http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=132973
Sabtu, 17 Februari 2007 Perangko Imlek Hadir di Singkawang Special Edition Hanya 30 Album Singkawang,- Kantor Pos Indonesia mengeluarkan perangko edisi Imlek. Jumlah Perangko bernuansa merah dengan banyak variasi tersebut sangat terbatas. Di Indonesia, Kantor Pos hanya mencetak sebanyak 25 ribu lembar. Ini dibagikan kepada seluruh stake holders yang menjalin kerjasama dengan Kantor Pos Indonesia. Untuk Kota Singkawang, diserahkan kepada MABT sebagai fasilitator. "Untuk di Singkawang kami hanya memiliki 30 buah yang special edition, karena berbentuk album. Sementara untuk dua jenis lainnya berbentuk kartu ucapan dan perangko saja ada sekitar lima puluhan," kata Ketua Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT), Wijaya Kurniawan SH kepada Pontianak Post kemarin. Dalam perangko yang berbentuk album memang terlihat begitu unik dan menarik. Disitu ada 12 buah perangko yang memuat seluruh lambang Shio, mulai dari Tikus, Banteng, Harimau, Kelinci, Naga, Ular, Kuda, Monyet, Ayam, Anjing hingga Babi. "Perangko ini memang dikemas sedemikian rupa biar tampak indah dan menarik. Bagi yang berminat terutama filatelis, kami menyediakannya tapi dalam jumlah yang sangat terbatas," katanya. Selain memuat tentang Shio, didalam album perangko special edition juga ada synopsis yang menceritakan tentang sejarah kalender dan astrologi Cina. "Pokoknya tak rugi untuk memiliki perangko ini," ujaranya.Selain perangko dalam bentuk album, terdapat juga perangko yang dibuat seperti kartu ucapan dan perangko berbentuk segi empat. Semuanya bernuansa Imlek. "Kami sangat menyambut baik dengan kehadiran perangko Imlek ini. Ini artinya pemerintah sudah semakin peduli untuk mengangkat budaya kami. Dan mudah-mudahan kedepannya budaya Tionghoa bisa bergandeng bersama budaya lainnya dalam satu tujuan memajukan bangsa Indonesia tercinta," harapnya. Pada kesempatan tersebut, Wijaya juga menyebutkan, kemarin adalah hari terakhir pembagian paket kepada warga Tionghoa yang miskin. Sebanyak 1500 paket bantuan sengaja diberikan dalam membantu warga Tionghoa Kota Singkawang untuk menjalankan Imlek secara kebersamaan. "Jika ada yang belum kebagian kami meminta maaf. Hal ini karena keterbatasan waktu dan tenaga dari MABT sendiri. Kami juga mengucapkan selamat Hari Raya Imlek kepada warga Tionghoa yang menjalankannya," kata Wijaya. (bdi)
