Terima Kasih Bang Ian atas sharingnya. Ngomong2 buku ebook TA apa yang Bang Ian sarankan, terutama mengenai market timing. On Dec 26, 2011 9:49 AM, "Irwan Ariston Napitupulu" <[email protected]> wrote:
> ** > > > LKH investor, dia masuk berdasarkan valuasi. > Saya trader, masuk berdasarkan grafik. > > Hal yg saya pelajari dari LKH adalah sifat agresivitasnya, terlihat dari > alasan dia membeli saham, dan begitu sudah memutuskan membeli saham, dia > pantang mundur karena memakai mental preman alias ngga pernah ragu2 walau > banyak orang meragukan. Dia juga berani hold walau sudah cuan besar sekali, > selama dia masih yakin peluang naik tetap lumayan. > > Teknik agresivitasnya LKH itu yg saya tiru. Mental premannya itu yg saya > tiru. Cuma bedanya, hal2 tersebut saya adjust atau sesuaikan dengan > kebutuhan saya di trading yg berdasarkan grafik. Jadi, karena saya sudah > tetapkan saya tradingnya agresif, maka dalam memilih sahamnya juga saya > jadi mencari saham2 agresif yg potensi kasih cuannya juga besar. Seperti > contoh awal desember lalu saya hajar MYOH setelah saya lihat terjadi BO. > Karena pergerakannya cukup cepat akhirnya saya dapatnya disekitar 600-an > tanggal 2 Des lalu. Saham MYOH akhirnya saya jual di 1100-an. Lumayan, > hampir 100% hanya trading dalam seminggu saja. > > Saya juga sempat mainkan saham seperti CFIN-W, beli waktu di sekitar 40-an > awal oktober, lalu, jual di sekitar 80-an, di pertengahan oktober, ternyata > masih naik lagi, terpaksa beli lagi di sekitar 100, tanggal 20 Okt, dan > langsung jual tgl 21 Okt disekitar 135. > > Saya sangat tidak menyarankan teman2 trading sahamnya spt saya, karena > saya percaya teknik trading saya bisa jadi tidak akan membuat anda nyaman. > Harus bisa mematikan perasaan, harus bisa tidak tegang, harus bisa melihat > porto naik drastis dan buang jauh2 pikiran ambil untung sedikit, harus > berani cut loss kalau ternyata meleset. Saya tidak selalu benar dalam > mengambil posisi. CL sudah sering saya lakukan ketika ternyata harga tidak > bergerak seperti yg saya perkirakan sebelumnya. > > Biasanya, kalau ada satu saham yg saya yakini probabilita atau peluang > naiknya ok (sekitar 90% akan naik, berdasarkan kombinasi dari bbrp > analisa), dan potensi cuannya juga besar banget, maka saya tidak segan2 CL > di posisi saham2 lelet lainnya walau masih peluang naik (biasanya potensi > cuannya kalah jauh), untuk saya pindahkan ke saham ajaib tersebut yg > potensi cuannya sangat besar dan dalam waktu singkat pula. > > Sebenarnya, agresivitas saya trading itu sudah mulai saya lakukan jauh > sebelum baca artikel LKH, yaitu sejak awal tahun. Waktu itu tanggal 31 Des > 2010 saya beli bukunya Bong Chandra, Unlimited Wealth. Dari bukunya > tersebut saya mendapatkan inspirasi bahwa saya harus berani keluar dari > zona nyaman saya. Sejak itulah, awal tahun saya jadi lebih agresif, berani > keluar dari zona nyaman saya. > > Saya menjadi trader yg sangat agresif dan haus profit. Kalau tidak salah > ingat, saya cuan besar di kwartal kedua, waktu beli ENRG-W di dekat 30, dan > jualnya di dekat 70 dalam kurun waktu sekitar sebulan saja. Bahkan saya > sempat kasih SP gratis ke beberapa sahabat dekat untuk beli ENRG-W ini saat > harganya masih di bawah 35, dan mereka juga cuan besar. > > Seperti yg saya tuliskan sebelumnya, tidak