(Jika gambar tidak kelihatan silahkan klik link ini: http://sampulhidup.wordpress.com/ ) Info bagi teman-teman milis.MajalahHIDUP edisi 23 Minggu 7 Juni 2009 minggu ini memuat Pengalaman Suster-suster PI mendampingi perempuan-perempuan yg mengalami KEHAMILAN TAK DIINGINKAN dalam Sajian Utamanya. Sajian ini diangkat sebagai peringatan hari anak-anak se-Dunia yang dirayakan setiap tanggal 1 Juni. Berikut Ringkasan SAJUT-nya: Hingga paruh 2009 ini, PIA Betlehem Bongsari, Semarang, mendampingi delapan perempuan yang mengalami kehamilan tak diinginkan (KTD). Para suster Penyelenggaraan Ilahi (PI) menerima dan mendampingi mereka di dalam rengkuh kasihnya. Demi bayi-bayi yang dikandungnya, calon-calon ibu mendapat pengasuhan yang semestinya. Lantas, bagaimana nasib anak-anak itu setelah lahir? Anak-anak itu lahir, namun jalan hidup mereka tidak sama. Misalnya, Gita, Evan, dan Fajar. Pendampingan yang sama juga dilakukan oleh Suster-Suster Gembala Baik. Di Villa Shallom, kini tinggal tujuh perempuan. Sekretaris Jenderal Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait menyatakan, pelayanan seperti ini seharusnya tidak sekadar mendapatkan apresiasi. Negara harus mendanai pelayanan semacam ini. Wasalam, Pemerhati HIDUP
