > >> > > > Saya bukan anda, Pak Herbert. > >> > > > Saya tidak pernah akan menggunakan kata2 "akan crash" atau "tidak akan > >> > > > crash" karena kata2 seperti itu sifatnya memastikan sesuatu. > >> > > > > >> > > > Di dalam membuat tulisan prediksi, saya tidak merasa harus meyakinkan > >> > orang > >> > > > lain atas tulisan saya dan saya tidak juga berniat mempengaruhi orang > >> > lain > >> > > > atas tulisan saya agar melakukan seperti yang saya tuliskan. Saya bukan > >> > tipe > >> > > > orang seperti itu. Saya hanya kasih "contekan" tentang posisi saya > >> > saja. Mau > >> > > > ikut silakan, tidak juga tidak masalah. Saya bukan tipe orang yang > >> > ingin > >> > > > mempengaruhi keputusan investasi orang lain. > >> > > > > >> > > > Itu sebabnya, saya hanya menulis apa adanya dengan porsi yang tepat, > >> > tidak > >> > > > dilebih2kan apalagi memastikan sesuatu yang belum pasti hanya demi > >> > > > meyakinkan orang lain. Saya bukan tipe seperti itu, Pak Herbert. Saya > >> > punya > >> > > > keyakinan tersendiri akan analisa saya sendiri sehingga tidak perlu > >> > > > menggunakan kosa kata berlebihan dalam membuat analisa. > >> > > > > >> > > > Bagi orang yang ngga begitu yakin dengan analisanya sendiri, biasanya > >> > suka > >> > > > membuat tulisan2 yg sifatnya mencoba mempengaruhi orang lain dengan > >> > > > menggunakan kata2 bombastis bahkan memastikan sesuatu yang bersifat > >> > future > >> > > > seolah2 pasti akan terjadi. > >> > > > > >> > > > Semoga bisa dipahami dan dimaklumi perbedaan yang ada antara saya > >> > dengan Pak > >> > > > Herbert. > >> > > > Sedikit catatan tambahan saja, lebih baik kalau mau bicarakan atau > >> > > > mengomentari tentang saya, lakukan saja secara terbuka di milis ini, > >> > tidak > >> > > > usah di milis Pak Herbert, karena saya tidak terdaftar di milis > >> > tersebut. > >> > > > Ada beberapa orang yang memforwardkan tulisan Pak Herbert dan Pak Oguds > >> > yang > >> > > > mengomentari tentang saya di mils anda ke japri saya. > >> > > > > >> > > > Saya percaya hal itu dilakukan karena khilaf semata. Sebaiknya tidak > >> > > > diteruskan karena akan merusak nama anda sendiri mengingat anda masih > >> > bisa > >> > > > menulis bebas di milis ini dan tidak sedang dimoderasi. Tidak baik > >> > > > membicarakan orang lain, apalagi hal negatif, sementara anda bisa > >> > langsung > >> > > > bicara dengan bebas dengan orang tersebut. Semoga bisa dipahami ya. > >> > > > > >> > > > jabat erat, > >> > > > Irwan Ariston Napitupulu > >> > > > > >> > > > 2011/6/14 dragonn_number_one <b.oshkosh@> > >> > > > > >> > > > > bukan bang , jangan salah mengartikan , jelas tidak ada yang bisa > >> > > > > memastikan, hanya memprediksi dan selalu ditambahi embel2 disclaimer > >> > alias > >> > > > > sangat bisa untuk salah.. > >> > > > > > >> > > > > maksud nya ialah supaya gampang dibaca para2 newbie kita :) > >> > > > > > >> > > > > mohon maaf, tidak ada maksud menyinggung..diakhiri saja tulisan ini.. > >> > > > > > >> > > > > salam cuan, > >> > > > > herbert.s > >> > > > > > >> > > > > > >> > > > > > >> > > > > --- In [email protected], Irwan Ariston Napitupulu > >> > <irwanariston@> > >> > > > > wrote: > >> > > > > > > >> > > > > > Hanya malaikat yang bisa memastikan kejadian di masa mendatang. > >> > > > > > > >> > > > > > Maaf, saya hanyalah seorang chartist, bukan malaikat. Kalau Pak > >> > Herbert > >> > > > > > sudah jadi malaikat, silakan saja memastikan masa depan seperti > >> > > > > mennyatakan > >> > > > > > akan crash atau tidak akan crash. > >> > > > > > > >> > > > > > Itu sebabnya, saya tidak pernah mau menghakimi prediksi orang lain > >> > > > > sebagai > >> > > > > > benar