Pernyataan nyeleneh itu seperti:
1 + 1 = 5.

Lalu kalau ada yg mencoba mengkoreksinya bahwa tidak benar 1 + 1 = 5
melainkan 1 + 1 = 2, bukan berarti orang yg mengkoreksi tsb membenarkan
pernyataan nyeleneh 1 + 1 = 5.

Untuk hal yg sederhana ini pun anda masih bingung membedakan antara
mengkoreksi vs membenarkan.

Alinea terakhir yg anda tuliskan di bawah soal prediksi, semakin
menunjukkan anda tidak paham TA. :)

Saya rasa pembahasan spt ini sudah kepanjangan, ngga perlu dilanjutkan lagi
ya kalau hanya berputar 2 disitu saja.
Lebih bermanfaat bahas saham ketimbang bahas yg beginian bertele2 pula,
macam orang yg ngga ada kerjaan saja bahas beginian panjang lebar :)


jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu


2011/12/23 Gun Mastercuan <[email protected]>

>
>
> kalau pernyataan saya nyeleneh dan di tanggapi...artinya pernyataan gw
> bener TA gak efektif...hahaha...kalo analisa TA bener...ya itu karena
> bandarnya...bukan TA itu sendiri...
>
> ada yg prediksi pakai TA,saham A TP 495 (hampir 1 bln yg lalu)...ditanya
> sampai brp lama bisa sampai hrg tsb...jawaban mengambang alias gak berani
> jwb...artinya itu sama saja spekulasi...dan sampai skrng hrg tersebur gak
> tercapai....jd apa gunanya kl cuma menjerumuskan.
>
>
> --- On *Fri, 12/23/11, Irwan Ariston Napitupulu 
> <[email protected]>*wrote:
>
>
> From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
> Subject: Re: [saham] Saat Trading Yang Paling Enak
> To: [email protected]
> Date: Friday, December 23, 2011, 2:13 AM
>
>
>
> Mulailah dari diri sendiri menghargai orang lain. Jangan maunya diri
> sendiri minta dihargai, tapi ngga bisa menghargai orang lain.
> Pernyataan awal anda itu adalah salah satu bentuk tidak menghargai orang
> lain.
>
> Mengatakan TA tidak ada efeknya di IHSG atau BEI itu adalah satu bentuk
> sikap tidak menghargai keilmuan TA yg banyak digunakan di dunia trading,
> sekaligus anda bersikap tidak menghargai para pengguna TA itu sendiri.
> Makanya, bila ada pihak yg melakukan konfrontir, itulah resiko yg harus
> anda hadapi ketika berani mengeluarkan PERNYATAAN nyeleneh seperti itu.
>
> Setelah saya konfrontir dengan bertanya apakah anda paham TA? Anda bilang
> anda paham. Ketika saya cross check lagi dengan kasih studi kasus di tiga
> saham  saja, akhirnya anda mengakui dan jujur ke milis ini bahwa anda ngga
> gitu paham TA. Padahal saya tidak mengharuskan analisa TA nya jadi
> kenyataan atau terbukti benar. Karena ukuran orang paham TA itu bukan pada
> prediksinya benar, tapi paham cara menggunakan TA/indikator, dan paham
> bahwa TA tidak menggaransi pergerakan harga di masa mendatang.
>
> Bagaimana mungkin anda yg akhirnya mengaku ngga gitu paham TA koq bisa
> nekat nge judge TA itu ngga ada efeknya di dunia trading BEI?
>
> Jangan sampai buruk muka cermina dibelah seperti yg disinyalir oleh
> doktermarket. Bukannya anda bersyukur kepada doktermarket yg telah
> mengingatkan akan kesalahan anda, eh malah anda melakukan pelecehan
> berikutnya.
>
> Kalau anda mau keluar dari milis ini karena merasa ngga cocok dengan milis
> saham, tinggal bilang lewat email saya di 
> [email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
> Saya akan bantu unsubscribe email anda.
> Sejauh ini saya belum melihat ada pelanggaran netiket yg serius yg membuat
> status email anda perlu dimoderasi atau dikeluarkan dari milis. Tapi kalau
> anda terus nyeleneh dan cari pertengkaran yg tidak perlu di milis ini,
> moderator akan melakukan fungsinya dengan memoderasi email anda spt yg
> sudah dilakukan moderator terhadap email2 lain yg nyeleneh ngga keruan dan
> kategorinya sudah bukan khilaf lagi, tapi ada unsur kesengajaan dan memang
> fokusnya hanya mau bikin rame ngga keruan milis saham.
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> 2011/12/23 Gun Mastercuan 
> <[email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
> >
>
>
>
>  bung intinya menghargai pendapat orang....kalau memang dimilis ini gak
> menghargai pendapt orang, silakan dikeluarkan.
>
>   ------------------------------
> *From:* Irwan Ariston Napitupulu 
> <[email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
> >
> *To:* 
> [email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
> *Sent:* Friday, December 23, 2011 1:30 PM
>
> *Subject:* Re: [saham] Saat Trading Yang Paling Enak
>
>
> Saya ketika beli dan menjadi leader di satu saham, saya gunakan TA.
> Beberapa kawan saya yg juga terkadang sebagai penggerak pasar, mereka juga
> pakai TA.
> Silakan Pak GM mau percaya atau tidak, itu hak anda :)
>
> Trading itu yg penting bisa dapat cuan, ngga peduli tekniknya mau pakai
> apa. Mau pakai rumors, mau pakai news, mau taping, mau TA, mau FA, mau
> lempar koin atau hitung kancing, mau duduk disebelah bandar atau orang
> bandar, atau apapun2, sah2 saja. Bukan sesuatu yg perlu diperdebatkan mana
> yg paling bagus dan tepat untuk digunakan.
>
> Setiap orang bisa punya gayanya sendiri, punya caranya sendiri, punya
