Jadi memang benar, bahwa FA maupun TA bukan nomor satu, tapi hoki alias rezeki. Percuma kalo udah susah2 bikin analisis FA/TA ternyata ngga cuan, malah rugi. Untuk urusan cuan, udah ada yang ngatur, yang di atas alias Tuhan. Tidak ada santa claus. Tidak ada multiplisitas Tuhan, bahwa Tuhan itu ada dua, tiga, empat, dst. Tuhan cuma satu. Allah Yang Maha Suci saja.
Jadi memang rezeki itu, juga harus ada usaha mencarinya... (kalo dalam takdirnya, butuh usaha). Ada juga takdir yang ngga butuh usaha, misal: hadiah, warisan. Taken for granted. 2011/12/23 Gun Mastercuan <[email protected]> > ** > > > kalau pernyataan saya nyeleneh dan di tanggapi...artinya pernyataan gw > bener TA gak efektif...hahaha...kalo analisa TA bener...ya itu karena > bandarnya...bukan TA itu sendiri... > > ada yg prediksi pakai TA,saham A TP 495 (hampir 1 bln yg lalu)...ditanya > sampai brp lama bisa sampai hrg tsb...jawaban mengambang alias gak berani > jwb...artinya itu sama saja spekulasi...dan sampai skrng hrg tersebur gak > tercapai....jd apa gunanya kl cuma menjerumuskan. > > > --- On *Fri, 12/23/11, Irwan Ariston Napitupulu > <[email protected]>*wrote: > > > From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> > Subject: Re: [saham] Saat Trading Yang Paling Enak > To: [email protected] > Date: Friday, December 23, 2011, 2:13 AM > > > > Mulailah dari diri sendiri menghargai orang lain. Jangan maunya diri > sendiri minta dihargai, tapi ngga bisa menghargai orang lain. > Pernyataan awal anda itu adalah salah satu bentuk tidak menghargai orang > lain. > > Mengatakan TA tidak ada efeknya di IHSG atau BEI itu adalah satu bentuk > sikap tidak menghargai keilmuan TA yg banyak digunakan di dunia trading, > sekaligus anda bersikap tidak menghargai para pengguna TA itu sendiri. > Makanya, bila ada pihak yg melakukan konfrontir, itulah resiko yg harus > anda hadapi ketika berani mengeluarkan PERNYATAAN nyeleneh seperti itu. > > Setelah saya konfrontir dengan bertanya apakah anda paham TA? Anda bilang > anda paham. Ketika saya cross check lagi dengan kasih studi kasus di tiga > saham saja, akhirnya anda mengakui dan jujur ke milis ini bahwa anda ngga > gitu paham TA. Padahal saya tidak mengharuskan analisa TA nya jadi > kenyataan atau terbukti benar. Karena ukuran orang paham TA itu bukan pada > prediksinya benar, tapi paham cara menggunakan TA/indikator, dan paham > bahwa TA tidak menggaransi pergerakan harga di masa mendatang. > > Bagaimana mungkin anda yg akhirnya mengaku ngga gitu paham TA koq bisa > nekat nge judge TA itu ngga ada efeknya di dunia trading BEI? > > Jangan sampai buruk muka cermina dibelah seperti yg disinyalir oleh > doktermarket. Bukannya anda bersyukur kepada doktermarket yg telah > mengingatkan akan kesalahan anda, eh malah anda melakukan pelecehan > berikutnya. > > Kalau anda mau keluar dari milis ini karena merasa ngga cocok dengan milis > saham, tinggal bilang lewat email saya di > [email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]> > Saya akan bantu unsubscribe email anda. > Sejauh ini saya belum melihat ada pelanggaran netiket yg serius yg membuat > status email anda perlu dimoderasi atau dikeluarkan dari milis. Tapi kalau > anda terus nyeleneh dan cari pertengkaran yg tidak perlu di milis ini, > moderator akan melakukan fungsinya dengan memoderasi email anda spt yg > sudah dilakukan moderator terhadap email2 lain yg nyeleneh ngga keruan dan > kategorinya sudah bukan khilaf lagi, tapi ada unsur kesengajaan dan memang > fokusnya hanya mau bikin rame ngga keruan milis saham. > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu > > 2011/12/23 Gun Mastercuan > <[email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]> > > > > > > bung intinya menghargai pendapat orang....kalau memang dimilis ini gak > menghargai pendapt orang, silakan dikeluarkan. > > ------------------------------ > *From:* Irwan Ariston Napitupulu > <[email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]> > > > *To:* > [email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]> > *Sent:* Friday, December 23, 2011 1:30 PM > > *Subject:* Re: [saham] Saat Trading Yang Paling Enak > > > Saya ketika beli dan menjadi leader di satu saham, saya gunakan TA. > Beberapa kawan saya yg juga terkadang sebagai penggerak pasar, mereka juga > pakai TA. > Silakan Pak GM mau percaya atau tidak, itu hak anda :) > > Trading itu yg penting bisa dapat cuan, ngga peduli tekniknya mau pakai > apa. Mau pakai rumors, mau pakai news, mau taping, mau TA, mau FA, mau > lempar koin atau hitung kancing, mau duduk disebelah bandar atau orang > bandar, atau apapun2, sah2 saja. Bukan sesuatu yg perlu diperdebatkan mana > yg paling bagus dan tepat untuk digunakan. > > Setiap orang bisa punya gayanya sendiri, punya caranya sendiri, punya > tools nya sendiri. Kalau anda ngga cocok pakai TA, mungkin karena anda > belum paham soal TA atau memang TA ngga