atau salah sebelum batas waktu target perkiraan yang dia buat > >> > > > > > terlewati. Hanya orang2 sombong diri saja yang berani menghakimi > >> > prediksi > >> > > > > > orang lain dengan memastikan sesuatu yg besifat future itu benar > >> > atau > >> > > > > > salahnya. Merasa dirinya tahu pasti apa yang akan terjadi di masa > >> > > > > mendatang. > >> > > > > > > >> > > > > > > >> > > > > > jabat erat, > >> > > > > > Irwan Ariston Napitupulu > >> > > > > > > >> > > > > > > >> > > > > > 2011/6/14 dragonn_number_one <b.oshkosh@> > >> > > > > > > >> > > > > > > kalau boleh sy berpendapat , bagaimana jika kata2 yang digunakan > >> > adalah > >> > > > > > > kata2 yang mudah dimengerti misalnya , "akan crash" atau "tidak > >> > akan > >> > > > > crash" > >> > > > > > > . jadi tidak akan ada yang salah mengartikannya :) > >> > > > > > > > >> > > > > > > tapi tentu saja ini hak beliau, karena tidak ada kewajiban bagi > >> > bang > >> > > > > Ian > >> > > > > > > untuk begitu.. dicuekin aja bang tulisan sy ini kalau tidak > >> > berkenan > >> > > > > ..:) > >> > > > > > > > >> > > > > > > salam cuan, > >> > > > > > > herbert.s > >> > > > > > > > >> > > > > > > > >> > > > > > > > >> > > > > > > --- In [email protected], "Trader Newbie" <trader_newbie@> > >> > wrote: > >> > > > > > > > > >> > > > > > > > Masalahnya Bang, tulisan ini mengindikasikan 2 arah. > >> > > > > > > > Bila, jika.... > >> > > > > > > > > >> > > > > > > > Bagaimana perkiraan bang Irwan terhadap kondisi bursa kita > >> > dalam say > >> > > > > 3-6 > >> > > > > > > bulan ke depan dari kacamata abang yang mudah dicerna oleh > >> > kita-kita > >> > > > > yang > >> > > > > > > awam tanpa menggunakan kata bersayap BILA/JIKA.... > >> > > > > > > > > >> > > > > > > > > >> > > > > > > > Sent from my BlackBerry® smartphone > >> > > > > > > > > >> > > > > > > > -----Original Message----- > >> > > > > > > > From: Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@> > >> > > > > > > > Sender: [email protected] > >> > > > > > > > Date: Tue, 14 Jun 2011 15:52:27 > >> > > > > > > > To: <[email protected]> > >> > > > > > > > Reply-To: [email protected] > >> > > > > > > > Subject: [saham] Re: Bila Terjadi Krisis > >> > > > > > > > > >> > > > > > > > Saya repost sajalah posting saya terdahulu agar lebih jelas. > >> > > > > > > > Bagi yang belum paham arti kata "BILA", saya sedikit jelaskan > >> > ya, > >> > > > > kata > >> > > > > > > BILA > >> > > > > > > > itu artinya belum terjadi dan sifatnya lebih kepada > >> > pengkondisian. > >> > > > > > > > Tujuannya untuk memberikan gambaran seandainya hal tersebut > >> > beneran > >> > > > > > > terjadi > >> > > > > > > > sehingga diharapkan sudah siap dan tahu medan tempur yang akan > >> > > > > dihadapi. > >> > > > > > > > > >> > > > > > > > Agar repot memang menghadapi orang yang ngga hati2 dalam > >> > membaca dan > >> > > > > > > > mengartikan, lalu mengartikan sendiri semaunya saja yang > >> > akhirnya > >> > > > > malah > >> > > > > > > > memberikan arti yang berbeda seolah2 saya mengatakan apa yang > >> > orang > >> > > > > > > tersebut > >> > > > > > > > tuliskan. Apesnya, pihak lain yang tidak mengikuti postingan > >> > dengan > >> > > > > > > lengkap, > >> > > > > > > > jadi percaya kalau saya mengatakan demikian. > >> > > > > > > > > >> > > > > > > > Begitulah nasib saya, ditambahin kerjaan yang ngga seharusnya > >> > saya > >> > > > > lakuin > >> > > > > > > > hanya karena keteledoran beberapa pihak dalam membaca dan > >> > mengartikan > >> > > > > > > > tulisan akibat emosinya duluan yang didahulukan, bukan nalarnya > >> > :) > >> > > > > > > > > >> > > > > > > > jabat erat, > >> > > > > > > > Irwan Ariston