http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=133909
Senin, 5 Maret 2007 Copet Berkeliaran Singkawang,- Dua pelaku copet dihajar massa, ketika melakukan aksi nekatnya di Kota Singkawang yang sedang melaksanakan perayaan cap go meh, Ahad, kemarin. Satu lagi, baru saja menjalankan aksinya lantas ditangkap polisi dan masih diamankan di Mapolres Singkawang. Ketiga pelaku itu masing-masing Ihdr (20) dan Ibhim (37) diamankan oleh petugas Polres Singkawang. Sementara, Romi (26) yang melakukan aksinya di Jalan Pisang digiring ke Polsek Singkawang Barat. Romi warga Mempawah yang melakukan aksi nekad itu sempat melawan dan dibantu oleh dua temannya. Namun, polisi tetap mampu bertahan walaupun kena hajar. Dua pelaku, akhirnya kabur. Ketika itu, Romi ketangkap basah oleh anggota Reskrim Polsek Barat saat mengambil ponsel Nokia 6600 milik Erni warga Sebawi Kabupaten Sambas. Sementara, Ihdr sempat dihakimi oleh massa dikawasan Jalan Niaga karena mengambil ponsel milik seorang warga disekitar parkiran bank swasta sehingga badannya dan sekitar wajahnya ronyok. "Beruntung petugas patroli segera mengamankan pelaku dan segera di bawa ke Mapolres Singkawang," kata warga ditemui ditempat kejadian. Sedangkan Ibrhm ditangkap petugas karena tertangkap basah saat merogoh saku yang berisi sisir seorang pengunjung. Ihdr mengaku kalau dia sengaja datang ke Singkawang sejak beberapa hari sebelum cap go meh. Warga Pontianak Timur ini beraksi bersama seorang temannya yang telah kabur meninggalkannya setelah Ihdr dihakimi warga. "Saya datang dari Pontianak bersama dengan teman-teman. Ndak tahu kemana teman-teman," katanya. Ibrhm mengaku kepada Pontianak Post, ketika itu dia hendak merogoh saku seorang warga. Tapi, ketika dia mencopet ternyata hanya seuah sisir. Dia pun ditangkap polisi. "Saya hanya dapat sisir dari koceknya," kata dia yang kenal dengan Ihdr. Kapolres Singkawang, melalui Kasat Reskim Polres Singkawang membenarkan telah mengamankan tersangka pelaku pencopetan. "Tampaknya, mereka memang sengaja datang ke Singkawang untuk melakukan aksi. Dukungan warga akhirnya kita juga berhasil mengamankan para tersangka," kata Hasyim memberikan penjelasan.(bdi/zrf)
