http://www.equator-news.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=70004
*Rabu, 13 Februari 2008* *Hotel Penuh, Home Stay Menunggu * Menjelang pelaksanaan puncak Cap Go Meh, seluruh kamar hotel dan penginapan di Kota Singkawang telah habis dipesan alias penuh. Padahal masih banyak wisatawan lokal, maupun mancanegara yang belum tertampung di penginapan. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Singkawang, Drs Syech Bandar MSi pun menyiapkan terobosan baru berupa home stay (rumah tinggal). Artinya jelas Bandar, Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang membuka kesempatan kepada seluruh masyarakat yang memiliki rumah atau kamar memadai, untuk memfungsikan sebagai hotel atau pun penginapan bagi para wisatawan. "Warga hanya perlu melapor ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Selanjutnya, tim akan turun melakukan survei standar rumah maupun kamar yang dimiliki," jelas Bandar, Selasa (12/2) siang. Bila memenuhi kriteria, Bandar menjelaskan, rumah maupun kamar akan didokumentasikan dalam bentuk foto. Selanjutnya disebarkan ke hotel-hotel yang sepenuhnya dalam pengaturan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. "Ini bersifat komersil," paparnya. Seputar biaya penginapan, akan disesuaikan dengan harga yang ada. Dan Bandar meyakini pemilik rumah maupun kamar tidak mengalami kerugian, seandainya gagal terisi wisatawan. Untuk level Kalimantan Barat pada tahun 2008, Kota Singkawang menjadi pusat pelaksanaan Cap Go Meh. Menteri Pariwisata dan Kebudayaan RI, Jero Wacik direncanakan hadir pada even budaya tersebut. "Empat puluh jurnalis nasional mapun internasional juga telah dipastikan meliput kegiatan besar ini," sahutnya. Kepada masyarakat, Bandar menekankan, pentingnya menjaga citra. Penjagaan citra ditunjang oleh keramahan, kebersihan dan keamanan. Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sudah berkoordinasi dengan Polres Kota Singkawang. Seandainya ada yang menjadi korban kejahatan, dapat menghubungi Sentra Pelayanan Kepolisian Polres Singkawang pada nomor telepon (0562) 631150. "Kita juga mendirikan Posko Kesehatan di parkiran Hotel Prapatan. Ini hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan," ujarnya. Bandar juga mengingatkan, Kota Singkawang juga menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ XXII se Kalimantan Barat. Dimana rentang waktu pelaksanaannya lebih panjang, tepatnya 10 hari. "Kegiatan ini juga akan mengundang banyak wisatawan. Dan terobosan home stay juga berlaku," timpalnya.(man)
