Bisa jadi, tapi kalau saling tuduh jadinya ndak bagus juga bro Buat temen2 pernah terpikir terbalik tidak? Jika memang dianggap kita harus memajukan indeks dengan rasa nasionalisme yang tidak pada tempatnya, lalu bang ian kasih rekomendasi bull, stock 100persen, tiba2 crash karena faktor luar, apa yang terjadi?? Monggo dipikirkan
Jadi serba salah ya, mau rekomen apa juga salah, kasus diatas malah bisa dikejar2 orangnya :p hehehehe Itulah makanya semua berpulang ke diri kita aja lah, toh seperti yang sering dibilang hasilnya dinikmati atau ditangisi ya oleh kita sendiri, lalu apa hub nya dengan nasionalisme??? Sy cuma bermaksud utk menengahi semua dan tidak membesar2kan hal ini kembali, mohon maaf jika ada yang tersakiti dalam posting saya Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Thu, 16 Jun 2011 02:48:34 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Re: Bila Terjadi Krisis Tuh... Ada yg mangkel mau ngajak retail nyangkut diatas nggak berhasil ,, marah sama bang Ian. Blue Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "panda" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 16 Jun 2011 02:49:52 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Re: Bila Terjadi Krisis Sy bingung dgn thread ini makin lama, seandainya memang bang ian banyak pengikutnya dan mengajak yg lain (seandainya) toh masalahnya dimana? Bukannya dlm trading kondisi bearish memang harus keluar kalau mau slamat, bukannya malah kita harus berterima kasih? Ikutan selamat? Kalau dihubungkan dengan nasionalisme itu salah besar! Kenapa pada saat beliau ngasih sesuatu yang positif buat borong saham shgga banyak yang ikutan tidak dibahas? Dalam trading harusnya sama sekali ga ada hub ma nasionalisme, benar2 pemikiran yang aneh, coba bisa ditempatkan yang benar Kalau memang ada yang kurang setuju dengan bang ian ya monggo, ga juga ada masalah, lebih elok kalo malah bisa meng counter dengan analisa yang baik, ini baru perdebatan yang sehat Sy tidak habis pikir, tidak mau membela siapapun hanya saja jangan berpikir terlalu sempit karena masih punya posisi dan ketakutan Posisi CL bukan hal yang aneh didunia trading kecuali benar2 baru terjun, dan CL bukan akhir segala2nya kok, bisa tampung diharga lebih murah malah Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: Elyana DC <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 16 Jun 2011 10:32:21 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Re: Bila Terjadi Krisis Pada waktu kita masuk ke Pasar modal, Kita harus sadar : 1. Belajar dulu sebelum trading / invest langsung ( bisa menggunakan virtual trading ). 2. Didalam money game tidak ada yg bisa dipercayai, percaya pada kemampuan diri sendiri. 3. di dunia maya tidak ada yg bisa dipastikan, asli atau palsu juga bisa dipalsukan. 4. Setiap analisa yg dibuat di milis2 saham maupun keluaran analis sekuritas selalu ada kata sakti di bawahnya yg intinya " Analis tidak bertanggungjawab atas hasil analisanya". Sekarang sudah tidak di tulis lagi karena sudah menjadi rahasia umum & dengan pandangan yg masuk ke bursa saham harusnya sudah siap & mengerti aturan tsb. Kalau belum mengerti, belajar dulu. Jadi, percayalah pada diri sendiri, setiap analis ngomong apa2 jangan di telan bulat2, tapi cek & ricek ke chart / Fair Value / Trading Plan / Analis lainnya. IMHO 2011/6/15 <[email protected]> Kalau analisa bearish/bull pakar saham saya pikir biasa saja.. Kalau menurut saya yg dipermasalahkan oleh Herbert adalah Bung Ian "Ngajak" Cash 100%.. (Walau tidak langsung).. Saya sendiri jujur kalau ngak posisi loss banyak mungkin saja juga cutloss mengingat reputasi Bung Ian.. Seberapa besar pengikut Bung Ian yg mau ikut Bung Ian cash 100% .. Sebesar itu juga dampak terhadap penjualan di IHSG (turun/naik belum tentu)... Jadi kira2 seperti itu dampak dari "cash 100%" Bung Ian.. Apakah Bung Ian salah.. Ngak juga.. Cuma Bung Ian harus sadar Bung Ian banyak pengikutnya.. Powered by Telkomsel BlackBerry®
