Re: [mediacare] Untuk Fery Zidane - Re: Jerusalem

2007-02-13 Terurut Topik Al-Mahmud Abbas

Wadhhh seru amat ya... Betapa tergambar kerendah dirian, kemurkaan,
keiri-dengkian hati yang dikuasai nafsu duniawi. Agama digunakan untuk
penimbul sebab kebencian, seolah-olah Tuhan perlu sesuatu untuk
dipertahankan karena sesuatu itu digunakan untuk memujaNya. Seandainya semua
dapat memahami agama sampai pada hakikat dan esensinya maka tidak perlu
terpengaruh oleh ada atau tidaknya sesuatu sebagai simbol. Segala sesuatu
pasti akan rusak atau dirusak tergantung kemanfaatan atau kerusakan yang
diperlukan. hanya satu yang maha kekal adalah Beliau, jadi kalau mau
menikmati surga satukanlah hatimu dengan Yang Maha Kekal dengan tidak
terpengaruh oleh apapun juga. Tuhan tidak perlu apa2 kecuali keikhlasan kita
menyembah dan menyatukan hati dengan kehendakNYA.
Melihat sejarah jangan sepotong tetapi sejarah dari awal mulanya bahwa Nabi
Ibrahim AS memang dikaruniai tanah Israel bukan di Arab, itu ada bukti
sejarahnya bukan sekedar cerita. Sejarah umat manusia memang tumpang tindih
tidak karuan dan tidak ada yang paling benar kecuali Yang Maha Membuat.
Untuk ukuran tatanan dunia saat ini tentu saja mengikuti hukum dunia yang
diakui oleh dunia, tidak perlu memperdebatkan sesuatu yang tidak diketahui
dengan pasti. Apa yang ada sekarang dan diakui oleh dunia sebaiknyalah
diakui, tidak usah sok pahlawan. Tuhan tidak perlu di'pahlawani' karena
'Beliau' Maha Mampu, kalau mau mengeliminir kaum Yahudi tidak usah kita
susah payah.. cukup diciptakan suatu bencana maka musnahlah mereka.
Kenapa tidak dilakukanNYA ?? Jangan pernah menanyakan itu, tetapi
bertanyalah kepada bangsa-bangsa kenapa sih me-neraka-kan diri dengan
menabur angin kebencian kepada negara yahudi yang kecil itu ? Tidakkah lebih
baik mencoba ikhlas menerima dengan tetap waspada dan menjaga diri, tidak
dengan mengusik-usik main api... lalu dilihat perkembangannya ? Kenyataanya
meskipun menang dalam perang 6 hari mereka mau mengembalikan wilayah2 yang
didudukinya, belum cukupkah menunjukkan bahwa mereka sebetulnya punya
kredibilitas untuk menjaga kesepakatan kewilayahan juga..?

Semoga bermanfaat untuk memotong keruncingan. Atau mungkin justru lebih suka
diperruncing ?

Wassalam.




On 2/13/07, Sato Sakaki [EMAIL PROTECTED] wrote:


  Numpang nimbrung menanggapi sedikit, selagi ndak ada
kerjaan lain.

 begini saudari nasrani muskitawatisiapa yg
 bilang bahwa negara Israel itu ada..? siapa yg
 bilang bahwa negara israel itu terletak di
 jerusalem..?

Loh apakah negara yang berbatasan dengan Laut Tengah
di sebelah barat, West Bank di sebelah timur, Gurun
Sinai, Laut Merah, Arab Saudi dan Yordania di sebelah
selatan dan Libanon di selatan itu namanya bukan
Israel, salahsatu negara anggota PBB? Bagaimana anda
mengatakan bahwa Israel itu tidak ada?

Anda punya peta? Pernah belajar lihat peta? Yerusalem
itu adalah sebuah kota yang merupakan ibukota Israel.
Jadi bukan Israel yang terletak di Yerusalem, tetapi
Yerusalem itu merupakan bagian dari wilayah Israel.
Yerusalem terdiri dari dua bagian, Yerusalem Barat dan
kota tua Yerusalem Timur. Yerusalem Timur direbut
tentara Israel dalam Perang Enam Hari 1967.

 tahukah anda bahwa negara israel yg skrg adalah
 serobotan dari pihak palestine.