semua orang bisa cocok dengan > gaya trading super agresif ini. Ada seorang sahabat saya, ketika saya tahu > dia masih merugi besar di trading saham selama ini, saya coba bantukan > dengan cara kasih SP gratis, dengan syarat dia tidak boleh ceritakan ke > siapapun, dan dia harus siap mental, dan berani cut loss semua saham yg dia > miliki saat ini untuk dipindahkan semua ke saham yg akan saya berikan. Dia > sanggupi, lalu saya kasih. Dan dia mulai switching saham2 meruginya dan > lelet ke saham super agresif ini. Yang terjadi adalah (spt penuturannya ke > saya), dia keringat dingin karena tidak terbiasa CL besar. Malamnya, saking > stress nya, dia sampai sakit perut dan sulit tidur, sulit makan. Walau > akhirnya tidak semua saham di CL utk di switching ke saham ajaib yg saya > kasih itu, tapi dia sudah lumayan besar ambil saham ajaib tersebut. Harapan > saya awalnya adalah cuan lebih dari 100% dalam kurun waktu seminggu. > Ternyata kondisi di pasar rada meleset, karena hanya mencapai sekitar 50% > dalam beberapa hari, sebelum akhirnya turun lagi dan cenderung stabil di > cuan 25-35% dan sepertinya dia sudah take profit krn saya katakan batas > waktu saya hanya seminggu saja, tercapai atau tidak tercapai targetnya, dia > bisa take profit. > > Teknik trading saya yg saat ini super agresif memang membutuhkan ketahanan > fisik dan mental yg kuat dan tentunya perhitungan yg matang. Perhitungan > meleset itu biasa, perhitungan tepat, itu yg luar biasa. Ibaratnya mancing, > kadang kita dapat ikan besar, kadang ikan kecil, kadang ngga dapat apa2, > malah pancingannya kesangkut batu dan patah :) > > Walau saya bbrp kali CL tahun ini, sejauh ini sejak awal tahun 2011 > sampai hari ini sudah lumayan jugalah cuannya, sudah lebih dari 400% (modal > 1 jadi >5). Tidak ada niatan saya untuk bersombong diri dengan menceritakan > ini. Yang mau saya sharingkan berdasarkan pengalaman saya setahun ini > adalah ketika mindset kita, kita rubah dari biasa2 saja menjadi super > agresif, alias keluar dari comfort zone kita, maka mata kita melihat saham > pun jadi berubah. Mata kita jadi seperti elang dalam berburu saham, lebih > tajam dan lebih selektif memilih sasaran tembak. Tentunya ada konsekuensi > yg harus kita lakukan, yaitu waktu risetnya jadi lebih bertambah. Biasanya > hanya 1-2 jam, kali ini saya bisa sampai berjam2 duduk malam hari di depan > komputer memperhatikan chart saham2, dan juga mencari2 berita terkait > pergerakan saham tersebut sehingga saya bisa melukiskan peta pertempuran > dengan lebih baik. Walau sudah seperti itu, tetap saja terbuka kemungkinan > meleset, itu sebabnya saya tidak takut CL kalau ternyata tidak sesuai > harapan. > > Cut loss (CL) adalah bagian dari trading. Biasakan diri kita untuk tidak > pernah takut CL bila memang sudah dirasa perlu atau ada kesempatan yang > jauh lebih baik di saham2 yg probabilita naiknya cukup besar dan potensi > cuannya juga lebih besar. Saya selalu mengistilahkan teknik ini untuk diri > pribadi saya saja adalah teknik switching untuk tujuan agresivitas dalam > trading. Sahabat saya yang saya sebutkan di atas itu awalnya tidak paham, > karena dia belum merasakannya. Setelah beberapa waktu lalu saya bantukan, > dan dia lihat sendiri ternyata saham2 yang di CL belum ada pergerakan > positif yg berarti, atau saham2 