MARILAH BERMAIN POLITIK DENGAN CANTIK (Wuhhh...mana mungkin...?) Ah memang susah dan jarang ada yang mau dan bisa BERMAIN POLITIK DENGAN CANTIK. Selalu saja memakai jurus-jurus yang tidak terpuji, apabila para pemimpin kita berada dikedudukannya dengan cara yang tidak cantik maka bisa ditebak dimanakah hati nurani orang ini? Apabila Demi jabatan dan kedudukan dia rela mengkhianati Agama dan Tuhannya , Apabila Demi Jabatan dia rela mengkhianati hati nuraninya, apakah tidak ada kemungkinan apabila sesudah menjabat nanti, demi jabatan, harta dan kekuasaan dia mengkhianati pendukung dan kita-kita yang menaruh harapan besar pada dirinya? Disini ada pepatah yg berbunyi : (Mandarin) Liang Sin Pei Keu Che Tiau Le (Khek) Liong Sim Pun Keu Sit Het Liau (Hati nuraninya sudah dimakan Doggie), Tapi Untung Doggie saya sih tidak doyan makan hati nurani orang karena takut dosa hehe, Doggie saya malah suka menghibur orang-orang dan mengikuti kegiatan amal.
Saya hanya bingung, Mereka yang lebih berpendidikan dan lebih mengerti hukum daripada kita-kita mengapa tidak mengerti bagaimana cara menyelesaikan gosip santet ini? Yang mengatakan telah disantet, mengapa tidak menyimpan bukti santetan itu (karangan bunga dll)? Memang masalah santet susah untuk dibuktikan, tetapi setidak-tidaknya bukti tersebut disimpan untuk membantu pemeriksaan-pemeriksaan yang akan dilakukan, dan setidak-tidaknya itu membantu memperkuat tuduhan yg anda lakukan.Apakah hal ini sudah dilaporkan ke kepolisian? Kalau sudah ya bagus, dan kalau belum nah mengapa tidak dilaporkan? Dan bukankah ada alat untuk mendeteksi kebohongan, nah tunggu apalagi....??? Apabila menuduh tanpa bukti bukankah bisa dituntut pencemaran nama baik? Yang dituduh menyantet... seandainya dia tidak menerima dan peduli dengan tuduhan tsb serta tidak melakukan santetan itu, mengapa dia tidak melaporkannya kekepolisian juga? Laporkan saja minta pembuktian bahwa anda telah melakukan penyantetan tersebut, seandainya tidak terbukti maka dia harus mengembalikan nama baik anda dengan memasang iklan dikoran satu halaman penuh selama 3 hari berturut-turut. Gampang kan? Dan mengapa tidak dilaporkan? Apakah sudah tidak percaya dengan hukum yang ada di Singkawang? Mengapa tidak percaya? siapa yang menyebabkan hukum disingkawang tidak dipercayai lagi? Ah satu masalah baru lagi, hukum disingkawang, oh Singkawang Ku.....Kapan Anda akan Maju? Siapakah pemimpin kita yang akan membawa kamu maju dan berkembang...? Kita-kita hanya bisa mengikuti berita ini dengan penuh tanda tanya????????? Kedua belah pihak hanya bisa tuduh menuduh di media massa, ah... kalo bisa menuduh dan menjatuhkan vonis kepada seseorang hanya lewat media massa, untuk apa pengadilan atau Lembaga Hukum itu masih ada sampai detik ini? Boros-borosin uang negara saja, uang pajak saya juga wuh.... Eh masih ada satu cara lagi untuk membuktikannya, sepertinya ada yang percaya dengan dunia santet menyantet ini, nah panggil dukun bikin penyantet tuh mengaku bahwa dia telah melakukan perbuatan santet ini , BERES TOH? God Bless Singkawang Eugenia ----- Original Message ---- From: William Bong <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Monday, October 22, 2007 3:42:19 PM Subject: [Singkawang] Duit milik Pak Iwan disantet Dear All, Saya sebagai pendatang baru dimilist ini,saya ingin memberi pandangan terhadap beberapa peristiwa yang baru saja terjadi di kota