Palestina yang sebelumnya disebut Kanaan semula adalah
tanahair pemeluk agama yahudi yang kemudian diserbu
tentara islam dari Jazirah Arab yang dipimpin oleh
Khalifah Umar bin Khattab dan panglimanya Khalid bin
Walid. Sejak itu mereka hidup sebagai rakyat jajahan
yang ditindas selama berabad-abad sehingga pada
ber-diaspora ke berbagai penjuru dunia.

Setelah Kesultanan Turki (Imperium Ottoman) tumbang
menyusul Perang Dunia Pertama banyak yang pulang
kembali ke tanahair mereka. Mereka beli tanah dari
tuan-tuan tanah Arab untuk mendirikan
perkampungan-perkampungan pertanian kolektif yang
disebut kibbutz.

Dan sesudah Perang Dunia Kedua, ketika banyak tanah
jajahan ratusan tahun memproklamasikan kemerdekaan,
mereka juga memproklamasikan kemerdekaan tanggal 14
Mei 1948. Seperti juga Indonesia yang mengalami agresi
sesudah memproklamasikan kemerdekaan, Israel juga
mengalami agresi, tetapi mereka dengan gagah perkasa
berhasil survive mempertahankan diri.

 aneh sekali anda ini...siapa yg bilang bahwa
 angkatan perang israel maha kuat..? hahaha lawan
 gerilyawan Hezbolah yg segellintir dan hanya
 menggunakan pelontar roket usang aja mrk kalang
 kabut..gimana menghadapi angkatan perang Iran yg
 sangat kuat..?

Jangan hanya memelototi situs propaganda atau media
bermutu jurnalistik rendah semacam Suara Hidayatullah
dan Republika.

Sejarah melihat bahwa negara Israel yang baru lahir
dikeroyok ramai-ramai tahun 1948, tapi mereka
memenangkan perang. Dalam Perang Enam Hari 1967,
angkatan udara Israel nyaris menyapu bersih angkatan
udara Mesir, Syria, Iraq dan Yordania. Ratusan pesawat
tempur jet MIG dan pembom TU-16 buatan Rusia hancur di
landasan. Terusan Suez menjadi kuburan kapal berbagai
jenis sehingga tak dapat digunakan lagi selama 8
tahun. Puluhan ribu tentara dan ratusan 

[mediacare] Untuk Fery Zidane - Re: Jerusalem

2007-02-12 Terurut Topik Sato Sakaki
Numpang nimbrung menanggapi sedikit, selagi ndak ada
kerjaan lain. 

   begini  saudari nasrani muskitawatisiapa yg
 bilang bahwa negara Israel itu ada..? siapa yg
 bilang bahwa negara israel itu terletak di
 jerusalem..?

Loh apakah negara yang berbatasan dengan Laut Tengah
di sebelah barat, West Bank di sebelah timur, Gurun
Sinai, Laut Merah, Arab Saudi dan Yordania di sebelah
selatan dan Libanon di selatan itu namanya bukan
Israel, salahsatu negara anggota PBB? Bagaimana anda
mengatakan bahwa Israel itu tidak ada? 

Anda punya peta? Pernah belajar lihat peta? Yerusalem
itu adalah sebuah kota yang merupakan ibukota Israel.
Jadi bukan Israel yang terletak di Yerusalem, tetapi
Yerusalem itu merupakan bagian dari wilayah Israel.
Yerusalem terdiri dari dua bagian, Yerusalem Barat dan
kota tua Yerusalem Timur. Yerusalem Timur direbut
tentara Israel dalam Perang Enam Hari 1967. 

   tahukah anda bahwa negara israel yg skrg adalah
 serobotan dari pihak palestine.

Palestina yang sebelumnya disebut Kanaan semula adalah
tanahair pemeluk agama yahudi yang kemudian diserbu
tentara islam dari Jazirah Arab yang dipimpin oleh
Khalifah Umar bin Khattab dan panglimanya Khalid bin
Walid. Sejak itu mereka hidup sebagai rakyat jajahan
yang ditindas selama berabad-abad sehingga pada
ber-diaspora ke berbagai penjuru dunia. 

Setelah Kesultanan Turki (Imperium Ottoman) tumbang
menyusul Perang Dunia Pertama banyak yang pulang
kembali ke tanahair mereka. Mereka beli tanah dari
tuan-tuan tanah Arab untuk mendirikan
perkampungan-perkampungan pertanian kolektif yang
disebut kibbutz. 