Napitupulu > >> > > > > > > > > >> > > > > > > > 2011/6/13 Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@> > >> > > > > > > > > >> > > > > > > > > Ini hanya untuk nambah pengetahuan saja ya. > >> > > > > > > > > > >> > > > > > > > > Bila terjadi krisis seperti tahun 2008 lalu, dan polanya > >> > mirip, > >> > > > > maka > >> > > > > > > > > dibutuhkan waktu sekitar 3-4 bulan harga saham bergerak turun > >> > dari > >> > > > > > > puncaknya > >> > > > > > > > > dengan besaran sekitar 50-75% (kecuali defensive stock yg > >> > biasanya > >> > > > > > > turunnya > >> > > > > > > > > bisa lebih kecil). Jadi bukan dalam 3-4 hari seperti > >> > perkiraan > >> > > > > orang > >> > > > > > > > > belakangan ini. > >> > > > > > > > > > >> > > > > > > > > Bila ekonomi AS mengalami double dips yaitu kondisi dimana > >> > masuk > >> > > > > resesi > >> > > > > > > > > (2008-2009) lalu recover sesaat (2009-2011) kemudian masuk > >> > lagi > >> > > > > resesi, > >> > > > > > > maka > >> > > > > > > > > saya perkirakan indeks DOW bisa masuk ke level 8500-9000 > >> > kembali. > >> > > > > > > > > > >> > > > > > > > > Saat ini tidak ada yang tahu apakah AS akan masuk resesi lagi > >> > atau > >> > > > > > > tidak, > >> > > > > > > > > karenanya pintar2 sajalah mengatur porto dan aset yang ada. > >> > > > > > > > > > >> > > > > > > > > Berhatilah2 dengan rekomendasi2 buy yg menganggap ekonomi > >> > aman2 > >> > > > > saja > >> > > > > > > karena > >> > > > > > > > > ketika anda terbuai dan terlena, lalu ekonomi benar2 mengarah > >> > ke > >> > > > > > > negatif, > >> > > > > > > > > aset anda akan tergerus cukup hebat. > >> > > > > > > > > > >> > > > > > > > > Juga berhati2lah dengan rekomendasi2 sell yg mengatakan > >> > ekonomi mau > >> > > > > > > > > crash/resesi, karena ketika ternyata ekonomi tidak jadi masuk > >> > > > > resesi, > >> > > > > > > maka > >> > > > > > > > > bisa jadi anda kehilangan peluang untung dari kenaikan harga > >> > saham. > >> > > > > > > > > > >> > > > > > > > > Semua pilihan ada ditangan anda masing2, sesuaikan dengan > >> > batasan > >> > > > > > > resiko > >> > > > > > > > > masing2. > >> > > > > > > > > Punya poisisi atau tidak posisi, keduanya sama2 memiliki > >> > resikonya > >> > > > > > > masing2 > >> > > > > > > > > dengan sifat resiko yg tentunya berbeda. Yang satu > >> > kemungkinan > >> > > > > > > > > kehilangan/tergerusnya aset tapi punya peluang naik asetnya, > >> > yang > >> > > > > > > satunya > >> > > > > > > > > lagi resiko asetnya tidak bertambah tapi juga tidak berkurang > >> > > > > karena > >> > > > > > > pegang > >> > > > > > > > > cash. Yang mana lebih cocok toleransi resikonya, silakan anda > >> > pilih > >> > > > > > > dengan > >> > > > > > > > > bertanggung jawab atas pilihannya sendiri. > >> > > > > > > > > > >> > > > > > > > > Abaikan saja para cheerleader yg teriak2 buy or sell di milis > >> > atau > >> > > > > pun > >> > > > > > > > > lainnya, fokus dengan kemampuan sendiri dalam menganalisa > >> > situasi > >> > > > > dan > >> > > > > > > grafik > >> > > > > > > > > yang ada. > >> > > > > > > > > Tips untuk melihat grafik, lihatlah grafik seolah2 anda tidak > >> > punya > >> > > > > > > posisi > >> > > > > > > > > apapun, biasanya lihat grafiknya jadi lebih jernih. Bila > >> > masih > >> > > > > belum > >> > > > > > > bisa > >> > > > > > > > > jernih karena ada posisi, print saja grafik tersebut, > >> > tanyakan ke > >> > > > > > > tukang > >> > > > > > > > > parkir atau pembantu anda di rumah, menurut matanya dia, > >> > grafiknya > >> > > > > > > cenderung > >> > > > > > > > > mau turun atau naik dalam 1-2 bulan ke depan. Agar mantap, > >> > tanyakan > >> > > > > > > saja