Ini kebutuhan dasar suatu masyarakat.Keberhasilan suatu pemerintahan memenuhi 2 kebutuhan dasar ini hendaknya dijadikan patokan mengukur kinerja.Yang lain adalah sekunder.Tanpa air dan listrik kehidupan dalam keluarga pasti terganggu.
Frans
At 12:56 AM 10/10/2006, you wrote:
http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=126160__._,_.___
Senin, 9 Oktober 2006
PDAM dan PLN Kembali Dikeluhkan
Singkawang,- PDAM dan PLN kembali dikeluhkan warga. Sudah sebulan ini, air PDAM di kawasan Perumnas Kelurahan Roban (Jalan Jeruk) tidak ngalir. Sementara PLN, selalu memadamkan listrik di siang hari membuat ibu-ibu rumah tangga yang sedang membuat kue untuk persiapan hari raya, terganggu.
Untuk PDAM, masyarakat setempat meminta kebijakan PDAM agar dapat memperbaiki distribusi air yang disalurkan untuk konsumen. Karena masalah distribusi ini bukan hanya sekali, melainkan seringkali hingga membuat warga sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.
"Sudah sebulan ini air tidak ngalir, persisnya sebelum bulan puasa. Tapi tidak ada dari pihak PDAM yang mengambil langkah untuk mencoba memperbaiki kondisi yang ada," kata Sulaiman, warga Jalan Jeruk Perumnas Roban, Singkawang.
Yang tidak bisa diterima warga, pembayaran air bersih jalan terus dilakukan, sementara pelayanan yang diberikan tidak sesuai dengan tarif yang dibayarkan setiap bulannya. Yang ada hanya merugikan warga sebagai konsumen. Karena seperti diketahui, air bersih sangat penting untuk keperluan hidup manusia. Baik untuk kebutuhan rumah tangga, maupun untuk konsumsi. Karena jujur diakuinya, di kawasan mereka sangat sedikit warga yang membuat sumor bor.
Kata dia, PDAM jangan berkilah krisis air terjadi karena musim kemarau dan tidak hujan. Itu alasan klasik, karena pada dasarnya PDAM memiliki intake cadangan yaitu Sungai Seluang. Intake tersebut bisa dimanfaatkan di saat krisis sekarang ini. "Jika intake tersebut masih saja tidak bisa menutupi, maka PDAM bisa mengeluarkan program distribusi air ke konsumen secara bergilir, bukan hanya Perumnas Roban saja," katanya.
Di lokasi yang sama, Ibu-ibu rumah tangga kalut dengan listrik yang kerap dipadamkan PLN pada siang hari. Maklum, sekarang ini ibu-ibu sudah mulai sibuk mempersiapkan aneka kue untuk disuguhkan di hari raya, dua pekan mendatang.
"Saat ini kita sudah mulai membuat kue kering untuk lebaran. Jadi tolonglah kepada PLN agar tidak full memadamkan listrik di siang hari. Kalau pun ada pemadaman, mohon senantiasa diumumkan sehingga pembuatan kue tersebut bisa dijadwal," kata Ibu berkacamata ini, kepada Pontianak Post, kemarin.
Ibu-ibu rumah tangga itu berharap, pihak PLN dapat sedikit memahami kesibukan ibu-ibu rumah tangga dalam menghadapi lebaran ini. Mereka mohon kebijaksanaan dari PLN agar mempertimbangkan permintaan mereka. (vie)
=====================================================
~~~~~~~~~~ Selamat Menunaikan Ibadah Puasa ~~~~~~~~~~
Hapus bagian email yang tidak perlu sebelum me-reply
United Singkawang - [http://www.singkawang.us]
Friendster - [http://www.friendster.com/singkawang]
=====================================================
SPONSORED LINKS
| Pontianak hotel indonesia | Pontianak indonesia hotel |
Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
