Re: [wanita-muslimah] Re: obrolan yesus, mbak Ida & me => tambahan

2006-07-12 Terurut Topik L.Meilany
Yg saya tahu dalam pembicaraan antar agama Islam dan Kristen.
Sering tidak/kurang jelas ajaran Kristen yg mana yg menjadi rujukan.

Jadi memang jika ingin di cari titik temunya seperti yg Pak HMNA sampaikan 
antara Yesus [ bagi Kristen lainnya - perjanjian lama] dan ucapan Paulus [ bagi 
Katholik] 
memang tidak pernah sepakat.

Di milis tetangga yg dimoderatori member WM, Pak Radityo.
Pembicaraan/debat antar kristen dan islam sangatlah serunya.
Saya di sana cuma jadi 'pengamat' :-))
Ada orang kristen yg mengkritik ajaran Islam dengan semena-mena.
[ dan menurut saya salah besar, terutama masalah kehidupan Rasulullah]
Saya sih berusaha menahan diri untuk tidak menimpali atau meluruskan, meskipun 
saya percaya sangat2 bisa...
Karena nantinya justru akan malahan jadi bikin marah2, esmosi, pembunuhan 
karakter seperti yg sudah pernah terjadi :-)
Kita akan seperti mengajarkan hewan untuk bicara bahasa manusia :-))

Mungkin demikian juga jika orang Islam mengkritisi ajaran kristen, ada hal2 yg 
tidak sesuai.
'landasan ajaran kristen mana yg diambil' ??
Kristen setahu saya kan banyak : Ada katholik, ada advent, protestan, 
pantekosta.
Masing2 'berbeda' [digarisbawahi] dalam menyikapi ajaran Yesus.

Tentang Paulus yg saya tahu adalah :
Bagi penganut Katholik, Paulus adalah santo-orang suci Katholik, mati 'syahid' 
tahun 64 di Roma.
Surat2nya dan Kisah Perbuatan Para Rasul (kitab ke 5 dari Perjanjian Baru) 
adalah sumber pengetahuan bagi umat Katholik
tentang ajaran dan hidupnya.
Di sidang gereja pertama yg diadakan di Jerusalem dengan sokongan Barnabas ia 
dapat memenangkan pendapat bahwa aturan Taurat tidak berlaku lagi bagi orang 
"Kristen bekas kafir"
Di gereja Katholik hari rayanya adalah 29 Juni, hari peringatan pertobatannya 
25 Januari.
[ Mungkin ada member WM yg Katholik, kiranya uraian saya ini benar adanya]

Salam
l.meilany

  - Original Message - 
  From: H. M. Nur Abdurrahman 
  To: wanita-muslimah@yahoogroups.com 
  Sent: Monday, July 10, 2006 11:13 AM
  Subject: Re: [wanita-muslimah] Re: obrolan yesus, mbak Ida & me => tambahan


  Tambahan:
  Mengapa saya katakan perbincangan ini tidak ada ujung-ujungnya, karena
  bicara teologi, ada perbedaan antara ajaran Yesus dengan ajaran Paulus:
  HMNA
  +++
  Ajaran Yesus
  Matius 4:17-18: "janganlah kamu menyangka, bahwa aku datang untuk merombak
  Hukum Taurat atau Kitab Para Nabi. Aku datang bukan untuk merombaknya,
  melainkan untuk memenuhi/mengabulkanya (to fullfil). Karena sesungguhnya Aku
  berkata kepadamu: selama langit dan bumi belum lenyap, satu titik pun
  sekali-kali tidak akan dihapus dari isi Hukum Taurat itu sampai semuanya
  terjadi. Karena  itu barang siapa yang menghapus salah satu perintah Hukum
  Taurat meskipun yang paling kecil, dan mengajarkannya kepada orang lain, ia
  akan menduduki tempat paling rendah dalam Kerajaan Sorga"

  Ajaran Paulus
  Roma 3:28 => "Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan
  bukan karena ia melakukan hukum Taurat."
  +

