Link: http://www.detiknews.com/read/2011/08/26/151302/1711997/10/aulia-pasien-pertama-cangkok-hati-di-rcsm-menanti-uluran-tangan
Jumat, 26/08/2011 15:13 WIB Aulia, Pasien Pertama Cangkok Hati di RCSM Menanti Uluran Tangan Lia Harahap : detikNews detikcom - Jakarta, Muhammad Aulia Apriansyah (7), pengidap sirosis autoimun sejak 5 tahun itu, tetap berusaha ceria. Mata bocah TK berbinar, memancarkan harapan hidup tinggi yang membuat orangtuanya bersemangat mencari kesembuhan baginya. Termasuk dengan melakukan cangkok hati dari sang ayah. Cerita pilu ini dikisahkan ibunda Aulia, Trianing, kepada detikcom, Jumat (26/8/2011). Trianing menceritakan, anak keduanya ini didiagnosa oleh seorang dokter di RSCM mengidap penyakit sirosis autoimun sekitar akhir tahun 2010 lalu. Menurut sang dokter, sirosis autoimun adalah penyakit di mana kekebalan seseorang alergi terhadap organ tubuhnya sendiri. "Aulia pada umur 2 tahun, dokter di rumah sakit dekat tempat tinggal kita, menyatakan, Aulia mengidap penyakit anemia, hemoglobinnya drop, sehingga disarankan untuk transfusi darah. Lebih kurang saat itu menghabiskan satu setengah kantong darah yang kita beli lewat PMI. Nah di kantong kedua itu, saat darah baru masuk seperempat ke dalam tubuh, tiba-tiba saja perut Aulia membengkak," cerita Trianing. Sontak kondisi Aulia mengagetkan ibu rumah tangga ini. Merasa tidak bisa menangani Aulia, pihak rumah sakit lantas merujuk Aulia ke RSPAD Gatot Soebroto. Aulia divonis terkena hepatitis kronis aktif. "Setelah divonis itu, untuk mendapatkan pengobatan lanjutan, kemudian kita dirujuk ke RSCM dan oleh dokter RSCM-lah dia didiagnosa sirosis autoimun sehingga harus melakukan transplantasi hati," bebernya. Cangkok hati itu dilakukan atas kerjasama Fakultas Kedokteran UI dan tim dari Zheijang University School of Medicine Huangzhou China yang dipimpin oleh Prof Shu-Sen-Zheng berlangsung sukses pada 15 Desember 2010. Aulia merupakan pasien cangkok hati pertama di RSCM, bersama Akhmad Mukri (44). China diajak kerjasama karena negeri itu merupakan pusat transplantasi hati di dunia. Namun, ternyata penderitaan Aulia belum berhenti sampai di situ. 6 Bulan pasca operasi, tiba-tiba saja perut Aulia kembali membesar, yang membuat dia harus dirawat kembali di RSCM sejak Juli 2011. Trianing kembali berkonsultasi dengan dokter yang menangani Aulia dahulu. Hasilnya mengatakan, terjadi penyumbatan pembuluh vena porta di hati Aulia. Agar keadaan kembali normal, mau tidak mau Aulia harus kembali menjalani operasi. Namun, atas permintaan tim dari Zheijang University, operasi itu harus dilakukan di China. Trianing mengaku bingung dengan kondisinya kali ini. Meski dikabarkan anaknya akan mendapatkan pengobatan gratis, namun dia harus menyediakan uang untuk biaya hidupnya selama di China. "Katanya kita cuma disuruh siapin dana untuk buat paspor dan visa, serta untuk biaya makan di sana. Kata dokternya, kira-kira sehari menghabiskan Rp 200-300 ribu. Dan sejak pengobatan sampai penyembuhan butuh waktu lebih kurang 3-5 minggu. Bayangkan saja berapa banyak dana yang harus saya siapkan," ucapnya lirih. Ayah Aulia hanyalah anggota TNI dari AL. Dengan gaji sang suami, Trianing mengaku tidak memiliki biaya yang cukup untuk terbang ke China. "Yah gajinya seberapa, sementara rencananya kita harus berangkat tanggal 13 September," jelasnya. Dengan kondisi ini, Trianing berharap ada donatur yang bermurah hati membantu pengobatan Aulia. Karena menurutnya, untuk sekali kontrol saja, dia harus merogoh kocek hingga Rp 1,7 juta. "Saya harap ada donatur yang mau membantu demi kesembuhan Aulia," harapnya. Kondisi Aulia sampai saat ini terus menurun. Untungnya dia tetap ceria dan senang mengajak ibunya bercanda. "Hasil laboratorium, darahnya meningkat dua ka lipat dari sebelumnya. Semakin memburuk dan perutnya membesar karena banyak cairan lagi. Tapi Alhamdulillah dia tetap ceria, dan itu membuat saya semangat," tandasnya. Aulia kini dirawat di RSCM kamar BCH kamar 8. Bagi yang ingin menyalurkan bantuan dapat menghubungi orang tua Aulia di nomor 081-221-645719 Powered by Telkomsel BlackBerry® ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