yg dia take profit ketika profitnya masih > kecil dan terlihat lelet juga ternyata belum ada pergerakan positif yg > berarti, saham hasil switching malah naik cukup berarti yang berarti > rekening dia jadi bertambah. > > Seperti itulah gaya trading yang super agresif. Harus gesit, harus punya > kemampuan baca grafik yang mumpuni (sebaiknya yg sudah pengalaman dalam > baca grafik dan baca pergerakan pasar). Harus berani dan bermental preman, > tidak kebanyakan mikir dan pertimbangan. Trader tidak pernah jatuh cinta > pada suatu saham. Trader tidak pernah mencoba membuktikan sesuatu ke pasar > tetap trader adalah orang yang memanfaatkan volatilitas yang ada di pasar. > Trader adalah trend follower. Jangan pernah libatkan emosi pribadi dalam > trading, jangan larut dalam euforia, jangan larut dalam kesedihan, > bertindaklah dengan tangan dingin terhadap saham2 yg ada di porto. > > Saya percaya, para sahabat disini juga bisa bertransformasi menjadi lebih > baik lagi asalkan mau membuka diri terhadap hal2 positif, mau belajar dari > banyak pihak, suka membaca buku baik buku saham ataupun buku2 motivasi yg > bisa memberikan inspirasi baru. Saya, walaupun sudah paham TA, sudah sering > mengajar atau kasih pelatihan TA, tapi masih sering baca2 lagi buku2 TA > (via ebook) karena saya percaya tidak ada yg percuma bila kita belajar > untuk menambah ilmu. > > Carilah TA yg cocok dengan gaya trading kita. Perdalami itu sampai mentok, > lalu lakukan riset dan kembangkan sesuai kebutuhan, niscaya kita akan lebih > mudah membaca peta pertarungan di pasar. Setelah itu tradinglah dengan > sunyi senyap istilah Jack Bauer nya adalah go dark, tidak ada komunikasi > apapun, tidak mengkomunikasi apapun sampai tugas selesai (take profit). > > Saya masih banyak kelemahan dalam trading, karena itu saya terus > memperbaiki gaya trading saya agar bisa lebih baik lagi, dan lebih baik > lagi. Jangan pernah berhenti untuk memperbaiki gaya trading kita, menambah > pengetahuan TA kita untuk melengkapi yg sudah ada, kontrol emosi, jangan > libatkan emosi dalam trading, jangan lupa tarik napas dalam2 khususnya > ketika kita baru untung besar agar keputusan yg akan kita ambil tetap > rasional. > > Walau saham2 yg saya sebutkan di atas terbilang saham2 ajaib, tapi saya > tidak melulu bermain di saham2 seperti itu. Saya hanya mainkan saham2 spt > itu ketika momennya saja pas. Ketika momen bursa kembali ke saham2 > kapitalisasi besar (BC), maka saya pun akan beralih ke saham2 BC, dan > biasanya saya akan menggunakan fasilitas margin di rekening margin saya, > untuk meningkatkan agresivitas. Saya sangat tidak menganjurkan hal ini > kepada rekan2, karena untuk menjadi agresif dalam trading harus memiliki > kesiapan yang tinggi. Sama seperti mobil formula 1. Mobil formula 1 bisa > lari sangat cepat. Tapi tidak semua orang bisa mengemudikan mobil formula 1 > dalam kecepatan tinggi. Dibutuhkan latihan dan kesiapan fisik serta mental > yang tinggi, serta attitude yg benar untuk bisa menjadi pembalap formula 1 > yang oke. > > Semoga bermanfaat ya. > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu > > 2011/12/23 papa danesh <[email protected]> > >> >> >> LKH kan Investor Bang, beli UNTR waktu dibawah 1000. >> Bang Ian beli apa? >> On Dec 23, 2011 7:55 PM, "Irwan Ariston Napitupulu" < >> [email