Hello Eugenia, Aku enggak suka Politik tapi dengan yang Cantik aku suka deh !!!!! --- eugenia wu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> MARILAH BERMAIN POLITIK DENGAN CANTIK (Wuhhh...mana > mungkin...?) > > Ah memang susah dan jarang ada yang mau dan bisa > BERMAIN POLITIK DENGAN CANTIK. > Selalu saja memakai jurus-jurus yang tidak terpuji, > apabila para pemimpin kita berada dikedudukannya > dengan cara yang tidak cantik maka bisa ditebak > dimanakah hati nurani orang ini? Apabila Demi > jabatan dan kedudukan dia rela mengkhianati Agama > dan Tuhannya , Apabila Demi Jabatan dia rela > mengkhianati hati nuraninya, apakah tidak ada > kemungkinan apabila sesudah menjabat nanti, demi > jabatan, harta dan kekuasaan dia mengkhianati > pendukung dan kita-kita yang menaruh harapan besar > pada dirinya? Disini ada pepatah yg berbunyi : > (Mandarin) Liang Sin Pei Keu Che Tiau Le (Khek) > Liong Sim Pun Keu Sit Het Liau (Hati nuraninya > sudah dimakan Doggie), Tapi Untung Doggie saya sih > tidak doyan makan hati nurani orang karena takut > dosa hehe, Doggie saya malah suka menghibur > orang-orang dan mengikuti kegiatan amal. > > Saya hanya bingung, Mereka yang lebih berpendidikan > dan lebih mengerti hukum daripada kita-kita mengapa > tidak mengerti bagaimana cara menyelesaikan gosip > santet ini? Yang mengatakan telah disantet, mengapa > tidak menyimpan bukti santetan itu (karangan bunga > dll)? Memang masalah santet susah untuk dibuktikan, > tetapi setidak-tidaknya bukti tersebut disimpan > untuk membantu pemeriksaan-pemeriksaan yang akan > dilakukan, dan setidak-tidaknya itu membantu > memperkuat tuduhan yg anda lakukan.Apakah hal ini > sudah dilaporkan ke kepolisian? Kalau sudah ya > bagus, dan kalau belum nah mengapa tidak dilaporkan? > Dan bukankah ada alat untuk mendeteksi kebohongan, > nah tunggu apalagi....??? > Apabila menuduh tanpa bukti bukankah bisa dituntut > pencemaran nama baik? > > Yang dituduh menyantet... seandainya dia tidak > menerima dan peduli dengan tuduhan tsb serta tidak > melakukan santetan itu, mengapa dia tidak > melaporkannya kekepolisian juga? Laporkan saja minta > pembuktian bahwa anda telah melakukan penyantetan > tersebut, seandainya tidak terbukti maka dia harus > mengembalikan nama baik anda dengan memasang iklan > dikoran satu halaman penuh selama 3 hari > berturut-turut. Gampang kan? Dan mengapa tidak > dilaporkan? Apakah sudah tidak percaya dengan hukum > yang ada di Singkawang? Mengapa tidak percaya? siapa > yang menyebabkan hukum disingkawang tidak dipercayai > lagi? Ah satu masalah baru lagi, hukum disingkawang, > oh Singkawang Ku.....Kapan Anda akan Maju? Siapakah > pemimpin kita yang akan membawa kamu maju dan > berkembang...? > > Kita-kita hanya bisa mengikuti berita ini dengan > penuh tanda tanya????????? > Kedua belah pihak hanya bisa tuduh menuduh di media > massa, ah... kalo bisa menuduh dan menjatuhkan vonis > kepada seseorang hanya lewat media massa, untuk apa > pengadilan atau Lembaga Hukum itu masih ada sampai > detik ini? Boros-borosin uang negara saja, uang > pajak saya juga wuh.... > > Eh masih ada satu cara lagi untuk membuktikannya, > sepertinya ada yang percaya dengan dunia santet > menyantet ini, nah panggil dukun bikin penyantet tuh > mengaku bahwa dia telah melakukan perbuatan santet > ini , BERES TOH? > > > God Bless Singkawang > > Eugenia > > > > ----- Original Message ---- > From: William Bong <[EMAIL PROTECTED]> > To: [email protected] > Sent: Monday, October 22, 2007 3:42:19 PM > Subject: [Singkawang] Duit milik Pak Iwan disantet > > > Dear All, > Saya sebagai pendatang baru dimilist ini,saya ingin > memberi pandangan terhadap beberapa peristiwa yang > baru saja terjadi di kota singkawang.Seperti > peristiwa