Dan sesudah Perang Dunia Kedua, ketika banyak tanah
jajahan ratusan tahun memproklamasikan kemerdekaan,
mereka juga memproklamasikan kemerdekaan tanggal 14
Mei 1948. Seperti juga Indonesia yang mengalami agresi
sesudah memproklamasikan kemerdekaan, Israel juga
mengalami agresi, tetapi mereka dengan gagah perkasa
berhasil survive mempertahankan diri.  

   aneh sekali anda ini...siapa yg bilang bahwa
 angkatan perang israel maha kuat..? hahaha lawan
 gerilyawan Hezbolah yg segellintir dan hanya
 menggunakan pelontar roket usang aja mrk kalang
 kabut..gimana menghadapi angkatan perang Iran yg
 sangat kuat..?

Jangan hanya memelototi situs propaganda atau media
bermutu jurnalistik rendah semacam Suara Hidayatullah
dan Republika. 

Sejarah melihat bahwa negara Israel yang baru lahir
dikeroyok ramai-ramai tahun 1948, tapi mereka
memenangkan perang. Dalam Perang Enam Hari 1967,
angkatan udara Israel nyaris menyapu bersih angkatan
udara Mesir, Syria, Iraq dan Yordania. Ratusan pesawat
tempur jet MIG dan pembom TU-16 buatan Rusia hancur di
landasan. Terusan Suez menjadi kuburan kapal berbagai
jenis sehingga tak dapat digunakan lagi selama 8
tahun. Puluhan ribu tentara dan ratusan tank Israel
merebut Tepi Barat Sungai Yordan dan Yerusalem Timur,
wilayah Syria Dataran Tinggi Golan, Jalur Gaza dan
wilayah Mesir yang luas: Jazirah Sinai. Dan perang
yang menyebabkan kekalahan besar negara-negara Arab
itu hanya berlangsung enam hari.  

Perang Yom Kippur 1973 dan invasi Libanon tahun
1980-an kembali menunjukkan keperkasaan angkatan
bersenjata Israel. Dalam Perang Udara di atas Lembah
Beka'a bulan Juli 1982, pesawat-pesawat tempur F-15
dan F-16 Israel menembak-jatuh 87 pesawat tempur jet
MIG dan Sukhoi Syria. Pihak Israel hanya kehilangan
sebuah A-4 Skyhawk dan sebuah helikopter.

Hizbullah dikatakan menang karena Israel tidak
berhasil menghentikan perlawanan mereka setelah
sebulan karena rupanya membangun terowongan rahasia di
bawah gurun dan dipasok diam-diam dengan roket
Katyusha jenis baru oleh Iran. Saya kira Israel akan
mencoba lagi dengan taktik lain seandainya Hizbullah
karena kesenangan ditepuk-tepuk pundaknya oleh induk
semang mereka, Iran dan Syria kembali mengganggu
ketenteraman penduduk israel di Israel Utara. 

Angkatan perang Iran sangat kuat? Seandainya Iran
bertetangga dekat dengan Israel, saya yakin Teheran,
Isfahan, Mashad, Busher dan Bandar Abbas akan dapat
dilumat dalam tempo beberapa jam oleh ratusan jet
tempur Israel yang datang bergelombang-gelombang.

--- fery zidane [EMAIL PROTECTED] wrote:
 sebelum saya mengomentari tulisan anda..tolong anda
 cabut dahulu nama muslim dari email anda...saya tahu
 siapa anda.
   begini  saudari nasrani muskitawatisiapa yg
 bilang bahwa negara Israel itu ada..? siapa yg
 bilang bahwa negara israel itu terletak di
 jerusalem..?
   tahukah anda bahwa negara israel yg skrg adalah
 serobotan dari pihak palestine..atau anda hanya
 pura2 dungu utk tdk mengetahuinya.
   kalau mau beri komentar itu hrs yg jelas ..jgn
 asal jeplak tanpa bukti...coba anda buktikan secara
 legal bahwa borobudur mau di ratakan..?
   aneh sekali anda ini...siapa yg bilang bahwa
 angkatan perang israel maha kuat..? hahaha lawan
 gerilyawan Hezbolah yg segellintir dan hanya
 menggunakan pelontar roket usang aja mrk kalang
 kabut..gimana menghadapi angkatan perang Iran yg
 sangat kuat..?
   jelas menlu Hasan wirayuda marah, jelas