protected]> wrote: >> >>> ** >>> >>> >>> Rekaman digital nya ada, tapi belum saya upload ke youtube. >>> Hal ini karena di apt saya tidak ada indovision dan tidak bisa pasang >>> indovision, yg ada hanya telkomvision. Sehingga acara tersebut tidak bisa >>> ditonton ditempat saya. Sebagai gantinya alat perekam digital saya taruh di >>> rumah ortu setelah saya pasang juga indovision. >>> >>> Mungkin setelah habis natal, baru akan saya upload ke youtube, karena >>> saya ke rumah ortu baru bisa pas natal nanti. >>> >>> Untuk acara di tv ataupun di media online/cetak, saya sepertinya tidak >>> bisa seperti dulu lagi sering2 muncul atau sering2 kasih wawancara, >>> mengingat semakin terbatasnya waktu dan tenaga paska saya sudah beralih >>> menjadi trader super agresif untuk mengejar kinerja LKH yg telah menjadi >>> sumber inspirasi saya dalam trading. Biasanya setelah trading, saya lebih >>> suka memakai waktu untuk santai2 dan rilek2, seperti sekarang ini mainan >>> email/milis/FB, atau nonton acara tivi, atau tiduran (istirahat), atau >>> browsing internet cari2 inspirasi baru :) >>> >>> Gara2 saya tradingnya sudah berubah jadi super agresif, seperti naik >>> formula 1, akibatnya saya juga jadi kagok kalau dimintai pendapat untuk >>> kepentingan publik. Karena untuk kepentingan publik, tentunya informasi yg >>> diberikan lebih pas seperti bawa bus wisata, bukan bawa formula 1. Inilah >>> yg membuat saya suka jadi canggung, dan akhirnya jadi kagok. Maklum, >>> kebiasaan ngebut pakai formula 1, tiba2 harus ganti pegang bus wisata yg >>> ngga boleh ngebut :) (moga2 paham yg saya maksud dengan kiasan2 tersebut >>> ya.) >>> >>> jabat erat, >>> Irwan Ariston Napitupulu >>> >>> 2011/12/23 papa danesh <[email protected]> >>> >>>> >>>> >>>> Bang, yg Movers n Shakers kemarin ada rekaman You Tube nya tdk? >>>> On Dec 23, 2011 7:26 PM, "Irwan Ariston Napitupulu" < >>>> [email protected]> wrote: >>>> >>>>> ** >>>>> >>>>> >>>>> Pernyataan nyeleneh itu seperti: >>>>> 1 + 1 = 5. >>>>> >>>>> Lalu kalau ada yg mencoba mengkoreksinya bahwa tidak benar 1 + 1 = 5 >>>>> melainkan 1 + 1 = 2, bukan berarti orang yg mengkoreksi tsb membenarkan >>>>> pernyataan nyeleneh 1 + 1 = 5. >>>>> >>>>> Untuk hal yg sederhana ini pun anda masih bingung membedakan antara >>>>> mengkoreksi vs membenarkan. >>>>> >>>>> Alinea terakhir yg anda tuliskan di bawah soal prediksi, semakin >>>>> menunjukkan anda tidak paham TA. :) >>>>> >>>>> Saya rasa pembahasan spt ini sudah kepanjangan, ngga perlu dilanjutkan >>>>> lagi ya kalau hanya berputar 2 disitu saja. >>>>> Lebih bermanfaat bahas saham ketimbang bahas yg beginian bertele2 >>>>> pula, macam orang yg ngga ada kerjaan saja bahas beginian panjang lebar :) >>>>> >>>>> >>>>> jabat erat, >>>>> Irwan Ariston Napitupulu >>>>> >>>>> >>>>> 2011/12/23 Gun Mastercuan <[email protected]> >>>>> >>>>>> >>>>>> >>>>>> kalau pernyataan saya nyeleneh dan di tanggapi...artinya pernyataan >>>>>> gw bener TA gak efektif...hahaha...kalo analisa TA bener...ya itu karena >>>>>> bandarnya...bukan TA itu sendiri... >>>>>> >>>>>> ada yg prediksi pakai TA,saham A TP 495 (hampir 1 bln yg >>>>>> lalu)...ditanya sampai brp lama bisa sampai hrg tsb...jawaban mengambang >>>>>> alias gak berani jwb...artinya itu sama saja spekulasi...dan sampai skrng >>>>>> hrg tersebur gak tercapai....jd