Sekarang UNVR berapa yah? 2012/8/30 Bambang Kansah <[email protected]>
> ** > > > Biasa deh, Pak. Kalau Bozz sudah puas belanja, pasti diangkat sampe > mentok. Kayak dulu waktu UNVR dari 15 ribu longsor ke 12 ribu, saya sampe > malu teriak teriak suruh buy UNVR, sampe saya bikin kisah Ibu Ani yg dari > bangun tidur, mandi pake Lux, sikat gigi pake Pepsodent, keramas pake > Dove, cuci baju pake Rinso, masak pake Royco & kecap Bango, makan es krim > Walls, minum teh pake Sariwangi, dll...:) > > Lihat sendiri, dalam waktu setahun di 12 ribu.. sekarang UNVR sudah > berapa.. he.. he... > > > 2012/8/30 <[email protected]> > > ** >> >> >> ** Wuih sanggahan dari simpatisan BUMI? Manteb deh, tarik ulur :D >> >> >> >> Powered by Telkomsel BlackBerry® >> ------------------------------ >> *From: * Bambang Kansah <[email protected]> >> *Sender: * [email protected] >> *Date: *Thu, 30 Aug 2012 09:26:34 +0700 >> *To: *saham<[email protected]> >> *ReplyTo: * [email protected] >> *Cc: *obrolan-bandar<[email protected]> >> *Subject: *[saham] Potential Loss BUMI Tak Pengaruhi Arus Kas >> >> >> >> *Potential Loss* BUMI Tak Pengaruhi Arus Kas >> *Angga Aliya* - detikfinance >> Kamis, 30/08/2012 08:19 WIB >> [image: height: 0px;] >> [image: >> http://images.detik.com/content/2012/08/30/6/082223_bumilogodalam.jpg] >> *Jakarta *- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) diprediksi terancam bangkrut >> akibat beban utang dan rugi yang cukup tinggi. Tapi kerugian ini hanyalah >> potensial loss di atas kertas yang tidak mengganggu arus kas. >> >> Menurut Analis PT Indosurya Securities, Reza Priyambada, rugi bersih BUMI >> itu hanya kerugian secara pencatatan. Jadi sifatnya masih potential loss, >> belum direalisasikan, >> >> "Sifatnya masih potential loss, belum direalisasikan. Karena itu >> menyangkut posisi portofolio derivatif perusahaan, tapi tidak mengganggu >> *cashflow*,” ujarnya, Kamis (30/08/2012). >> >> Menurut Reza, jika dilihat dari segi pendapatan, BUMI masih mencatat >> pertumbuhan 9% dari US$ 1,792 miliar menjadi US$ 1,946 miliar. Posisi laba >> usaha pun masih mencatat angka positif US$ 239,165 juta. >> >> Namun pada pos beban lain-lain, kata Reza, laba tersebut terpangkas >> karena adanya kerugian derivatif yang sifatnya masih berupa potensi. >> >> "Dalam pencatatan akuntansi, posisi portofolio derivatif itu tetap >> dicatatkan hanya untuk menggambarkan posisi keuangan per akhir periode >> dengan asumsi kerugian portofoli tersebut direalisasi. Tapi sebetulnya itu >> belum terealisasi," imbuhnya. >> >> Ia mengatakan, jika derivatif tersebut kembali normal di penghujung tahun >> 2012 ini makan BUMI diprediksi tidak akan mengalami rugi. Reza menjelaskan, >> harga batubara memang sedang dalam tren melemah, tapi BUMI dinilainya tetap >> memiliki prospek, mengingat pendapatan BUMI masih meningkat di tengah >> penurunan harga batubara global. >> >> Manajemen BUMI juga sepakat kinerja negatif ini lebih banyak diakibatnya >> oleh transaksi derivatif. Pendapatan terbukti mengalami peningkatan setiap >> triwulannya. Total pendapatan perseroan naik 8,6% dari US$ 1,792 miliar >> menjadi US$ 1,94 miliar. >> >> Total volume penjualan batu bara juga meningkat 10,4% dari 29,3 juta ton >> menjadi 32,3 juta ton. 30% penjualan dikontribusikan pelanggan BUMI, Tata >> Power. >> >> "Saya tidak bisa berkomentar dengan rumor yang berkembang, termasuk >> spekulasi yang ada. Bagaimana bisa dikatakan BUMI di ambang kebangkrutan >> jika kinerja perusahaan terus menunjukkan peningkatan," ucap Direktur Bumi, >> Dileep Srivastava dalam keterangannya kepada detikFinance, Rabu (29/8/2012). >> >> Hasil riset eTrading Securities juga menyatakan meski BUMI menderita >> kerugian sampai US$ 322 juta, BUMI mencatatkan kenaikan pendapatan 14,12% >> year-on-year menjadi US$ 1,94 miliar. >> >> "Selain itu, dengan melihat arus kas pada semester I tahun ini, perseroan >> mencatatkan pendapatan arus kas operasi yang positif setelah membayar semua >> kewajiban termasuk bunga pinjaman," kata hasil riset tersebut. >> >> Perseroan juga meningkatkan pendapatan kas aktivitas operasi secara >> signifikan atau naik sebesar 169% dari US$ 53,31 juta ke US$ 143,55 juta. >> >> "Dengan mempertimbangkan hal ini, kami menyimpulkan bahwa BUMI masih >> memiliki kinerja yang mampu memacu perusahaan untuk dapat membukukan >> keuntungan di periode berikutnya," tambahnya. >> >> >> >> *(ang/ang)* >> >> -- >> send from my hoki blackberry@ >> >> > > > -- > send from my hoki blackberry@ > > >