singkawang.Seperti peristiwa santet,dengan asumsi peristiwa tersebut ada hubungan dengan pilkada . Apakah benar Pak Iwan Gunawan menyantet Pak Awang Ishak ?Mari kita analisa peristiwa ini. Yang jelas Pak Awang menyantet duitnya pak Iwan !!!!. Selama ini Pak Iwan selalu mengeluh dan merasa dirugikan oleh Pak Awang yang pernah berjanji dan memberi harapan kepada dia sebagai pendampingnya,wakil walikota.Untuk mengamanknan posisi tersebut,paling tidak Pak Iwan harus mengeluarkan uang sebanyak setengah karung gandum(kurang lebih Rp400juta).Duit(400jt) sebanyak itu sudah merupakan standar sebagai minyak pelicin urusan pilkada.Kalau tidak percaya, boleh tanya kepada Pak Hasan Karman tentang pengalamannya dalam hal ini.Beri kesaksian Pak Hasan!! Pada akhirnya,Pak Awang tidak memilih pak Iwan sebagai pendampingnya.Tentu saja pak Iwan merasa dipermainkan.Seperti Pak Iwan ini mau buka mulut melalui Pontianak Post tentang peristiwa ini.Untuk menutup mulutnya Pak Iwan,maka peristiwa SANTET itu sebagai tanda peringatan dari Pak Awang untuk Pak Iwan.Ingat,menyantet orang dapat dituntut secara hukum. Ini kemungkinan pertama dari drama santet. Kemungkinan kedua dari drama santet yaitu: Ini sebuah trap untuk menjebak kubu Pak Hasan Karman.Pak Awang sengaja menciptakan permusuhan dengan Pak Iwan.Seakan-akan Pak Iwan ini sebagai orang sakit hati,kemudian dia lari ke kubu Pak Hasan Karman.Jika dikubu Pak Hasan tidak hati-hati dan menerima dia,ini akan mendatangkan malapetaka.Karena dia sebagai spy untuk lawan politik Pak Hasan Karman.Saya lihat kemungkinan ini lebih mendekati tujuan dari Pak Awang soal drama santet itu.Dari segi materi Pak Iwan itu tidak mengalami kerugian.Tidak mengalami kerugian,tidak mungkin pak Iwan menyantet pak Awang.Karena bisnisnya Pak Iwan ada deal dengan Pemda Singkawang.Dari segi logika bisnis kerugian yang sudah dialami oleh pak Iwan,dia pasti menaikkan harga produknya pada transaksi berikutnya.Kontrak dengan Pemda Singkawang selama 5 tahun tidak mungkin tidak bisa menutup kerugian sebesar apa yang dia pernah derita dari duit untuk minyak pelicin itu, salam, William Bong TJ <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Eugen, mau tidak mau, suka tidak suka masalah ras & agama pasti menjadi isu yg dibawa pada setiap kampanye pemilu maupun kampanye. lht aja negara kita ini, brp banyak parpol yg didirikan dgn dasar ras atau agama? Salam, Khiong ----- Original Message ----- From: eugenia wu To: [EMAIL PROTECTED] ups.com Sent: Friday, October 19, 2007 8:37 PM Subject: Re: [Singkawang] Re: Berita heboh, Apakah Benar? (isu santet terhadap Awang Ishak) ----------cut- --------- ------- Mengenai pilkada, saya hanya bisa geleng-geleng dan merasa kecewa kepala thd cara berkampanye dari bbrp calon. si A kalau berkampanye selalu bilang : Thai che ka pai sin kai nyin cin chok ng mo sian fung kau kai nyin, on sian ngai ,ngai he sin theu. (kita orang kong hu chu ya jangan milih orang kristen, harus milih saya karena sayalah ketuanya sin (dewa) sori kalo salah menerjemahkan. Terus selalu bilang : Ah si B mah loi lon kai (Ah si B mah hanya datang untuk mengacau), dia bukan orang singkawang, dia adalah orang jakarta, he jiu ma kai si chin ki phuuuu cang ha ceu het luuu (kalau ada apa-apa mah dia pasti langsung kaburrr) bla bla bla ------------ --------- ---cut--- --------- --- __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com