  - Original Message -
  From: "H. M. Nur Abdurrahman" <[EMAIL PROTECTED]>
  To: 
  Sent: Monday, July 10, 2006 10:16 AM
  Subject: Re: [wanita-muslimah] Re: obrolan yesus, mbak Ida & me


  > Sebenarnya telah saya jawab Mia, namun boleh jadi tidak sampai postingan
  > saya itu. Ini saya copy paste dari postingan reply yang telah saya posting
  > itu: Sebenarnya saya sebelumnya tidak mau campur perbincangan yang tidak
  ada
  > nanti ujung-ujungnya itu, namun karena nama saya disebut, ya saya akhirnya
  > campur juga.
  > HMNA
  > 
  >
  > Justru dalam uraian Mia di sini bertumpu pada memberhalakan otaknya.
  Padahal
  > playing field itu sudah jelas dalam ayat:
  > Qul ya-ahla lkita-bi ta'aalaw ila- kalimatin sawaain baynanaa wabaynakum
  > allaa na'buda illaLla-ha walaa tusyrika bihi- syay.an wwalaa yattakhidza
  > ba'dhunaa ba'dhan arbaaban mmin duwniLla-hi (S. Ali Imran 3:64), artinya:
  > Katakanlah, hai Ahli Kitab marilah kepada suatu kalimat yang tidak ada
  > perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah
  dan
  > tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatu pun dan tidak (pula) sebagian
  > kita menjadikan sebagian yang lain sebagai Tuhan selain daripada Allah.
  >
  > Sedangkan akhir kalimat "tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita
  > persekutukan Dia dengan sesuatu pun dan tidak (pula) sebagian kita
  > menjadikan sebagian yang lain sebagai Tuhan selain daripada Allah" itulah
  > dia the only or single avatar. Maka Playing field itu hanya sekadar
  sharing
  > information yang ujung-ujungnya ialah kesepakatan untuk tidak sepakat,
  bukan
  > sinkritisme ala kejawen.

Re: [wanita-muslimah] Re: obrolan yesus, mbak Ida & me => tambahan

2006-07-10 Terurut Topik H. M. Nur Abdurrahman
Tambahan:
Mengapa saya katakan perbincangan ini tidak ada ujung-ujungnya, karena
bicara teologi, ada perbedaan antara ajaran Yesus dengan ajaran Paulus:
HMNA
+++
Ajaran Yesus
Matius 4:17-18: "janganlah kamu menyangka, bahwa aku datang untuk merombak
Hukum Taurat atau Kitab Para Nabi. Aku datang bukan untuk merombaknya,
melainkan untuk memenuhi/mengabulkanya (to fullfil). Karena sesungguhnya Aku
berkata kepadamu: selama langit dan bumi belum lenyap, satu titik pun
sekali-kali tidak akan dihapus dari isi Hukum Taurat itu sampai semuanya
terjadi. Karena  itu barang siapa yang menghapus salah satu perintah Hukum
Taurat meskipun yang paling kecil, dan mengajarkannya kepada orang lain, ia
akan menduduki tempat paling rendah dalam Kerajaan Sorga"

Ajaran Paulus
Roma 3:28 => "Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan
bukan karena ia melakukan hukum Taurat."
+

- Original Message -
From: "H. M. Nur Abdurrahman" <[EMAIL PROTECTED]>
To: 
Sent: Monday, July 10, 2006 10:16 AM
Subject: Re: [wanita-muslimah] Re: obrolan yesus, mbak Ida & me


