"Ditto S :-D" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:    Iman Jangan Memicu Keberingasan   
Posted by: "Nico Krisnanto" [EMAIL PROTECTED]   nkrisnanto   Tue Feb 19, 2008 
2:13 am (PST)   
http://mirifica. net/wmview. php?ArtID= 4708
<http://mirifica. net/wmview. php?ArtID= 4708> 
Beranda : Berita : URBI
14 Pebruari 2008 - 23:13

Iman Jangan Memicu Keberingasan
Franz Magnis Suseno menjadi pembicara dalam Kolokium yang
diselenggarakan Universitas Muhammadiyah, Malang.

Prof Dr Franz Magnis Suseno SJ menyatakan sependapat dengan pandangan
sekelompok kaum muda Islam Muhammadiyah progresif bahwa muslim
pluralis memiliki keyakinan iman yang liberatif terhadap yang
tertindas, bukan iman yang justru sering kali memicu keberingasan dan
sumber konflik antaragama. Pandangan itu tidak hanya berlaku bagi
Islam saja, melainkan juga bagi semua agama.

"Semakin banyak agamawan meyakini bahwa tidak mungkin suatu agama mau
membawa kekerasan dan kekejaman karena agama hanya memiliki masa
depan, jika tanpa ragu-ragu, setia kepada pesan yang memancarkan
perdamaian, kebaikan hati, dan keadilan terhadap segenap manusia,"
ujar Romo Magnis, panggilan akrab Franz Magnis Suseno di depan sekitar
250 peserta Kolokium Nasional Pemikiran Islam bertajuk "Dinamisasi
Muhammadiyah untuk Pencerahan Peradaban" di aula kampus III
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Selasa petang.

Romo Magnis yang tampil bersama Rektor UMM Sidoarjo, Prof Dr Ahmad
Jainuri dan Dr Zuly Qodir, dosen UMM Yogyakarta, dalam sesi bedah buku
Muhammadiyah Progresif: Manifesto Pemikiran Kaum Muda, yang ditulis
sejumlah penulis muda Muhammadiyah itu, menggarisbawahi pernyataan
yang menyebut munculnya tantangan-tantangan baru, seperti pluralisme,
multikulturalisme, demokrasi, persamaan gender, civil society, dan
dialog antarperadaban, merupakan sarana teologis untuk melakukan
kontekstualisasi terhadap ajaran Islam serta hermeneutika.

Hermeneutika, lanjutnya, sama sekali bukan istilah yang berasal dari
agama Kristen, melainkan dari filsafat. Hermeneutika adalah ilmu
tentang saling pengertian. "Saya lebih setuju bahwa hermeneutika
adalah metode untuk dapat lebih baik dalam menemukan kebenaran dalam
proses komunikasi lisan atau tulisan, baik di zaman dahulu hingga
sekarang," ujarnya.

Pluralisme, tegasnya, menolak eksklusivisme ajaran yang keras yang
menganggap semua keyakinan religius lain sebagai salah dan jelek,
tetapi tidak menganut relativisme yang menyatakan tak ada agama bisa
mengklaim dirinya sebagai yang paling benar.

Diungkapkan Romo Magnis, berpikir progresif bukan berarti sekadar
pokoknya maju, namun justru berani membuka diri terhadap
tantangan-tantangan baru dan berani mencari jawaban-jawaban baru,
serta tidak takut mengejutkan yang lain yang sudah ratusan tahun
terbiasa ditradisikan. "Jadi, mereka kaum progresif ini bukan hendak
memberontak terhadap Islam, namun justru sebaliknya atas nama Islam
yang diyakini, memberontak terhadap tafsiran-tafsiran dan sikap-sikap
yang dirasa sudah lama terbelenggu tradisi yang tidak peka terhadap
tantangan zaman," katanya.

Sebelumnya, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsuddin
mengatakan kemajemukan dalam gerakan dakwah Islam, terutama antara
kelompok konservatif dan kelompok liberal, merupakan sesuatu yang
alamiah. Jika kemajemukan itu dapat dikelola secara sinergi melalui
dialog pemikiran yang sejuk dan berkelanjutan akan terwujud
revitalisasi yang menjadi salah satu kekuatan dahsyat.

Namun, sebaliknya, jika kemajemukan yang ada dalam Islam secara
terus-menerus hanya didialektikakan atau diposisikan berhadap-hadapan,
yang terjadi justru benturan-benturan yang tidak akan pernah berhenti. ~




  Bring love into your home for this is our love for each other must start.
  ( Mother Teresa )
   
  Ditto Santoso 
Email : [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
  [EMAIL PROTECTED]  
Mobile : 62 81 311 420 720
    
---------------------------------
  Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.


Everytime you smile at someone, it is an action for love, 
a gift to that person, a beautiful thing.
(Mother Teresa)
 
DITTO SANTOSO
Email : [EMAIL PROTECTED] , [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] 
Mobile : 62 81 311 420 720
 



       
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.

Kirim email ke