santet,dengan asumsi peristiwa tersebut > ada hubungan dengan pilkada . > > Apakah benar Pak Iwan Gunawan menyantet Pak Awang > Ishak ?Mari kita analisa peristiwa ini. > Yang jelas Pak Awang menyantet duitnya pak Iwan > !!!!. > Selama ini Pak Iwan selalu mengeluh dan merasa > dirugikan oleh Pak Awang yang pernah berjanji dan > memberi harapan kepada dia sebagai > pendampingnya,wakil walikota.Untuk mengamanknan > posisi tersebut,paling tidak Pak Iwan harus > mengeluarkan uang sebanyak setengah karung > gandum(kurang lebih Rp400juta).Duit(400jt) sebanyak > itu sudah merupakan standar sebagai minyak pelicin > urusan pilkada.Kalau tidak percaya, boleh tanya > kepada Pak Hasan Karman tentang pengalamannya dalam > hal ini.Beri kesaksian Pak Hasan!! > Pada akhirnya,Pak Awang tidak memilih pak Iwan > sebagai pendampingnya.Tentu saja pak Iwan merasa > dipermainkan.Seperti Pak Iwan ini mau buka mulut > melalui Pontianak Post tentang peristiwa ini.Untuk > menutup mulutnya Pak Iwan,maka peristiwa SANTET itu > sebagai tanda peringatan dari Pak Awang untuk Pak > Iwan.Ingat,menyantet orang dapat dituntut secara > hukum. Ini kemungkinan pertama dari drama santet. > > Kemungkinan kedua dari drama santet yaitu: > Ini sebuah trap untuk menjebak kubu Pak Hasan > Karman.Pak Awang sengaja menciptakan permusuhan > dengan Pak Iwan.Seakan-akan Pak Iwan ini sebagai > orang sakit hati,kemudian dia lari ke kubu Pak Hasan > Karman.Jika dikubu Pak Hasan tidak hati-hati dan > menerima dia,ini akan mendatangkan malapetaka.Karena > dia sebagai spy untuk lawan politik Pak Hasan > Karman.Saya lihat kemungkinan ini lebih mendekati > tujuan dari Pak Awang soal drama santet itu.Dari > segi materi Pak Iwan itu tidak mengalami > kerugian.Tidak mengalami kerugian,tidak mungkin pak > Iwan menyantet pak Awang.Karena bisnisnya Pak Iwan > ada deal dengan Pemda Singkawang.Dari segi logika > bisnis kerugian yang sudah dialami oleh pak Iwan,dia > pasti menaikkan harga produknya pada transaksi > berikutnya.Kontrak dengan Pemda Singkawang selama 5 > tahun tidak mungkin tidak bisa menutup kerugian > sebesar apa yang dia pernah derita dari duit untuk > minyak pelicin itu, > > salam, > William Bong > > > > > > > TJ <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Eugen, mau tidak mau, suka tidak suka masalah ras & > agama pasti menjadi isu > yg dibawa pada setiap kampanye pemilu maupun > kampanye. > lht aja negara kita ini, brp banyak parpol yg > didirikan dgn dasar ras atau > agama? > > Salam, > Khiong > > ----- Original Message ----- > From: eugenia wu > To: [EMAIL PROTECTED] ups.com > Sent: Friday, October 19, 2007 8:37 PM > Subject: Re: [Singkawang] Re: Berita heboh, Apakah > Benar? (isu santet > terhadap Awang Ishak) > > ----------cut- --------- ------- > Mengenai pilkada, > saya hanya bisa geleng-geleng dan merasa kecewa > kepala thd cara berkampanye > dari bbrp calon. > si A kalau berkampanye selalu bilang : Thai che ka > pai sin kai nyin cin chok > ng mo sian fung kau kai nyin, on sian ngai ,ngai he > sin theu. (kita orang > kong hu chu ya jangan milih orang kristen, harus > milih saya karena sayalah > ketuanya sin (dewa) sori kalo salah menerjemahkan. > Terus selalu bilang : Ah si B mah loi lon kai (Ah si > B mah hanya datang > untuk mengacau), dia bukan orang singkawang, dia > adalah orang jakarta, he > jiu ma kai si chin ki phuuuu cang ha ceu het luuu > (kalau ada apa-apa mah dia > pasti langsung kaburrr) bla bla bla > ------------ --------- ---cut--- --------- --- > > > > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam > protection around > http://mail.yahoo.com > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam > protection around > http://mail.yahoo.com __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com