> Sebenarnya telah saya jawab Mia, namun boleh jadi tidak sampai postingan
> saya itu. Ini saya copy paste dari postingan reply yang telah saya posting
> itu: Sebenarnya saya sebelumnya tidak mau campur perbincangan yang tidak
ada
> nanti ujung-ujungnya itu, namun karena nama saya disebut, ya saya akhirnya
> campur juga.
> HMNA
> 
>
> Justru dalam uraian Mia di sini bertumpu pada memberhalakan otaknya.
Padahal
> playing field itu sudah jelas dalam ayat:
> Qul ya-ahla lkita-bi ta'aalaw ila- kalimatin sawaain baynanaa wabaynakum
> allaa na'buda illaLla-ha walaa tusyrika bihi- syay.an wwalaa yattakhidza
> ba'dhunaa ba'dhan arbaaban mmin duwniLla-hi (S. Ali Imran 3:64), artinya:
> Katakanlah, hai Ahli Kitab marilah kepada suatu kalimat yang tidak ada
> perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah
dan
> tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatu pun dan tidak (pula) sebagian
> kita menjadikan sebagian yang lain sebagai Tuhan selain daripada Allah.
>
> Sedangkan akhir kalimat "tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita
> persekutukan Dia dengan sesuatu pun dan tidak (pula) sebagian kita
> menjadikan sebagian yang lain sebagai Tuhan selain daripada Allah" itulah
> dia the only or single avatar. Maka Playing field itu hanya sekadar
sharing
> information yang ujung-ujungnya ialah kesepakatan untuk tidak sepakat,
bukan
> sinkritisme ala kejawen..
>
> Btw, memberhalakan akal ialah menyembah akal, menyembah selain Allah.
> HMNA
>
> - Original Message -
> From: "Mia" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: 
> Sent: Sunday, July 09, 2006 12:45 PM
> Subject: [wanita-muslimah] Re: obrolan yesus, mbak Ida & me
>
>
> > Sungguh dialog yang cerdas dan mencerahkan. I cannot do it any
> > better.  Dialog kayak gini kudu diikutin, jangan peduliin
> > berantemannya HMNA dan Sato..:-(
>
>
>
> - Original Message -
> From: "L.Meilany" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: 
> Sent: Monday, July 10, 2006 6:16 AM
> Subject: Re: [wanita-muslimah] Re: obrolan yesus, mbak Ida & me
>
>
> > Nimbrung :
> > Minggu lalu saya ikutan seminar serius tentang pandangan hidup-
worldview
> dan epistemologi islam
> > oleh Insist.
> > Ada yg membedakan antara pandangan hidup islam dan barat [ boleh dibaca
> kristen]
> > 1. Prinsip : Islam - tawhidi -keesaan
> >  Barat - dikotomi
> > 2. Asas : Islam - wahyu, hadith, akal, pengalaman dan intuisi
> >Barat  - rasio, spekulasi filosofis
> > 3. Sifat : Islam - otentisitas dan finalitas
> >Barat - rasionalitas, terbuka dan selalu berubah
> > 4. Makna realitas : Islam - berdasarkan kajian metafisis
> >Barat - pandangan sosial, kultural,
empiris
> > 5. Obyek kajian : Islam - visible & invisible
> > Barat - tata nilai masyarakat
> >
> > Uraiannya silakan dilihat dari pengalaman keseharian masing2:-)
> > Bagaimana tatkala mengusung masalah keyakinan [ agama] dalam keseharian
> bila harus
> > melihat juga keyakinan lain yg berbeda...
> >
> > Salam
> > l.meilany
> >
> >   - Original Message -
> >   From: Mia
> >   To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> >   Sent: Sunday, July 09, 2006 11:45 AM
> >   Subject: [wanita-muslimah] Re: obrolan yesus, mbak Ida & me
> >
> >
> >   Sungguh dialog yang cerdas dan mencerahkan. I cannot do it any
> >   better.  Dialog kayak gini kudu diikutin, jangan peduliin
> >   berantemannya HMNA dan Sato..:-(
> >
> >   Dalam memandang peristiwa-peristiwa alam dan dunia, kita bisa pesimis
> >   dan bisa optimis. Ini semua alamiah saja, emang itu dah bawaan kita
> >   kok.
> >
> >   Teologi Kristen, seperti yang di-implikasikan Pak Yas - warnanya
> >   lebih pesimis. Kekejaman dunia kadang sungguh nggak bisa dimengerti,
> >   sehingga kita mengharapkan th