Skor kebangkrutan BUMI

6.56 (447/7246)  + 3.26 ( -411/7246 ) + 6.72 ( -269/ 7246 ) + 1.05 ( 1484/6515 
)= 0.21
Score dibawah 1.1 berpotensi besar bangkrut secara finansial.
Modal turun drastis dalam beberapa th ini, apalagi baru pertama kali BUMI rugi 
sejak akusisi KPC. Waktu krisis 2008 ketika BUMI masih untung, harga saham BUMI 
anjlok ke 385. Jadi kalau ada pembalikan arah ( Technical rebound ) sebaiknya 
di jual dari pada tinggal kolor.



________________________________
 From: Bambang Kansah <[email protected]>
To: saham <[email protected]> 
Cc: obrolan-bandar <[email protected]> 
Sent: Thursday, August 30, 2012 9:26 AM
Subject: [saham] Potential Loss BUMI Tak Pengaruhi Arus Kas
 

  
Potential Loss BUMI Tak Pengaruhi Arus Kas
Angga Aliya - detikfinance
Kamis, 30/08/2012 08:19 WIB
Jakarta - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) diprediksi terancam bangkrut akibat 
beban utang dan rugi yang cukup tinggi. Tapi kerugian ini hanyalah potensial 
loss di atas kertas yang tidak mengganggu arus kas.

Menurut Analis PT Indosurya Securities, Reza Priyambada, rugi bersih BUMI itu 
hanya kerugian secara pencatatan. Jadi sifatnya masih potential loss, belum 
direalisasikan, 

"Sifatnya masih potential loss, belum direalisasikan. Karena itu menyangkut 
posisi portofolio derivatif perusahaan, tapi tidak mengganggu cashflow,” 
ujarnya, Kamis (30/08/2012).

Menurut Reza, jika dilihat dari segi pendapatan, BUMI masih mencatat 
pertumbuhan 9% dari US$ 1,792 miliar menjadi US$ 1,946 miliar. Posisi laba 
usaha pun masih mencatat angka positif US$ 239,165 juta.

Namun pada pos beban lain-lain, kata Reza, laba tersebut terpangkas karena 
adanya kerugian derivatif yang sifatnya masih berupa potensi.

"Dalam pencatatan akuntansi, posisi portofolio derivatif itu tetap dicatatkan 
hanya untuk menggambarkan posisi keuangan per akhir periode dengan asumsi 
kerugian portofoli tersebut direalisasi. Tapi sebetulnya itu belum 
terealisasi," imbuhnya.

Ia mengatakan, jika derivatif tersebut kembali normal di penghujung tahun 2012 
ini makan BUMI diprediksi tidak akan mengalami rugi. Reza menjelaskan, harga 
batubara memang sedang dalam tren melemah, tapi BUMI dinilainya tetap memiliki 
prospek, mengingat pendapatan BUMI masih meningkat di tengah penurunan harga 
batubara global.

Manajemen BUMI juga sepakat kinerja negatif ini lebih banyak diakibatnya oleh 
transaksi derivatif. Pendapatan terbukti mengalami peningkatan setiap 
triwulannya. Total pendapatan perseroan naik 8,6% dari US$ 1,792 miliar menjadi 
US$ 1,94 miliar.

Total volume penjualan batu bara juga meningkat 10,4% dari 29,3 juta ton 
menjadi 32,3 juta ton. 30% penjualan dikontribusikan pelanggan BUMI, Tata Power.

"Saya tidak bisa berkomentar dengan rumor yang berkembang, termasuk spekulasi 
yang ada. Bagaimana bisa dikatakan BUMI di ambang kebangkrutan jika kinerja 
perusahaan terus menunjukkan peningkatan," ucap Direktur Bumi, Dileep 
Srivastava dalam keterangannya kepada detikFinance, Rabu (29/8/2012).

Hasil riset eTrading Securities juga menyatakan meski BUMI menderita kerugian 
sampai US$ 322 juta, BUMI mencatatkan kenaikan pendapatan 14,12% year-on-year 
menjadi US$ 1,94 miliar. 

"Selain itu, dengan melihat arus kas pada semester I tahun ini, perseroan 
mencatatkan pendapatan arus kas operasi yang positif setelah membayar semua 
kewajiban termasuk bunga pinjaman," kata hasil riset tersebut.

Perseroan juga meningkatkan pendapatan kas aktivitas operasi secara signifikan 
atau naik sebesar 169% dari US$ 53,31 juta ke US$ 143,55 juta. 

"Dengan mempertimbangkan hal ini, kami menyimpulkan bahwa BUMI masih memiliki 
kinerja yang mampu memacu perusahaan untuk dapat membukukan keuntungan di 
periode berikutnya," tambahnya.



(ang/ang) 
-- 
send from my hoki blackberry@

 

Kirim email ke