> tools nya sendiri. Kalau anda ngga cocok pakai TA, mungkin karena anda
> belum paham soal TA atau memang TA ngga cocok dengan trading style anda.
> Jadi, jangan pernah mengatakan TA tidak bisa digunakan di BEI, hanya karena
> anda tidak bisa memakainya. Sudah banyak trader di BEI yg sukses pakai TA
> dalam memperkirakan pergerakan harga.
>
> Lebih baik anda rendah hati saja, tidak perlu menyombongkan diri dengan
> mengatakan TA tidak bisa digunakan di BEI karena faktanya TA bisa digunakan
> dan sudah banyak yg menggunakan. Itu sebabnya Pak Dokter Market ada menulis
> kalimat
> "Buruk muka cermin dibelah."
> Kalimat itu adalah penggalan dari peribahasa yg umum digunakan di
> Indonesia. Jadi, Pak doktermarket tidak sedang mengatakan muka anda buruk
> parasnya. Bukan itu maksudnya. Tapi lebih kepada, bila kita belum paham
> cara menggunakan tools tertentu, janganlah cepat menyalahkan tools tersebut
> ngga bener, ngga bisa dipakai. Dan hal tersebut ada dijelaskan di kalimat
> doktermarket setelah penggalan peribahasanya tersebut dengan mengatakan,
> "Karena tidak bisa menggunakan teknikal maka teknikal disalahkan."
>
> Jadi, ini bukan menjelek2an anda, Pak GM, tapi karena anda sudah lebih
> dulu merasa paling tahu tentang TA sehingga berani mengatakan "namanya jg
> IHSG...teknikal gak ada efeknya....spekulasi semua alias judi." tentunya
> orang2 yg tidak sepaham dengan anda bisa berargumen sebaliknya. Kalau
> tulisan anda tidak ingin dikomentari, sebaiknya jangan dikirim ke milis
> saham. Kalau di kirim di milis saham, berarti siap untuk dikomentari.
>
> Akan berbeda kalau anda menulisnya sebagai berikut "Tampaknya saya tidak
> cocok dengan analisa teknikal, karena sering merugi kalau trading
> menggunakan grafik." Nah, kalau anda menulis kalimat seperti ini, maka
> tidak akan ada yg komplain. Mungkin malah bersimpati, dan mungkin malah ada
> yg mau bantuin mencari dimana letak kesalahan trading Pak GM selama
> menggunakan TA.
>
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> 2011/12/23 Gun Mastercuan 
> <[email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
> >
>
>
>
>  kesimpulannya teknikal gak dipakai disini.
>
>  ------------------------------
> *From:* Irwan Ariston Napitupulu 
> <[email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
> >
> *To:* 
> [email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
> *Sent:* Friday, December 23, 2011 12:35 PM
> *Subject:* Re: [saham] Saat Trading Yang Paling Enak
>
>
> Pada saat IHSG sideways, itu artinya saham2 BC cenderung sideways juga.
> Pada kondisi ini, bisa trading di BC dengan fokus pada support dan
> resistance. Atau, kalau mau agresif, bisa lirik2 saham non BC alias saham2
> 2nd dan 3rd liner yg market cap nya cenderung tidak besar.
>
> Itulah yg terjadi belakangan ini di BEI, dimana banyak saham2 2nd dan 3rd
> liner yg berterbangan naiknya ngga keruan. Karena saya mengetahui situasi
> ini, maka saya manfaatkan saja situasinya dengan nebeng gelombang besar
> tersebut sehingga bisa dapat untung lumayanlah :)
>
> Jadi, kalau kita trading, pintar2lah baca situasi pasar. Trend nya sedang
> gimana, maka trader pun yg seharusnya adalah trend follower, tinggal ngikut
> maunya pasar saja.  Jadi, ngga peduli Bullish, Bearish, atau Sideways,
> trader tetap bisa survive.
> Trader baru akan mati gaya kalau marketnya sepi alias valuasi perdagangan
> rendah. Kalau kondisinya seperti itu, lebih baik dengerin musik dan nonton
> tivi saja atau jalan2 ke mall :)
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> 2011/12/23 Darmanto DLTS 
> <[email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
> >
>
>
>
> IMHO...kAlau di BEJ bisa Shortsell sih mestinya yang paling tidak enak
> trading itu pada saat sideways
>
> 2011/12/23 Irwan Ariston Napitupulu 
> <[email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
> >
>
> **
>
>  Berikut ini saya sharingkan pendapat saya berdasarkan pengalaman sehari2
> saja tentang saat yg menurut saya paling enak untuk trading. Kalimat ini
> saya tulis di FB saya pagi tadi. :)
>
> Trading saham itu paling enak dan mudah pada saat market bullish, karena
> kalau beli saham walaupun harganya sudah naik, masih bisa naik lagi. Selain
> pada saat market lagi bullish, yang paling enak lainnya adalah pada saat
> market sideways, karena kita tradingnya jadi lebih mudah karena tahu
> belinya saat harga dekat support dan jualnya saat harga dekat resistance.
> Yang juga tidak kalau menarik dan enaknya adalah trading pada saat market
> bearish. Hal ini karena pada saat market bearish, akan banyak saham2 yg
> harganya sudah jatuh dalam, sehingga kita bisa dapat sinyal beli dari
> grafik justru disaat harga sahamnya dekat2 bottom/low, dan bisa jualan
> ketika sudah mantul lumayan. Kesimpulannya, mau market bullish, sideways,
> atau bearish, tetap asik untuk trading selama tahu cara manfaatinnya. :)
>
> Semoga bermanfaat ya.
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> 
>

Kirim email ke