Di luar negeri, kabarnya perusahaan2 rokok dilarang sponsori acara olah raga. Selain itu, udah ada aturan yg membatasi gerak perusahaan rokok dari sisi bisnis hingga sosial (sponsorship etc).
Nah...gak heran untuk melanggengkan keuntungan perusahaan, para industrialis rokok asing pindah (salah satunya) ke Indonesia. Gak heran mereka beli perusahaan2 rokok nasional (Indonesia). Toh nanti ujung2nya keuntungannya masuk juga ke negeri asalnya dimana lokasi perusahaan itu berdiri. Indonesia mungkin diuntungkan dari perolehan pajak. Tapi, dari sisi kesehatan masyarakat secara umum dirugikan. Itulah bisnis. Tinggal cara bagaimana pemerintah mengatur dan menjamin kesehatan masyarakat sebagai penyeimbang dari bebasnya perusahaan rokok asing ekspansi ke sini. Seperti Yin n Yang. Ya...semua tergantung pemegang kebijakan. Kebetulan juga, saya seorang perokok, tapi saya tetap mengatur tidak berlebihan. Thanks, Bagya Powered by Geser-Sedikit-Mati (GSM) BlackBerry® -----Original Message----- From: "kangduren" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 11 Mar 2012 08:35:09 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [saham] Rokok http://www.youtube.com/watch?v=DiyWK3fzTpA tenkiu tag nya..... ane baru ngeh bahwa ribut2 undang2 itu hal yg krusial, "nikotin sebagai zat yg adiktif/ bersifat kecanduan". di amrik awalnya senat juga dimanipulasi, tapi akhirnya senat buat UU nikotin adalah adiktif. kalo di indonesia itu bisa disahkan jadi fatal, nama indonesia bisa cemar banget jual zat adiktif ke pelajar. sampe ke bayi pula, ada 5 bayi di indo yg masuk video merokok. --- In [email protected], frederickfst@... wrote: > > Share dkit nih, setelah dpt sedikit view dr ibu katrin mengenai prospek ggrm > ke dpannya, brati org2 yg beli ggrm secara ga lgs kan mengharapkan kinerja > ggrm meningkat yg diperoleh dr "seminimalnya" tidak berkurangnya demand rokok > d negri ini, > > Pdhl klo diliat pasar rokok itu kan sebenarnya bertentangan karena rokok itu > pembunuh, sbnernya bangsa kita ini dimanfaatkan sebesar2nya oleh phillip > morris dr negri paman sam sebagai ladang demmand dr perusahaan rokok yg sudah > sulit berkembang di sana karena ketatnya regulasi yg sebetulnya baik karena > prevent bangsany menjadi penyakitan gara2 rokok, > > Buat lengkapnya bs disimak d youtube under tag sex lies and cigarettes video > berdurasi 40 mnt ttg ironisnya industri rokok d indonesia. > > Yang sekaligus menjadi dilema hrs against dengan segala cara perusahaan rokok > yg skr memperluas target marketnya kepada remaja, anak di bawah umur, dan > bahkan sekarang untuk perempuan (rokok wanita silinder kecil) tp kita sebagai > investor /trader pasti berharap spy perusahaan rokoknya berkembang terus. > > Saya ngepost topik ini cm sebagai bahan diskusi, bukan brati saya munafik ato > against banget rokok atau gimana, soalnya saya jg sempat beli ggrm, hehehe, > gmn mnurut bapa/ibu sekalian? > Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone > > -----Original Message----- > From: katrin <kusumok@...> > Sender: [email protected] > Date: Sun, 11 Mar 2012 12:25:15 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: Fw: [saham] Analisa BBNI (FA singkat) > > Rada salah tuh asumsi nya, pertumbuhan produksi per tahun masih selalu di > atas 2,5 %, data terakhir malah di angka hampir 4 %, jadi bukan sekedar > kenaikan penjualan berdasarkan kenaikan harga jual. > Sudah gitu, jumlah produser/pabrik rokok semakin mengecil. Jadi kue yang > membesar dibagi di antara jumlah produser yang mengecil, market share GGRM > selalu meningkat. > > Ditambah lagi kondisi bahwa harga bahan baku semakin tahun malah kadang-2 > semakin menurun karena demand nya yang juga menurun :D > > Nah ada 2 studi yang menarik, yang 1 membandingkan harga rokok berdasarkan > inflasi....ternyata pada dasarnya harga rokok selalu naik di sekitar > kenaikan inflasi :D jadi nya elastisitas demand masih bisa mengikuti > kenaikan harga. Bahkan sebenarnya meningkat sejalan dengan peningkatan > kondisi ekonomi Indonesia. > Studi kedua, studi demografi, ternyata jumlah perokok usia muda masih terus > meningkat...diterjemahkan menjadi tabungan masa depan perusahaan rokok :D > > > > > > > > > > > > > > > > -- > Sent With Love *©* >