apa gunanya kl cuma menjerumuskan. >>>>>> >>>>>> >>>>>> --- On *Fri, 12/23/11, Irwan Ariston Napitupulu < >>>>>> [email protected]>* wrote: >>>>>> >>>>>> >>>>>> From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> >>>>>> Subject: Re: [saham] Saat Trading Yang Paling Enak >>>>>> To: [email protected] >>>>>> Date: Friday, December 23, 2011, 2:13 AM >>>>>> >>>>>> >>>>>> >>>>>> Mulailah dari diri sendiri menghargai orang lain. Jangan maunya diri >>>>>> sendiri minta dihargai, tapi ngga bisa menghargai orang lain. >>>>>> Pernyataan awal anda itu adalah salah satu bentuk tidak menghargai >>>>>> orang lain. >>>>>> >>>>>> Mengatakan TA tidak ada efeknya di IHSG atau BEI itu adalah satu >>>>>> bentuk sikap tidak menghargai keilmuan TA yg banyak digunakan di dunia >>>>>> trading, sekaligus anda bersikap tidak menghargai para pengguna TA itu >>>>>> sendiri. Makanya, bila ada pihak yg melakukan konfrontir, itulah resiko >>>>>> yg >>>>>> harus anda hadapi ketika berani mengeluarkan PERNYATAAN nyeleneh seperti >>>>>> itu. >>>>>> >>>>>> Setelah saya konfrontir dengan bertanya apakah anda paham TA? Anda >>>>>> bilang anda paham. Ketika saya cross check lagi dengan kasih studi kasus >>>>>> di >>>>>> tiga saham saja, akhirnya anda mengakui dan jujur ke milis ini bahwa >>>>>> anda >>>>>> ngga gitu paham TA. Padahal saya tidak mengharuskan analisa TA nya jadi >>>>>> kenyataan atau terbukti benar. Karena ukuran orang paham TA itu bukan >>>>>> pada >>>>>> prediksinya benar, tapi paham cara menggunakan TA/indikator, dan paham >>>>>> bahwa TA tidak menggaransi pergerakan harga di masa mendatang. >>>>>> >>>>>> Bagaimana mungkin anda yg akhirnya mengaku ngga gitu paham TA koq >>>>>> bisa nekat nge judge TA itu ngga ada efeknya di dunia trading BEI? >>>>>> >>>>>> Jangan sampai buruk muka cermina dibelah seperti yg disinyalir oleh >>>>>> doktermarket. Bukannya anda bersyukur kepada doktermarket yg telah >>>>>> mengingatkan akan kesalahan anda, eh malah anda melakukan pelecehan >>>>>> berikutnya. >>>>>> >>>>>> Kalau anda mau keluar dari milis ini karena merasa ngga cocok dengan >>>>>> milis saham, tinggal bilang lewat email saya di >>>>>> [email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]> >>>>>> Saya akan bantu unsubscribe email anda. >>>>>> Sejauh ini saya belum melihat ada pelanggaran netiket yg serius yg >>>>>> membuat status email anda perlu dimoderasi atau dikeluarkan dari milis. >>>>>> Tapi kalau anda terus nyeleneh dan cari pertengkaran yg tidak perlu di >>>>>> milis ini, moderator akan melakukan fungsinya dengan memoderasi email >>>>>> anda >>>>>> spt yg sudah dilakukan moderator terhadap email2 lain yg nyeleneh ngga >>>>>> keruan dan kategorinya sudah bukan khilaf lagi, tapi ada unsur >>>>>> kesengajaan >>>>>> dan memang fokusnya hanya mau bikin rame ngga keruan milis saham. >>>>>> >>>>>> jabat erat, >>>>>> Irwan Ariston Napitupulu >>>>>> >>>>>> 2011/12/23 Gun Mastercuan >>>>>> <[email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]> >>>>>> > >>>>>> >>>>>> >>>>>> >>>>>> bung intinya menghargai pendapat orang....kalau memang dimilis ini >>>>>> gak menghargai pendapt orang, silakan dikeluarkan. >>>>>> >>>>>> ------------------------------ >>>>>> *From:* Irwan Ariston Napitupulu >>>>>> <[email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]> >>>>>> > >>>>>> *To:* >>>>>> [email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]> >>>>>> *Sent:* Friday, December 23, 2011 1:30 PM >>>>>> >>>>>> *Subject:* Re: [saham] Saat Trading Yang Paling Enak >>>>>> >>>>>> >>>>>> Saya ketika beli dan menjadi leader di satu saham, saya gunakan TA. >>>>>> Beberapa kawan saya yg juga terkadang sebagai penggerak pasar, mereka >>>>>> juga pakai TA. >>>>>> Silakan Pak GM mau percaya atau tidak, itu hak anda :) >>>>>> >>>>>> Trading itu yg penting bisa dapat cuan, ngga peduli tekniknya mau >>>>>> pakai apa. Mau pakai rumors, mau pakai news, mau taping, mau TA, mau FA, >>>>>> mau lempar koin atau hitung kancing, mau duduk disebelah bandar atau >>>>>> orang >>>>>> bandar, atau apapun2, sah2 saja. Bukan sesuatu yg perlu diperdebatkan >>>>>> mana >>>>>> yg paling bagus dan tepat untuk digunakan. >>>>>> >>>>>> Setiap orang bisa punya gayanya sendiri, punya caranya sendiri, punya >>>>>> tools nya sendiri. Kalau anda ngga cocok pakai TA, mungkin karena anda >>>>>> belum paham soal TA atau memang TA ngga cocok dengan trading style anda. >>>>>> Jadi, jangan pernah mengatakan TA tidak bisa digunakan di BEI, hanya >>>>>> karena >>>>>> anda tidak bisa memakainya. Sudah banyak trader di BEI yg sukses pakai TA >>>>>> dalam memperkirakan pergerakan harga. >>>>>> >>>>>> Lebih baik anda rendah hati saja, tidak perlu menyombongkan diri >>>>>> dengan mengatakan TA tidak bisa digunakan di BEI karena faktanya TA bisa >>>>>> digunakan dan sudah banyak yg menggunakan. Itu sebabnya Pak Dokter Market >>>>>> ada menulis kalimat >>>>>> "Buruk muka cermin dibelah." >>>>>> Kalimat itu adalah penggalan dari peribahasa yg umum digunakan di >>>>>> Indonesia. Jadi, Pak doktermarket tidak sedang mengatakan muka anda buruk >>>>>> parasnya. Bukan itu maksudnya. Tapi lebih kepada, bila kita belum paham >>>>>> cara menggunakan tools tertentu, janganlah cepat menyalahkan tools >>>>>> tersebut >>>>>> ngga bener, ngga bisa dipakai. Dan hal tersebut ada dijelaskan di kalimat >>>>>> doktermarket setelah penggalan peribahasanya tersebut dengan mengatakan, >>>>>> "Karena tidak bisa menggunakan teknikal maka teknikal disalahkan." >>>>>> >>>>>> Jadi, ini bukan menjelek2an anda, Pak GM, tapi karena anda sudah >>>>>> lebih dulu merasa paling tahu tentang TA sehingga berani mengatakan >>>>>> "namanya >>>>>> jg IHSG...teknikal gak ada efeknya....spekulasi semua alias judi." >>>>>> tentunya >>>>>> orang2 yg tidak sepaham dengan anda bisa berargumen sebaliknya. Kalau >>>>>> tulisan anda tidak ingin dikomentari, sebaiknya jangan dikirim ke milis >>>>>> saham. Kalau di kirim di milis saham, berarti siap untuk dikomentari. >>>>>> >>>>>> Akan berbeda kalau anda menulisnya sebagai berikut "Tampaknya saya >>>>>> tidak cocok dengan analisa teknikal, karena sering merugi kalau trading >>>>>> menggunakan grafik." Nah, kalau anda menulis kalimat seperti ini, maka >>>>>> tidak akan ada yg komplain. Mungkin malah bersimpati, dan mungkin malah >>>>>> ada >>>>>> yg mau bantuin mencari dimana letak kesalahan trading Pak GM selama >>>>>> menggunakan TA. >>>>>> >>>>>> >>>>>> jabat erat, >>>>>> Irwan Ariston Napitupulu >>>>>> >>>>>> 2011/12/23 Gun Mastercuan >>>>>> <[email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]> >>>>>> > >>>>>> >>>>>> >>>>>> >>>>>> kesimpulannya teknikal