Sahara 4 KORBAN MULAI BERJATUHAN
Tiba-tiba terdengar teriakan panjang memelas.... Aaaaaaaaaaaaaakkkkkkkkhhhhhhh................. Di depanku kulihat seekor burung merak terjilat api, Dan terbakar......... Sayap ku turunkan sedikit, untuk mengarahkan terbangku, mendekati kejadian itu. Dekat makin dekat.. dekat makin dekat.... kulihat sisa asap membumbung tinggi, dan kupandang ke bawah, seonggok daging Merak terbakar gosong... Kutolehkan pandanganku ke kanan, Gerangan apa yang membuat dia terbakar ?? Kutolehkan padanganku ke kiri, Gerangan apa yang membuat dia terbakar ?? Kubiarkan diriku terbang berputar-putar disekitar situ, Di atas mayat si burung Merak. Bak burung bangkai, Aku berputar-putar di situ, Ingin kutahu Gerangan apa yang menyebabkan dirinya terbakar........ Angin tiba-tiba bertiup kencang, seolah-olah mengikuti arah terbangku berputar, Makin lama makin cepat..makin lama makin cepat.. Makin lama makin membesar..makin lama makin membesar... Tiba-tiba.. teriakan-teriakan dari beberapa tempat, seolah bersahut-sahutan terdengar.... AAaaaaakkkkkkkhhhhhhhhhhhh........... Aaaaaaaaaaaaaaaakkkkkhhhhhhhhhhhhhhh....... Seperti cahaya Blits......sekejap terang diikuti terbakarnya seekor burung....Merak... Kulihat ke samping-sampingku lagi, di dalam deru angin yang bersuara keras, bergemuruh, Kulihat lagi seolah kilatan Blits..sekejap terdengar suara ledakan, Seekor burung lagi terbakar hangus...Merak, Diantara gemuruh suara angin, dan debu-debu kecil yang berterbangan, Kuarahkan pandanganku ke atas, Kulihat kilatan Blits lagi, sebentar kemudian terdengar suara letusan, Seekor burung terbakar lagi ..Merak, Maka ketika kupandang diriku, Aku ketakutan sendiri, Bulu-buluku berubah, Seperti seekor mutan, Bulu-bulu ku berubah, yang semula kotor dan buruk., kini menjadi berwana warni seperti...bulu Merak, Di atas kepalaku yang biasanya hanya Jambul saja, Tiba-tiba seolah ada yang memasangnya, Sebuah mahkota ada di atas kepalaku...mahkota MERAK, Teringatlah aku perkataan Hud-Hud, "Engkau hanyalah burung kecil, lemah tak berdaya," Maka dalam ketakutanku, Aku berteriak,"SIMURGH....SIMURGH.....Engkaulah Yang MAHA BESAR......" "AKu hanyalah makhluk kecil..kotor dan tak berdaya...." "SIMURGH...SIMURGH engkaulah yang MAHA BESAR "... Teriakan kuperkeras, Kerongkonganku kuperkencang, AKu berteriak-teriak terus, "SIMURGH...SIMURGH engkaulah yang MAHA BESAR "... Suara teriakanku seolah ditelan angin yang menderu, Kesadaranku makin lama makin berkurang, Antara sadar dan tidak...... Tubuhku melayang tanpa arah...... Angin yang menderu-nderu perlahan memelankan suaranya, Debu-debu tak mau diajak terbang lagi oleh sang angin, kupandang diriku, Mahkota MERAK telah hilang dari atas kepalaku, Menjadi jambul lagi. Bulu-bulu MERAK telah hilang dari tubuhku, Bulu- buluku kembali kotor dan hina, Kesadaranku lenyap......... Aku pingsan..... Tubuhku meluncur ke bawah...........jatuh bersambung... [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Know an art & music fan? Make a donation in their honor this holiday season! http://us.click.yahoo.com/.6dcNC/.VHMAA/Zx0JAA/wnIolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Ditunggu selalu kontribusinya baik lewat website maupun mailing list. Cara kirim cerita di website Sarikata.com : http://www.sarikata.com/index.php?fuseaction=home.kirim_cerita Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/sarikata/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
