|
Senin, 9 Oktober 2006 PDAM dan PLN Kembali Dikeluhkan
Singkawang,- PDAM dan
PLN kembali dikeluhkan warga. Sudah sebulan ini, air PDAM di kawasan Perumnas
Kelurahan Roban (Jalan Jeruk) tidak ngalir. Sementara PLN, selalu memadamkan
listrik di siang hari membuat ibu-ibu rumah tangga yang sedang membuat kue untuk
persiapan hari raya, terganggu.
Untuk PDAM, masyarakat setempat meminta
kebijakan PDAM agar dapat memperbaiki distribusi air yang disalurkan untuk
konsumen. Karena masalah distribusi ini bukan hanya sekali, melainkan seringkali
hingga membuat warga sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.
"Sudah
sebulan ini air tidak ngalir, persisnya sebelum bulan puasa. Tapi tidak ada dari
pihak PDAM yang mengambil langkah untuk mencoba memperbaiki kondisi yang ada,"
kata Sulaiman, warga Jalan Jeruk Perumnas Roban, Singkawang.
Yang tidak
bisa diterima warga, pembayaran air bersih jalan terus dilakukan, sementara
pelayanan yang diberikan tidak sesuai dengan tarif yang dibayarkan setiap
bulannya. Yang ada hanya merugikan warga sebagai konsumen. Karena seperti
diketahui, air bersih sangat penting untuk keperluan hidup manusia. Baik untuk
kebutuhan rumah tangga, maupun untuk konsumsi. Karena jujur diakuinya, di
kawasan mereka sangat sedikit warga yang membuat sumor bor.
Kata dia,
PDAM jangan berkilah krisis air terjadi karena musim kemarau dan tidak hujan.
Itu alasan klasik, karena pada dasarnya PDAM memiliki intake cadangan yaitu
Sungai Seluang. Intake tersebut bisa dimanfaatkan di saat krisis sekarang ini.
"Jika intake tersebut masih saja tidak bisa menutupi, maka PDAM bisa
mengeluarkan program distribusi air ke konsumen secara bergilir, bukan hanya
Perumnas Roban saja," katanya.
Di lokasi yang sama, Ibu-ibu rumah tangga
kalut dengan listrik yang kerap dipadamkan PLN pada siang hari. Maklum, sekarang
ini ibu-ibu sudah mulai sibuk mempersiapkan aneka kue untuk disuguhkan di hari
raya, dua pekan mendatang.
"Saat ini kita sudah mulai membuat kue kering
untuk lebaran. Jadi tolonglah kepada PLN agar tidak full memadamkan listrik di
siang hari. Kalau pun ada pemadaman, mohon senantiasa diumumkan sehingga
pembuatan kue tersebut bisa dijadwal," kata Ibu berkacamata ini, kepada
Pontianak Post, kemarin.
Ibu-ibu rumah tangga itu berharap, pihak PLN
dapat sedikit memahami kesibukan ibu-ibu rumah tangga dalam menghadapi lebaran
ini. Mereka mohon kebijaksanaan dari PLN agar mempertimbangkan permintaan
mereka. (vie)
__._,_.___
=====================================================
~~~~~~~~~~ Selamat Menunaikan Ibadah Puasa ~~~~~~~~~~
Hapus bagian email yang tidak perlu sebelum me-reply
United Singkawang - [http://www.singkawang.us]
Friendster - [http://www.friendster.com/singkawang]
=====================================================
SPONSORED LINKS
__,_._,___
|