4 Seri Iklan Mega-Prabowo Ditolak Stasiun TV, Intervensi?

Rabu, 17 Juni 2009 | 11:17 WIBLaporan wartawan KOMPAS.com Inggried Dwi 
Wedhaswary


JAKARTA, KOMPAS.com — Empat dari 7 seri iklan televisi pasangan capres-cawapres 
PDI
Perjuangan dan Gerindra, Megawati-Prabowo, ditolak sejumlah stasiun
televisi untuk menayangkannya. Empat seri tersebut bertitel "Bangkrut",
"Mencintai", "Harga", dan "Pekerjaan".
Sekretaris II Tim
Kampanye Nasional Mega-Prabowo, Hasto Kristianto, mengatakan, alasan
yang diajukan adalah iklan tersebut dinilai berisi kritikan. "Memang
ada iklan yang mengkritik. Tapi kritik itu juga bagian dari pendidikan
politik, tapi 3 stasiun televisi menolak dengan berbagai alasan. Kami juga 
sadar, kalau mengkritik terlalu
vulgar, rakyat tidak senang," kata Hasto di kediaman Mega, Jalan Teuku
Umar, Jakarta Pusat, Rabu (17/6).
Berikut
ini adalah cuplikan salah satu iklan milik pasangan Megawati-Prabowo
berjudul "Harga" yang ditolak penayangannya tersebut. Cuplikan iklan tersebut 
saat ini dapat disaksikan di situs video YouTube.
Hasto
mengungkapkan, ada kejanggalan atas penolakan tersebut. Setelah
dilakukan pembicaraan, ada pula pengakuan bahwa stasiun televisi
tersebut menerima telepon yang meminta agar menolak iklan Mega-Prabowo.
"Ada
yang mengakui bahwa ada telepon kepada media elektronik tersebut
sehingga iklan kami yang sudah lulus sensor ditolak. Padahal sudah
diorder, dan tinggal pembayaran," ungkap Hasto.
Ia mengakui,
timnya menangkap indikasi intervensi dari tim kampanye pasangan
tertentu terhadap pihak stasiun televisi yang bersangkutan. Mengenai
apa yang akan dilakukan timnya atas hal ini, Hasto mengaku masih akan
membahasnya di tim kampanye. "Tapi, itu merupakan risiko kami sebagai
yang bukan incumbent," ujarnya.

sumber : 
http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/06/17/11172864/4.seri.iklan.mega-prabowo.ditolak.stasiun.tv.intervensi


regads
Alexander



      

Kirim email ke