ke > >> > > > > > > > > 5 orang yg awam bursa dan grafik. Biasanya, orang awam > >> > cenderung > >> > > > > masih > >> > > > > > > polos > >> > > > > > > > > dan jernih lihat grafik ketimbang yg sudah tiap hari lihat > >> > grafik > >> > > > > > > Kalau ke > >> > > > > > > > > pembantu, coba saja nanyanya dengan bilang, kalau sendainya > >> > grafik > >> > > > > ini > >> > > > > > > > > adalah grafik harga cabe, kira2 harga cabenya mau naik atau > >> > turun > >> > > > > :) > >> > > > > > > > > > >> > > > > > > > > > >> > > > > > > > > jabat erat, > >> > > > > > > > > Irwan Ariston Napitupulu > >> > > > > > > > > > >> > > > > > > > > >> > > > > > > > >> > > > > > > > >> > > > > > > > >> > > > > > > > >> > > > > > > ------------------------------------ > >> > > > > > > > >> > > > > > > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar > >> > > > > saham. > >> > > > > > > > >> > > > > > > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN > >> > BUKAN > >> > > > > ADMIN > >> > > > > > > MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI > >> > ATAU > >> > > > > MENJUAL > >> > > > > > > EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK > >> > PEMILIK > >> > > > > > > INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. > >> > > > > > > > >> > > > > > > [email protected] untuk berhenti dari milis > >> > saham > >> > > > > > > [email protected] untuk bergabung ke milis saham > >> > > > > > > Yahoo! Groups Links > >> > > > > > > > >> > > > > > > > >> > > > > > > > >> > > > > > > > >> > > > > > > >> > > > > > >> > > > > > >> > > > > > >> > > > > > >> > > > > ------------------------------------ > >> > > > > > >> > > > > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar > >> > saham. > >> > > > > > >> > > > > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN > >> > ADMIN > >> > > > > MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU > >> > MENJUAL > >> > > > > EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK > >> > > > > INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. > >> > > > > > >> > > > > [email protected] untuk berhenti dari milis saham > >> > > > > [email protected] untuk bergabung ke milis saham > >> > > > > Yahoo! Groups Links > >> > > > > > >> > > > > > >> > > > > > >> > > > > > >> > > > > >> > > > >> > > >> > > >> > > >> > > >> > ------------------------------------ > >> > > >> > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. > >> > > >> > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN > >> > MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL > >> > EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK > >> > INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. > >> > > >> > [email protected] untuk berhenti dari milis saham > >> > [email protected] untuk bergabung ke milis saham > >> > Yahoo! Groups Links > >> > > >> > > >> > > >> > > >> > > > > > > > > > >------------------------------------ > > > >Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. > > > >SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN >MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL >EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK >INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. > > > > >[email protected] untuk berhenti dari milis saham > >[email protected] untuk bergabung ke milis saham > >Yahoo! Groups Links > > > > http://groups.yahoo.com/group/saham/ > > > > Individual Email | Traditional > > > > http://groups.yahoo.com/group/saham/join > > (Yahoo! ID required) > > > > [email protected] > > [email protected] > > > > [email protected] > > > > http://docs.yahoo.com/info/terms/ > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