gak dipakai disini. >>>>>> >>>>>> ------------------------------ >>>>>> *From:* Irwan Ariston Napitupulu >>>>>> <[email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]> >>>>>> > >>>>>> *To:* >>>>>> [email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]> >>>>>> *Sent:* Friday, December 23, 2011 12:35 PM >>>>>> *Subject:* Re: [saham] Saat Trading Yang Paling Enak >>>>>> >>>>>> >>>>>> Pada saat IHSG sideways, itu artinya saham2 BC cenderung sideways >>>>>> juga. Pada kondisi ini, bisa trading di BC dengan fokus pada support dan >>>>>> resistance. Atau, kalau mau agresif, bisa lirik2 saham non BC alias >>>>>> saham2 >>>>>> 2nd dan 3rd liner yg market cap nya cenderung tidak besar. >>>>>> >>>>>> Itulah yg terjadi belakangan ini di BEI, dimana banyak saham2 2nd dan >>>>>> 3rd liner yg berterbangan naiknya ngga keruan. Karena saya mengetahui >>>>>> situasi ini, maka saya manfaatkan saja situasinya dengan nebeng gelombang >>>>>> besar tersebut sehingga bisa dapat untung lumayanlah :) >>>>>> >>>>>> Jadi, kalau kita trading, pintar2lah baca situasi pasar. Trend nya >>>>>> sedang gimana, maka trader pun yg seharusnya adalah trend follower, >>>>>> tinggal >>>>>> ngikut maunya pasar saja. Jadi, ngga peduli Bullish, Bearish, atau >>>>>> Sideways, trader tetap bisa survive. >>>>>> Trader baru akan mati gaya kalau marketnya sepi alias valuasi >>>>>> perdagangan rendah. Kalau kondisinya seperti itu, lebih baik dengerin >>>>>> musik >>>>>> dan nonton tivi saja atau jalan2 ke mall :) >>>>>> >>>>>> jabat erat, >>>>>> Irwan Ariston Napitupulu >>>>>> >>>>>> 2011/12/23 Darmanto DLTS >>>>>> <[email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]> >>>>>> > >>>>>> >>>>>> >>>>>> >>>>>> IMHO...kAlau di BEJ bisa Shortsell sih mestinya yang paling tidak >>>>>> enak trading itu pada saat sideways >>>>>> >>>>>> 2011/12/23 Irwan Ariston Napitupulu >>>>>> <[email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]> >>>>>> > >>>>>> >>>>>> ** >>>>>> >>>>>> Berikut ini saya sharingkan pendapat saya berdasarkan pengalaman >>>>>> sehari2 saja tentang saat yg menurut saya paling enak untuk trading. >>>>>> Kalimat ini saya tulis di FB saya pagi tadi. :) >>>>>> >>>>>> Trading saham itu paling enak dan mudah pada saat market bullish, >>>>>> karena kalau beli saham walaupun harganya sudah naik, masih bisa naik >>>>>> lagi. >>>>>> Selain pada saat market lagi bullish, yang paling enak lainnya adalah >>>>>> pada >>>>>> saat market sideways, karena kita tradingnya jadi lebih mudah karena tahu >>>>>> belinya saat harga dekat support dan jualnya saat harga dekat resistance. >>>>>> Yang juga tidak kalau menarik dan enaknya adalah trading pada saat market >>>>>> bearish. Hal ini karena pada saat market bearish, akan banyak saham2 yg >>>>>> harganya sudah jatuh dalam, sehingga kita bisa dapat sinyal beli dari >>>>>> grafik justru disaat harga sahamnya dekat2 bottom/low, dan bisa jualan >>>>>> ketika sudah mantul lumayan. Kesimpulannya, mau market bullish, sideways, >>>>>> atau bearish, tetap asik untuk trading selama tahu cara manfaatinnya. :) >>>>>> >>>>>> Semoga bermanfaat ya. >>>>>> >>>>>> jabat erat, >>>>>> Irwan Ariston Napitupulu >>>>>> >>>>>> >>>>>> >>>>>> >>>>>> >>>>>> >>>>>> >>>>>> >>>>>> >>>>>> >>>>>> >>>>>> >>>>>> >>>>>> >>>>>> >>>>>> >>>>>> >>>>>> >>>>> >>>> >>>> >>> >> >> > >