cocok dengan trading style anda. > Jadi, jangan pernah mengatakan TA tidak bisa digunakan di BEI, hanya karena > anda tidak bisa memakainya. Sudah banyak trader di BEI yg sukses pakai TA > dalam memperkirakan pergerakan harga. > > Lebih baik anda rendah hati saja, tidak perlu menyombongkan diri dengan > mengatakan TA tidak bisa digunakan di BEI karena faktanya TA bisa digunakan > dan sudah banyak yg menggunakan. Itu sebabnya Pak Dokter Market ada menulis > kalimat > "Buruk muka cermin dibelah." > Kalimat itu adalah penggalan dari peribahasa yg umum digunakan di > Indonesia. Jadi, Pak doktermarket tidak sedang mengatakan muka anda buruk > parasnya. Bukan itu maksudnya. Tapi lebih kepada, bila kita belum paham > cara menggunakan tools tertentu, janganlah cepat menyalahkan tools tersebut > ngga bener, ngga bisa dipakai. Dan hal tersebut ada dijelaskan di kalimat > doktermarket setelah penggalan peribahasanya tersebut dengan mengatakan, > "Karena tidak bisa menggunakan teknikal maka teknikal disalahkan." > > Jadi, ini bukan menjelek2an anda, Pak GM, tapi karena anda sudah lebih > dulu merasa paling tahu tentang TA sehingga berani mengatakan "namanya jg > IHSG...teknikal gak ada efeknya....spekulasi semua alias judi." tentunya > orang2 yg tidak sepaham dengan anda bisa berargumen sebaliknya. Kalau > tulisan anda tidak ingin dikomentari, sebaiknya jangan dikirim ke milis > saham. Kalau di kirim di milis saham, berarti siap untuk dikomentari. > > Akan berbeda kalau anda menulisnya sebagai berikut "Tampaknya saya tidak > cocok dengan analisa teknikal, karena sering merugi kalau trading > menggunakan grafik." Nah, kalau anda menulis kalimat seperti ini, maka > tidak akan ada yg komplain. Mungkin malah bersimpati, dan mungkin malah ada > yg mau bantuin mencari dimana letak kesalahan trading Pak GM selama > menggunakan TA. > > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu > > 2011/12/23 Gun Mastercuan > <[email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]> > > > > > > kesimpulannya teknikal gak dipakai disini. > > ------------------------------ > *From:* Irwan Ariston Napitupulu > <[email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]> > > > *To:* > [email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]> > *Sent:* Friday, December 23, 2011 12:35 PM > *Subject:* Re: [saham] Saat Trading Yang Paling Enak > > > Pada saat IHSG sideways, itu artinya saham2 BC cenderung sideways juga. > Pada kondisi ini, bisa trading di BC dengan fokus pada support dan > resistance. Atau, kalau mau agresif, bisa lirik2 saham non BC alias saham2 > 2nd dan 3rd liner yg market cap nya cenderung tidak besar. > > Itulah yg terjadi belakangan ini di BEI, dimana banyak saham2 2nd dan 3rd > liner yg berterbangan naiknya ngga keruan. Karena saya mengetahui situasi > ini, maka saya manfaatkan saja situasinya dengan nebeng gelombang besar > tersebut sehingga bisa dapat untung lumayanlah :) > > Jadi, kalau kita trading, pintar2lah baca situasi pasar. Trend nya sedang > gimana, maka trader pun yg seharusnya adalah trend follower, tinggal ngikut > maunya pasar saja. Jadi, ngga peduli Bullish, Bearish, atau Sideways, > trader tetap bisa survive. > Trader baru akan mati gaya kalau marketnya sepi alias valuasi perdagangan > rendah. Kalau kondisinya seperti itu, lebih baik dengerin musik dan nonton > tivi saja atau jalan2 ke mall :) > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu > > 2011/12/23 Darmanto DLTS > <[email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]> > > > > > > IMHO...kAlau di BEJ bisa Shortsell sih mestinya yang paling tidak enak > trading itu pada saat sideways > > 2011/12/23 Irwan Ariston Napitupulu > <[email protected]<http://us.mc1251.mail.yahoo.com/mc/[email protected]> > > > > ** > > Berikut ini saya sharingkan pendapat saya berdasarkan pengalaman sehari2 > saja tentang saat yg menurut saya paling enak untuk trading. Kalimat ini > saya tulis di FB saya pagi tadi. :) > > Trading saham itu paling enak dan mudah pada saat market bullish, karena > kalau beli saham walaupun harganya sudah naik, masih bisa naik lagi. Selain > pada saat market lagi bullish, yang paling enak lainnya adalah pada saat > market sideways, karena kita tradingnya jadi lebih mudah karena tahu > belinya saat harga dekat support dan jualnya saat harga dekat resistance. > Yang juga tidak kalau menarik dan enaknya adalah trading pada saat market > bearish. Hal ini karena pada saat market bearish, akan banyak saham2 yg > harganya sudah jatuh dalam, sehingga kita bisa dapat sinyal beli dari > grafik justru disaat harga sahamnya dekat2 bottom/low, dan bisa jualan > ketika sudah mantul lumayan. Kesimpulannya, mau market bullish, sideways, > atau bearish, tetap asik untuk trading selama tahu cara manfaatinnya. :) > > Semoga bermanfaat ya. > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu > > > > > > > > > > > > > > > > >
